Squishy

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 9 May 2018

“Uuh.., panas banget sih siang ini,” ucapku seraya mengibas-ngibaskan kedua tanganku. “Hai Ke!, kamu belum dijemput ya?,” tanya Yura. “Eh, Yura. Belum nih, gak tau Mama Aku lama banget,” jawabku. “Aku ajak ke kedai es krim itu mau nggak?, nanti kamu bisa ngabarin ke Mama kamu ya kan?,” tawar Yura. “Boleh deh, yuk!, tapi kamu yang traktir oke?,” candaku. “Dasar cewek matre!!,” balas Yura. “Ha.. ha.. ha..” tawa kami berdua.

“Eh, disana juga ada Salsa, Ulfa, Hilya, Qonita, dan Sevi lho,” ucapku. “Eh, kita gabung sama Mereka saja ya,” kata Yura. “Iya, lebih rame lebih enak,” jawabku.

“Hai semua!, boleh gabung gak?,” tanyaku. “Eh, tentu saja boleh.Sini!, duduk di sebelahku Ke!, Yura duduk di sebelah Hilya ya,” kata Salsa. “Makasih Salsa,” ujarku.
“Kalian udah pesen ya?,” tanya Yura. “Kami baru aja pesen, sebentar, Aku panggilin Mbaknya dulu ya..,” kata Ulfa. “Mbak!, bisa tolong ke sini sebentar?,”. “Ya Dik, ada apa?, ada yang bisa Saya bantu?,”. “Teman saya mau pesan sesuatu, nanti billnya jadiin satu aja ya Mbak,” kata Ulfa. “Iya Dik, mau pesan apa?,” tanya Mbak itu. “Aku mau pesan coconut ice cream dan milkshake bubble gum saja,” ucapku. “Kalau Aku pesen Frappucino Greentea saja,” kata Yura. “Tidak mau pesan makanan?,” tanya Mbaknya lagi.Semua menggeleng. “Baiklah, tunggu ya semua..,”

“Eh, kalian jangan lupa datang ke Ulang tahunnya Reyhan loh ya..,” kata Salsa sambil melirikku. “Iyalah Sal, Reyhan kan..,” ucapan Qonita terpotong karena Aku menutup mulutnya. “Ciyyee.., Ineke malu ciyee..,” goda Sevi. “Ish, apaan sih kalian ini?,” ucapku kesal. “Tuh, Ineke jadi malu. Lihat, pipinya seperti tomat merah..,” tambah Hilya. “Eh, sudah-sudah. Nanti Ineke menangis lho.., tuh, pesanannya sudah datang,” bela Yura.

“Ke!, makan dulu gih, baru tidur!,” kata Mama dari bawah. “Gak usah ah Ma, Ineke udah kenyang,” balasku. “Kamu kenyang makan apa?, makan angin?,” tanya Mama. “Udahlah Ma, Ineke ngantuk mau tidur,” ucapku lagi. “Ya sudah, terserah kamu saja,” jawab Mama.

Aku mengunci pintu kamar lalu mengambil buku diary bergambar dua kupu-kupu berwarna cokelat muda dihiasi motif batik yang indah, hadiah dari para sahabatku saat Aku berulangtahun dulu.

Sabtu, 27 Mei
Dear diary…
Diary, Aku hari ini sangat senang. Bisa bermain dengan para sahabatku. Aku senang, punya banyak sahabat, Aku senang, karena sahabat-sahabatku bisa mengerti diriku.Aku berharap semoga persahabatanku dengan mereka dapat bertahan sampai maut memisahkan.

Happy 2nd Anniversary SQUISHY..
Salsa – Qonita – Ulfa – Ineke – Sevi – Hilya – Yura

Aku menutup buku diary ku dan kemudian.. Zzz… Zzz.. Zzz.. Zzz.. Zzz…

Cerpen Karangan: Arifah Kaifah Yasak
Facebook: Arifahyasak Arifahyasak
Hi!, namaku Arifah Kaifah Yasak.Panggil Rifa. Mau kenal lebih jauh, di add facebookku: Arifahyasak Arifahyasak dan follow Instagramku: @arr_yasak14
Sekian dan terima kasih..

Cerpen Squishy merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Spikes Before Flowers, Rainbow After Storm

Oleh:
Embun menutupi jendela kamar. Varielle terbangun dari peraduannya. “Udah pagi?” katanya sambil menguap. “Kak Emily, bangun. Opening Ceremony loh hari ini kak,” Varielle membangunkan Emily. “Eh…,” Emily menggeliat dan

Go Reading and Writing

Oleh:
Hari ini, aku dan sahabatku audrey akan menulis cerpen bersama di internet, rencananya kami akan menulis cerpennya sepulang sekolah. Sepulang sekolah, audrey datang ke rumahku, ia mengetuk pintu rumahku

Persahabatan Di Dunia Fantasi

Oleh:
Ebby adalah salah satu anak yang pintar di kelasnya. Ia memiliki sahabat sejati, yang bernama ishaq, nanda dan ismi. Sahabat sahabatnya memiliki keahlian masing masing. Ishaq adalah orang yang

Nonton Konser

Oleh:
“wah! Wuiih! Woow!” ujar murid-murid terkagum melihat pengumuman di mading. Friskha, Richelle, Icha, Alicja, Nancy, Tichelle yang kebetulan lewat di depan mading yang banyak muridnya yang berkerumunan itu, langsung

Antara Aku dan 2 Dimensi

Oleh:
Angin berhembus sembari berjalan melalui celah-celah gedung perkantoran di kotaku. Sejuknya angin dan cerahnya mentari membangunkanku dengan lembutnya. Suara kendaraan yang mulai berlalu lalang di depan rumahku seakan-akan memaksaku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *