Trio Wek Wek

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 10 February 2019

“Woyy Ardel! Pulang bareng!” Panggil Zera dan Lani.
“Oke.” Balas Ardel. Lalu mereka bertiga pulang sekolah bersama jalan kaki.

Ardel, Lani, dan Zera adalah teman sekelas. mereka dengan rombongan anak cowok (Mike, Daniel, Richard, Mark, dan Nut) juga sekelas. tapi mereka semua rada jutek.

Di perjalanan…
“Tania! Kita mau lewat mana?” Tanya Lani
“Lewat gang ini aja Eros. Kita menghindar dari anak-anak cowok itu.” Jawab Ardel. Lani dan Zera sangat suka menonton sinetron Berkah Cinta. Lani sangat menyukai Eros dan Lani dipanggil Eros sama Ardel dan Zera. Zera sangat menyukai Kak Tama dan dipanggil Kak Tama sama Ardel dan Lani. Sedangkan Ardel, yang tidak suka nonton sinetron dipanggil Tania.

“Awas!! Anjing bulldog!!” Teriak Zera. Mereka bertiga lari. Mereka bertiga dikejar anjing
“Aaaaa!!!!” Mereka bertiga lari tunggang langgang. Lalu bersembunyi di gang.

“Masih ngejar?” Tanya Lani. Ardel mengecek
“Udah enggak.” Jawab Ardel. Lalu mereka bertiga lanjut perjalanan pulang.

Akhirnya mereka keluar gang dan sampai di jalan komplek. Mereka bertiga tertawa dan bercanda bersama. Setelah belok kanan dan belok gang kiri. Mereka melihat rombongan anak cowok.
“Yaahh, ada anak cowok.” Kata Lani
“Waduh. Pokoknya kita harus nyampe rumah duluan. Kita gak boleh kalah dari mereka.” Sahut Ardel yang tak mau kalah.
“Ayo ngebut.” Kata Zera.

Setelah mereka lewat jalan pintas jembatan di atas kali dan jalan sangat cepat akhirnya mereka sampai di jalan raya.
“Huh, gue capek.” Kata Zera lalu duduk di tangga masuk toko di pinggir jalan yang sudah lama ditutup.
“Gue juga.” Kata Ardel dan Lani lalu mereka berdua ikut duduk.

“Del, kita ke Mall yuk.” Ajak Zera
“Ayo.”
“Patungan nih. Ntar di Mall makan es krim satu bertiga.” Kata Zera sambil cekikikan
“Yee, lo aja.”

Angkot lewat di depan mereka
“Woyy abang!! Berhenti!!” Teriak Zera. Zera anaknya memang suka ngeledek.
Akhirnya angkot berhenti

“Gak jadi deh bang!” Kata Zera sambil cekikikan
“Dek yang bener!!” Kata abang supir angkot kesal lalu pergi
“Wee!! Emang gue bener.” Ledek Zera
“Gila lo Zer! Lo gak boleh begitu!” Teriak Ardel
“Ya deh bu haji.” Kata Zera. Mereka bertiga tertawa bersama. Lalu mereka bertiga bernyanyi.
“One and one i love my Tania
Two and two i love my Eros
Three and three i love my Tama. One and two and three i love Berkah Cinta. Horee!!!!” Mereka bertiga terlihat sangat senang.

“Hai my friends! Nanti kalau sudah smp jangan lupakan gue ya.” Kata Ardel
“Gak lah del. Kita bertiga sayang sama lo.” Kata Lani dan Zera
“Lagipula. Usm juga masih lama.” Kata Lani
“Ya juga sih. Tapi tetep aja nanti kalau smp jangan lupain gue. Gue sayang banget sama kalian berdua.” Kata Ardel
“Yaahh, drama.” Kata Zera
“Hahahahahaha.” Mereka tertawa bersama.

Tidak terasa rombongan anak cowok sudah terlihat di seberang yang akan masuk ke gapura perumahan mereka.
“Wah! Hampir kebalap!” Teriak Ardel sambil menunjuk anak cowok.
“Waduh! Ayo ngebut!” Kata Lani
Mereka menyeberang jalan raya dan masuk gang depan perumahan. Mereka bertiga berusaha mencari jalan lain.
Di perjalanan, mereka bertiga selalu Tertawa.

Akhirnya, gang perumahan tersebut menembus gang perumahan tempat tinggal Ardel, Zera, Lani, dan rombongan anak cowok. Mereka harus berjalan kaki sejauh 500 m lagi

“Wah! Kita kebalap!” Teriak Mark
“Ayo! Kita gak boleh kalah dari mereka.” Kata Nut
“Dah lah. Mereka bertiga emang menang sampai rumah duluan setiap hari.” Kata Mike sambil tersenyum
“Kita hanya bisa tertawa melihat kekonyolan mereka bertiga. Hahahaha.” Kata Daniel.

Ardel, Lani, dan Zera yang berada beberapa langkah di depan mereka terlihat sedang menunjukkan ekspresi konyol dan tertawa. Akhirnya Ardel, Lani, dan Zera sampai rumah duluan.

Cerpen Karangan: Ardelya Putri Wahyudi

Cerpen Trio Wek Wek merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Perjuangan Cinta Yang Sia Sia

Oleh:
Di sekolah yang mungkin bagi orang lain tidak menarik, yah? bisa dibilang sih jadul dan sangaaaatttt membosankan. Di situlah terlahir persahabatanku dengan lima temanku. Teman yang selalu membuat aku

From Best Friend To Love

Oleh:
BUM! Annisa mengalihkan pandangannya dari televisi menuju pintu yang baru saja dibanting tertutup. Dari balik pintu itu Horizon berdiri sambil berkacak pinggang menatap tepat ke arah kaki Annisa yang

Demi Sahabat

Oleh:
“Din tau gak kamu?” “Gak!!” “Ihhh kamu nih, ada anak baru lo, dia di kelas 2 IPA 3” “Emang knapa?” “Ihh kamu ini, dia ganteng banget” Namaku Dina, aku

Generasi P = K

Oleh:
Malam yang dingin mencekam. Bersaksi sinar bulan yang temaram. Terpendar cahaya bintang yang bertarung dalam amukan suara alam. Desir angin berhembus. Menusuk nadi menusuk ulu. Seolah petir terus menyambar

Persahabatan dan Leukemia

Oleh:
Nama gue Andra. Gue kelas VII atau kelas 1 SMP. Gue punya sahabat, namanya Ezha. Gue ngerasa nyaman banget kalo sama dia. Tapi gue bukan banci atau cowok gay.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *