Sahabatku Direbut Olehnya

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 27 October 2016

Hai namaku Sabila Salwa Putri Wahyuhadi cukup dipanggil Salwa

“Salwa bangun! cepat bangun terus shalat subuh” bentak bunda. Aku bangun dan shalat subuh sehabis shalat subuh aku tidur.
Dan paginya aku siap siap mandi, makan lalu berangkat sekolah. Ini hari pertamaku masuk sekolah kelas 3. aku masuk dan perkenalan setelah itu pelajaran lalu istirahat.

Pas istirahat, aku kenalan sama teman-teman yang lain yang paling aku sukai adalah aca, gadis kecil memakai kerudung dengan pipi yang menggelembung.

Sudah 2 minggu aku sekolah disana rasanya sangat menyenangkan apalagi aca, dia sudah menjadi sahabatku sejak 6 hari yang lalu.

“Heh ca kita main bareng yuk!” ajakku pada aca. Tapi, dia tidak menjawab pertanyaanku dan murung dia sangat sedih. Aku juga tidak tahu mengapa dia sedih. Dan aca pun langsung pergi. Aku mengikutinya dan ternyata dia mengkhianatiku. Dia bersahabat dengan silvia ayu musuh terbesarku.

Aku sedih dan langsung pulang ke rumah dan akhirnya aku memutuskan untuk tidak bersahabat lagi dengan aca. Walaupun sangat berat.

THE END

Cerpen Karangan: Sabila Salwa Putri Wahyuhadi

Cerpen Sahabatku Direbut Olehnya merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Selembar Kertas Kesedihan

Oleh:
Di sebuah sekolah dasar terdapat banyak siswa yang mempunyai banyak bakat, salah satunya adalah B’tari Calista Febrianty yang sering disapa dengan sebutan Calista ini anak kelas VI yang mempunyai

Malam Tahun Baru 2013

Oleh:
Menyambut tahun baru, Alia diajak oleh Bunda dan ayahnya ke masjid, untuk mabit, yaitu di masjid BI (bank indonesia), dekat Tanah Abang. Alia sangat senang sekali. Hatinya genbira menyambut

The Artist

Oleh:
Sudah beberapa bulan aku disini. Setelah pindah rumah, aku menjadi lebih percaya diri karena mempunyai sahabat-sahabat yang begitu baik padaku. Dulu aku adalah orang yang pemalu. Karena sahabatku, Ian

Upss… Ternyata…

Oleh:
Sore senja itu sangat mendamaikan hati… Ita kecil dengan senyum tulus nya menghampiri ibu tersayang di dapur yang sedang memasak.. ternyata ibu sedang memasak sayur namun garam di dapur

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *