Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Bendera Kuning

“Risya.. uhuk uhuk.” “Iya bu.” “Tolong ambilkan obat di laci ya, Nak. Uhuk uhuk!” Risya segera berlari kecil ke arah laci, untuk mengambil obat Ibu. Risya kebingungan, obat Ibu habis, padahal Ibu tak boleh telat...

Seucap Kata Terakhir Untukmu

Ardiah agnalia putri, yang sering dipanggil dengan sebutan “Rara”. Cewek satu ini sanggat di kagumi oleh teman-temanya karena dia pintar dan juga pandai bergaul. Walaupun dia agak tomboy, namun dia sebenarnya memiliki...

Aku Dan Kopi Sisa Ayahku

Sore ini, secangkir kopi itu mengingatkan ku pada ayahku. Kulihat dicangkir itu tersisa kopi yang kira kira setengah cangkir ukuran mungil. Cangkir mungil itulah yang biasanya digunakan ibu untuk kopi favorite ayahku sepulang...

Terima Kasih Sahabatku

MP3 playerku masih setia menemaniku hingga senja tiba. Lagu-lagu favoritku dan dia terus terputar di playlist yang telah ku buat. Membuat ku semakin tenggelam dalam kenangan saat masih bersamanya. Sahabatku yang dulu selalu...

Tak Ada Yang Berubah Meski Sayap Telah Patah

“ma… kaca mata aku dimana?” Icha menggeledah tasnya yang ada di ruang tamu. “ini sayang.. tadi mama lihat kacamata kamu kotor, jadi mama bersihin” jawab mamanya dengan sangat lembut. “oh, makasih ya ma.. ya...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

2 Responses to Selamat Tinggal Sahabat

  1. Andy 4 May, 2013 at 8:58 am | | Reply

    Terharu bangettt :-(

  2. defy 16 November, 2014 at 11:33 pm | | Reply

    sumpah!! nangis baca nya:”(

Leave a Reply