Sawah Sahabat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 24 July 2014

Nino adalah anak dari seorang petani, walaupun kehidupannya jauh dari harta yang melimpah, Nino tetap bahagia. Setiap sore hari, Nino selalu membantu ayahnya di sawah, Nino membantu segala pekerjaan yang dilakukan oleh ayahnya.

Sore itu ketika Nino tengah asyik memanen padi, Nino melihat teman sekelasnya Rendi. Nino pun menyapa Rendi “Hai ren, yuk kita main di sawah” sapa Nino dengan senyum manis.
“Tidak, nanti aku kotor” jawab Rendi dengan ketus. Rendi pun segera berlalu dari hadapan Nino.
Melihat hal itu, Nino sudah tidak kaget lagi, karena di kelas Rendi dikenal sebagai anak orang kaya dan sangat sombong. Rendi membenci Nino, karena Rendi hanya mau berteman dengan anak orang kaya saja. Nino ingin sekali berteman dengan Rendi, walaupun Rendi sering mengolok-olok Nino di sekolah.

Keesokan harinya, Rendi datang lebih awal dari Nino. Rendi pun berpikir untuk berbuat jahil kepada Nino. Rendi menaruh lem di bangku Nino dengan sengaja. Pagi itu adalah hari Senin, waktunya untuk bergeser tempat duduk. Rendi tidak ingat kalau hari ini ada pergeseran tempat duduk, dan ia harus duduk di bangku Nino. Ketika Rendi duduk, lem yang ia taruh melekat di tasnya, sehingga tas Rendi melekat dengan bangku. Rendi langsung menyalahkan Nino. “Nino sebelumnya kamu yang duduk disini kan? Kenapa kamu taruh lem di bangku ini” tuduh Rendi kepada Nino. “Bukan aku yang melakukannya” Jawab Nino dengan lirih. Bu Vita wali kelas Nino sangat marah, ia menyuruh Nino untuk berdiri di depan kelas sampai bel pulang sekolah berbunyi. Dalam hati, Nino sangat kesal karena bukan ia yang melakukannya. Dengan terpaksa Nino berdiri di depan kelas.

Sepulang sekolah kaki Rendi tersandung batu, dan ia jatuh merintih kesakitan. Melihat kejadian itu Nino langsung berlari menghampiri Rendi. “Ren aku antar pulang saja” Tanya Nino seraya membantu Rendi berdiri. Nino pun mengantarkan Rendi pulang ke rumahnya.

Sore harinya, Rendi berjalan menuju ke sawah tempat Nino membantu ayahnya. “Nino terimakasih ya kamu sudah menolongku” ucap Rendi dengan lembut.
“Iya, sama-sama” balas Nino dengan senyum.
“Nino sebenarnya yang menaruh lem diatas bangku tadi pagi adalah aku, maafkan aku ya” ucap Rendi dengan lirih.
“Iya, tidak apa-apa kok” Jawab Nino.
Rendi pun langsung turun ke sawah dan bersedia bermain dengan Nino, Rendi sudah tidak memperdulikan kekayaan dan harta, sekarang Rendi mau berteman dengan siapa saja. Rendi dan Nino akhirnya menjadi sahabat akrab. Dan setiap sore mereka bermain bersama di sawah.

Cerpen Karangan: Pratika Rizki Dewi
Facebook: Pratika Rizki Dewi
Siswa SMA N 2 Surakarta

Cerpen Sawah Sahabat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pelita Village

Oleh:
Sore ini, Noevela akan pergi ke Pelita desa bersama keluarganya. Tentu saja Noevela sangat senang. Bulan ini, Noevela dan keluarganya akan menginap di rumah Kakek tepatnya di desa putat

Gemerlap Langit Malam

Oleh:
Sinar mentari merekah di sisi timur, kemudian suara ayam berkokok memecah hening. Aku beranjak dari tempat tidur, meski mata ini tak mau terbuka. Aku harus bersiap-siap untuk pergi ke

Kembali Lagi Dengan Cerita Senja

Oleh:
Kicauan burung kini berubah profesi sebagai penyair dalam kesendirianku sore ini. Dia membuatku terlarut dalam iramanya yang pelan. Mengingatkanku pada gadis pujaanku, Si Laras yang kini sudah tiada meninggalkanku

Kancil Yang Bijaksana

Oleh:
Di sebuah hutan, hiduplah seekor Kancil yang besar dan gemuk. Kancil itu dikenal sangat baik dan suka menolong oleh hewan-hewan lainya. Selain itu Kancil juga hewan yang cerdik. Kancil

Rini… Maafkan Aku

Oleh:
Nita dan Rini adalah sahabat sejak TK. Mereka kini kelas 2 SMP. Nita adalah gadis yang feminin, cantik, pintar dan disukai banyak orang. Sementara Rini adalah gadis yang tomboy,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *