Ternyata Salah Bulan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 4 September 2015

Namaku Vanisa kelas 7-A di SMPN 56 Jakarta, aku mempunyai beberapa sahabat, salah satunya Elvira. Kami mulai bersahabat sejak beberapa hari setelah MOPDB berlangsung.

“Vanisa ayo sarapan, nanti terlambat loh” ucap Mama.
“Iya maa” jawabku sambil menuruni tangga.

Setelah sarapan aku berangkat sekolah, sampainya di kelas aku mengambil topi dan menuju ke lapangan, karena kebetulan itu hari senin dan biasanya diadakan upacara bendera. Setelah selesai upacara kami ke kelas dan melanjutkan pelajaran, tetapi ada yang membuatku bingung karena beberapa hari ini Elvira mulai cuek denganku tanpa ada alasan yang jelas, beberapa hari ini aku pun intropeksi diri sendiri tetapi menurutku aku tidak membuat kesalahan.

Tet! Tet! Sekarang waktunya istirahat, aku pun bertanya pada Elvira.

“Vir beberapa hari ini kamu cuek banget sama aku, memang ada yang salah denganku?” Tanyaku dengan wajah penasaran.
“Sebaiknya kamu itu intropeksi dulu sebelum tanya apa salah kamu!” Ucap Elvira dengan membuang muka.
“Beberapa hari ini aku udah intropeksi diri, tapi menurutku aku tidak ada kesalahan sama kamu” ucapku dengan wajah bingung.
“Ternyata kamu masih gak nyadar juga ya, apa salah kamu sama aku” ucapnya sambil pergi ke luar kelas.
Setelah bel berbunyi aku melanjutkan pelajaran kembali.

Tet! Tet! Akhirnya jam waktunya pulang tiba, aku mengajak Elvira pulang bareng.
“Vir pulang bareng yuk!” ucapku dengan wajah tersenyum.
“Aku gak bisa, aku mau pulang sendiri” ucapnya sambil pergi meninggalkan kelas.

Keesokan harinya.
“Hai vir” ucapku, dan dia hanya terdiam tidak membalas sapaku. Akhirnya aku bertanya pada sahabatku yaitu Karla dan Sisil.
“Hai kar, hai sil” ucapku sambil menghampiri mereka.
“Hai juga Vanisa” jawab mereka.
“Kamu lagi marahan sama Elvira ya?” Tanya Sisil.
“Iya? kok beberapa hari ini, kalian tidak main bersama?” Ucap Karla.
“Aku juga gak tahu, tiba-tiba aja dia marah sama aku tanpa alasan yang jelas” ucapku dengan wajah sedih.
“Kira-kira kalian tahu gak kenapa dia marah sama aku?” Tanyaku pada mereka.
“Aku gak tahu” jawab Karla.
“Aku juga gak tahu” jawab Sisil.

Bel berbunyi dan pelajaran pun dimulai, setelah istirahat aku ingin ke toilet kebetulan Syahla juga ingin ke toilet, kami ke toilet bersama. Syahla adalah temen sekelasku, yang biasa dipanggil awa.
“Wa, kamu tahu gak kenapa beberapa hari ini Elvira cuek sama aku?” Tanyaku.
“Yaa jelas tahulah, orang waktu itu dia cerita sama aku” jawabnya.
“Kamu tahu wa, memangnya kenapa?” Tanyaku penasaran.
“Aduh aku keceplosan” jawabnya kebingungan.
“Udah gak apa-apa, memangnya kenapa?” Tanyaku.
“Jadi waktu itu aku tanya sama dia, ‘vir kok kamu gak main sama Vanisa?’ Kata dia ‘aku cuma mau buat kejutan aja buat dia, kan sebentar lagi dia ulang tahun” jawab awa.
“Ohh kayak gitu ceritanya” ucap Vanisa sambil tersenyum.
“Tapi kamu jangan bilang dari aku yaa” pinta awa.
“Tenang aja wa” ucapku sambil tersenyum.

Sehabis istirahat, kami melanjutkan pelajaran.
Tet! Tet! Waktunya pulang, seperti biasa aku pulang sendiri, tanpa disadari di jalan aku tertawa sendiri, dan dilihatin sama orang-orang.

Beberapa hari pun berlangsung sampai tanggal 5 Juni, di sekolah seperti kegiatan yang dilakukan, dan sampainya aku di rumah, ada yang mengetuk pintu rumahku aku yang membukakan pintu karena kakakku Adelia belum pulang, dan orangtuaku sedang pergi ke rumah nenekku. Setelah ku buka pintu rumahku ternyata tidak ada orang, dan ada kado dan surat di depan rumahku.
“siapa yang ulang tahun? Ulang tahunku aja masih bulan july!” Ucapku dalam hati, aku pun membawa kado dan surat itu ke kamarku, dan ku baca surat itu yang ternyata berisi,

“To: Vanisa my best friend
From: Elvira
Happy Birthday. Maafin aku yaa beberapa hari ini kamu aku cuekin sebenernya kamu gak ada salah apapun sama aku, aku cuma mau buat kejutan. Oh ya Selamat ulang tahun, semoga panjang umur, sehat selalu, makin pinter, semoga jadi sahabat yang paling baik selamanya”

Dan ku buka kado itu, yang ternyata berisi album foto, yang isinya foto kami berdua, aku tersenyum dan tanpa disadari aku menjatuhkan air mata karena terharu, tapi aku pun tertawa geli, “hahahaa vira… vira, kan ulang tahunku masih bulan depan!” Ucapku.

Keesokan harinya di sekolah, setelah masuk ke kelas dia memelukku sambil bilang, “happy birthday sahabatku!” Ucapnya kegirangan.
Aku hanya tertawa geli, dan melihatnya kebingungan.

“kamu kenapa?” Tanyanya dengan wajah polos.
“Sekarang kan bulan juni, sedangkan ulang tahunku bulan july, aduh kamu ini gimana sih?” Ucapku sambil tertawa.
“Ohh jadi aku salah yaa?” Ucapnya dengan wajah malu.
“Yups benar sekali, tapi gak apa-apa kok!” Ucapku.
“Hehehe” ucapnya dengan wajah malu.

Kami pun tertawa bersama.

Cerpen Karangan: Shelomita Laila Hakim
Facebook: Shelomita Laila Hakim
Nama: Shelomita Laila Hakim
Kelas: 7A di SMPN 56 Jakarta

Cerpen Ternyata Salah Bulan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tak Disangka

Oleh:
Kak Aga terus saja menyetir mobilnya. Tentu saja akan mengetahui kemana kak Martha pergi. Dengan kecepatan sedang, laju mobil mulai berhenti. Tiba-lah di suatu tempat untuk minum minum gitu

Kebaya dan Toga Untuk Sahabat

Oleh:
Mulanya dia teman yang baik, nyenengin dan lucu. Tapi, lambat laun sikap aslinya mulai terkuak satu persatu. Dia bukan teman yang seperti dulu lagi, sekarang dia sudah berubah karena

Cinta Yang Tertunda (Part 1)

Oleh:
My first love…, lagu endless love Mariah carey dan Luther vandross mengingatkanku akan cinta pertamaku yang hilang… hilang bersama waktu yang berlalu. Teringat masa-masa SMU ku, saat itu aku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Ternyata Salah Bulan”

  1. Ray says:

    hahahahahhahahaha !!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *