Tentang Kita

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 26 March 2016

Saat pertama bertemu, aku tidak pernah berpikir akan seakrab dan sedekat ini dengan mereka. Mulanya semua sama seperti teman yang biasa aku temui. Tapi.. entah apa yang membuat diri ini merasakan hal yang berbeda ketika berada di dekatnya. Sesuatu itu tak bisa terungkap dengan kata-kata ini, karena hanya kitalah yang dapat merasakan semua yang terjadi di antara kita. Memang tidak ada yang spesial untuk dibanggakan dari kita, tetapi kita mempunyai satu hal yang mungkin tidak semua orang bisa memperolehnya dari sebuah ketulusan. Saat ini, ku rasa merekalah teman yang tepat. Aku selalu berpikir tentang suatu hal yang aneh ketika aku berada di antara mereka, perasaan itu adalah bagaimana aku semudah ini merasakan kenyamanan ketika bersama orang yang belum lama aku kenal, sementara aku merasa telah lama mengenal mereka. Apakah ini yang dinamakan sebuah kepercayaan?

Jujur saja, awalnya aku takut jika aku tidak akan bisa berteman dan bersahabat seperti ketika aku sekolah menengah pertama dulu. Tetapi semua itu hilang begitu saja saat mereka hadir di skenario ceritaku dan mulai merangkap sebagai bagian dari kehidupanku. Mereka datang dengan tangan terbuka dan senyuman tulus yang membuatku sangat yakin. Yakin bahwa mereka ialah orang yang aku butuhkan, orang yang akan melukiskan cerita baru di sekolah ini, orang yang akan memberikan kenangan, senyuman, bahkan berbagi kesedihan bersama. Sampai-sampai aku tidak pernah berpikir bahwa mereka akan membuatku merasa kecewa, karena kepercayaanku dapat mengalahkan pikiran negatifku tentang mereka.

Sebenarnya telah banyak hal yang selalu kita permasalahkan. Walau terkadang kalian tak sepenuhnya sadar jika semua itu selalu berawal dari hal terkecil. Sampai suatu ketika masalah genting pernah kita alami tepat setelah ulangan tengah semester yang pertama. Meskipun aku yakin, salah satu di antara mereka tidak menyadarinya. Aku sadari, aku juga sering berbuat salah. Tetapi mereka adalah orang terbaik yang mau memaafkan semua kesalahanku. Ya.. walaupun tak jarang pula aku selalu melakukan hal yang sama. Karena ketulusan itu aku sangat menyayangi mereka.

Bukan cerita sedih saja yang pernah kita lalui bersama-sama. Ingatkah kalian saat kita akan salat? Saat itu kita bercanda seru di tempat wudhu hingga semua mata tertuju kepada kita? Ingatkah kalian pada saat aku mengumpatkan tasmu hingga kau marah? Ingatkah kalian saat aku marah karena kita saling berebut buku? Ingatkah kalian pada saat kejahilanmu membuka percakapan terlebih dahulu kepada orang yang disuka melalui salah satu media sosial? Ingatkah kalian saat latihan pagelaran musik kita bergaduh sehingga membuat salah seorang dari mereka marah?

Iya… semua itu adalah sebagian dari cerita kita, meskipun masih banyak hal lainnya yang telah dan yang akan kembali kita lakukan bersama. Bagi kita sekecil apa pun kekonyolan yang tercipta, dan tak sepeduli apa yang akan mereka bicarakan tentang kita, asalkan dapat membuat kita tertawa dan bahagia, itu adalah hal yang tak harus dipikirkan. Itulah hebatnya kita, akan selalu tertawa meski banyak orang yang tidak suka kedekatan kita.

Sampai pada akhirnya, aku takut kalian akan melangkah pergi dengan sang waktu yang terus berjalan ke depan. Berjalan untuk mengejar sebuah impian yang telah direncanakan sejak dahulu. Aku tahu semua itu akan terjadi cepat atau lambat, mau tak mau kita pun akan hanya menjadi salah satu sebuah cerita di masa depan yang pernah tertulis di sekolah ini. Hingga kita saling sibuk dengan apa yang harus kita raih. Dan pasti di antara kita akan saling melupakan satu sama lain, sekarang ini aku sangat berharap kalian bukanlah kacang yang lupa akan kulitnya.

Hanya sepatah kata yang aku ingin kalian tahu, bahwa seberapa jauh nanti kita melangkah. Ingatlah, ketika kita sudah menemukan apa yang kita inginkan dan kita cita-citakan, semua itu bukan suatu hal yang istimewa tanpa dukungan orangtua dan sahabat. Pada suatu saat nanti, jikalau kalian lupa dengan aku yang di sini, setidaknya kalian harus ingat kenangan ketika kalian terjatuh sahabatlah yang akan sedia menolong kalian, ketika kalian tersesat hanya sahabat yang akan menuntun kalian kembali, ketika kalian tersakiti hanya sahabat yang akan menghapus kesedihan kalian, ketika kalian lelah hanya sahabat yang akan memberikan kalian bahu untuk bersandar dan pada saat kalian perlahan melupakan sahabat… hanya kenanganlah yang akan mengingatkanmu kembali pada sahabat.

Karena sahabat hanyalah orang yang dapat kamu lupakan, tetapi berbeda dengan kenangannya, seburuk apa pun sebuah kenangan akan selalu ada di dalam diri. Sehingga hanya kenanganlah yang dapat menyatukan lagi semua itu. Dan satu hal yang perlu kalian ketahui dan harus kalian ingat adalah ketika saat kita berjuang bersama untuk meraih apa yang kita cita-citakan di sini. Hingga pada akhir cerita, kalian sendiri yang menentukan apakah kalian akan melupakan sahabat atau membiarkannya tetap tinggal di hati dan hidup kalian selamanya.

Cerpen Karangan: Hada Apriani Rahman
Facebook: Hada Apriani Rahman
For you ^^

Cerpen Tentang Kita merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Mawar Berduri

Oleh:
“Udah! Kamu itu ternyata gak lebih dari seorang temen yang tega NUSUK sahabatnya dari BELAKANG! Aku benci sama kamu!” ucap seorang gadis bernama Ratu sweetthella “Ya udah… percuma ya

Kenali Aku Sahabatku

Oleh:
Rasanya bingung ketika tetap baik tapi dimanfaatkan atau menjadi buruk. Ketika seorang sahabat yang tak pernah mengerti siapa aku. Aku yang menganggapnya sahabat berpikir bahwa selalu mengerti dia dan

Hukum Alam Mempertemukan Kami

Oleh:
Pagi yang cerah, seperti biasanya mataku akan selalu termanjakan oleh keindahan alam yang begitu mempesona. Kutarik nafas panjang-panjang. Udara segar pagi ini melewati bulu hidungku, segarnya!. anginnya pun sedang

Ketika Sahabat Menjadi Penghianat

Oleh:
Pagi yang cerah aku terbangun dari tidurku, setelah aku mendengar suara teriakan bunda. Ooohh iya namaku Risla Alma Gerald panggil aja Risla. Hari ini pertama kali aku masuk SMP

Cinta Sahabat

Oleh:
“rara” panggil gadis berjilbab putih itu di koridor sekolah SMA PELITA ke gadis yang berjarak 10 meter darinya. “hmmm…” gumam gadis yang tak lain bernama rara itu sambil menoleh

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *