Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Mawar Terakhir Dari Bunda

Dari kecil mawar tak pernah melihat sosok seorang ayah karena saat bundanya sedang mengandung sembilan bulan ayah dan bundanya berpisah dan ayahnya membawa anak pertamanya yaitu bernama melati dia kakak dari mawar, namun...

Arloji Pemberi Teman

Feby dan Via sedang bermain di pantai yang kebetulan dekat dengan rumah mereka. ya, mereka adalah anak nelayan yang tinggal di pinggir pantai. desa mereka bernama “Ikan Makmur”. memang nama yang lucu dan aneh...

Gara-Gara Caraka

“Raka…!!!” teriak Bu Ely (guru Bahasa Indonesia). Seisi kelaspun terdiam, mengalihkan padangannya ke Caraka. Bu ely menghapiri bangku caraka. “Kka, bangun ka” Nano teman sebangku Caraka mencoba membangunkannya,...

Dara

Suatu hari di sebuah bukit kecil yang asri seorang sedang berangan-angan tentang masa depannya, ia membayangkan bahwa seorang pendamping hidupnya kelak adalah orang yang dapat merubahnya menjadi orang yang lebih baik. Jodohnya...

True Friend

Sepi rasanya ketika sahabat yang menjadi sandaran jiwa, pergi meninggalkan kita. akan ada ada pula rasa kehilangan tatkala dia tidak mau mengenal dan berelasi lagi dengan kita. Bahkan terasa pahit saat sahabat yang dulu baik...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Sahabatku Takkan Kembali Lagi

  1. Iil ariefka 17 August, 2013 at 5:26 am | | Reply

    Menulis, menulis itu indah, menulis itu menyenangkan menulis itu kenanagan yang dapat abadi dalam hidup yang abadi dalam kertas putih dan tinta. Menulis itu harus karna dengan menulis pula pikiran peka, pikiran tenang. Karna bagiku kertas dan tinta adalah sahabat sejati, yang sanggup menampung segala keluh kesah hidup ku. Maka dari situ ku ingin melukis dunia dengan tinta. Tinta merah, hitam ku.

Leave a Reply