Salah Paham

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fabel (Hewan), Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 24 November 2016

Pada suatu hari, hiduplah seekor Kelinci di suatu taman. Ia hidup bersama-sama dengan Kucing, Kucing adalah sahabatnya yang sangat setia.

“Mengapa aku sering terkena penyakit seperti ini?” Ucap si kelinci sambil menyelimuti dirinya di kamarnya, “Kucing!” Panggil Kelinci melompat ke arah Kucing. “Apa kita akan bermain lagi?” Tanya Kelinci “Tentu saja, sebaiknya kita segera bermain!” Ajak Kucing, Mereka dengan senang kembali bermain bersama-sama. “Hai, Kucing! Mengapa kau tidak mengejarku lagi?” Tanya si Kelinci “Aku sangat lelah, Kelinci. Maafkan aku! Mungkin lain kali saja,” Kata Kucing. Kelinci yang sedih segera meninggalkan Kucing sendiri, Kelinci memakan wortel yang sudah tersedia untuk dirinya.

Tak lama, si Kelinci mendengar tawa bahagia dari beberapa binatang. Kelinci yang penasaran segera menghampiri arah suara itu, “Wah seru sekali!” Seru Kucing berlompat-lompat dengan binatang yang lainnya. “Kucing! Mengapa kau bermain dengan yang lain?” Tanya Kelinci menghampiri Kucing, sang Kucing pun memberhentikan permainannya.

“Aku ingin bermain dengan mereka, Kelinci.” Ujar Kucing “Mulai sekarang aku tidak akan bermain denganmu lagi,” Kelinci berucap dan segera meninggalkan taman, ia terus bersedih dan marah atas perbuatan Kucing.

Keesokan harinya, Kelinci yang masih sakit terus menerus batuk dan bersin. “Seandainya, Kucing di sini, ia tentu akan membantuku,” Kata Kelinci. “Tapi, aku yakin aku dapat melakukannya sendiri,” Dengan penuh semangat Kelinci merasa dirinya dapat menyelesaikan semua masalah sendiri. Ketukan pintu terdengar di telinga Kelinci, dengan cepat Kelinci membukakan pintu untuk tamunya. “Hei, Kelinci! Kau harus mencari kayu di tebing, kau tidak bisa terus bersantai dalam pekerjaanmu” Ucap sang Kupu-kupu “Baiklah, Kupu-kupu,” Kata si Kelinci bergegas menuju tebing.

“Apakah aku dapat melompat sejauh itu? Jika Kucing disini dia akan membantuku,” Ujar Kelinci, lagi-lagi Kelinci berpendapat semua dapat ia lakukan sendiri “Aku akan melakukannya sendiri!” Ucap sang Kelinci, ia melompat menuju tebing yang lebih rendah dari sebelumnya. Namun, ia tidak bisa sehingga ia memejamkan matanya ketakutan.

Saat ia membuka matanya ia mendapati dirinya masih di tebing, “Hai, Kelinci! Peganglah erat tanganku dan menaiklah ke tebing lagi!” Ujar Kucing memegang Kelinci. Kelinci pun menuruti ucapan Kucing, akhirnya Kelinci pun berhasil menaik. “Sedang apa kau disana, Temanku?” tanya Kucing “Aku yakin aku dapat bekerja sendiri,” Kata Kelinci “Oh, Kelinci! Aku bersedia membantumu kapanpun,” Ujar Kucing “Aku rasa tidak! kau bermain dengan yang lain sedangkan jika bersamaku kau selalu mengatakan jika kau lelah,” Kata Kelinci tidak memandang Kucing “Temanku! aku mengatakan lelah karena kau sedang sakit, aku ingin kau beristirahat. Jika aku tidak mengatakan aku lelah, kau tidak akan berhenti bermain.” Kata Kucing “Benarkah?” Tanya Kelinci “Ya, temanku!” Kata Kucing “Maafkan aku atas kesalahpahamanku, Kucing!” Ujar Kelinci memeluk Kucing.

“Lain kali kau harus berfikir positif tentang seseorang, dan kau tidak boleh berbohong pada dirimu jika kau tidak bisa melakukan sesuatu,” Ucap Kucing “Terima kasih banyak, Kucing!” Ujar Kelinci, Mereka pun kembali bermain bersama.

Cerpen Karangan: Sabilla
Facebook: Siti Sabilla Nursofa

Cerpen Salah Paham merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Mantanku Pacar Sahabatku

Oleh:
Tepatnya pagi ini aku dibangunkan dengan ingatan yang begitu menyakitkan, menyesakan dada seketika. Rasanya aku ingin memberontak dengan keadaan semacam ini, keadaan yang harusnya bukan aku yang merasakan dan

Miss Facebook

Oleh:
Kringgg…!!! Alarm Wanda berbunyi, bukannya bangun, Wanda malah mematikan alarmnya. Dan kembali terlelap. Namun ia kembali terbangun ketika ingat janji Kak Rina. Yaitu akan membuatkannya Facebook. Ia meloncat dari

I Will Miss You

Oleh:
“It’s time to go to sleep, honey,” ucap bunda sambil tersenyum. “Okey mom,” I say. “Good night sweety.” ucap bunda dan daddy. Ya, itulah kata-kata yang selalu diucapkan bunda

Embun dan Daun

Oleh:
“Embun nggak butuh warna buat bikin daun jatuh cinta.” – Malaikat Tanpa Sayap Sepertinya itu quotes yang tepat untuk menggambarkan sesosok pasangan yang kini tengah aku perhatikan. Nggak seharusnya

Dunia Buku

Oleh:
Airin memandang sekelilingnya dengan takjub. Buku, buku di mana-mana. Rumah, meja, kursi, bantal dan bahkan televisi pun terbuat dari buku. Penduduknya? Tetap manusia. Anehnya, meski disenggol atau kejatuhan barang,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *