Tuhan Tidak Pilih Kasih

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 24 September 2014

Gracia dan Clara adalah teman satu kelas di SMP St. Tarsisius, Semarang. Mereka sama-sama duduk di bangku kelas 9. Gracia adalah gadis yang sederhana, ia juga bukan berasal dari kalangan orang kaya, hanya saja Gracia sangat pintar sehingga dia dapat masuk di SMP itu dengan beasiswa. Berbeda dengan Clara, ia gadis yang berasal dari kalangan keluarga kaya dan elit sehingga ia sangat sombong. Clara juga menjadi ketua genk “The Cherry Girls” . Genk itu sangat terkenal dan ditakuti siswa-siswi di SMP itu. Guru-guru pun tidak berani menegur mereka karena salah satu dari mereka adalah anak kepala sekolah SMP itu.

Setiap istirahat Clara selalu bersama Katie, Sandra dan Nicole yang tak lain adalah anggota genk The Cherry Girls. Clara dan genknya sering menghina dan mengerjai teman-temannya dan adik kelasnya yang mempunyai keterbatasan biaya. Gracia sering melihat perlakuan mereka. Gracia juga merasa tidak adil dibeda-bedakan dengan cara seperti itu, tetapi dia juga tidak mungkin marah kepada genk itu.

Gracia pun mulai berpikir bagaimana caranya agar genk itu mau mengasihi sesama dengan adil dan tidak membeda-bedakan sesama lagi. akhirnya setelah beberapa kali Gracia mengamati, berpikir, dan berdoa, ia mendapat ide tentang cara menyadarkan Clara dan genknya.

Suatu hari Gracia pergi ke rumah Clara dengan mobil mewah milik pamannya. Ia pergi dengan mobil mewah agar Clara dan genknya mau ikut dengannya. Sesampainya di rumah Clara, Gracia menekan bel yang berada pada pagar rumah itu. Clara dan genknya keluar dan mendapati Gracia berada di depan rumahya. Clara sempat mengusir Gracia, tetapi Gracia langsung memaksa mereka untuk ikut ke suatu tempat. Gracia juga sempat bertengakar dengan Clara dan genknya tetapi akhirnya mereka mengalah dan kemudian menggikuti Gracia.

Ternyata Gracia mengajak mereka ke bangunan peninggalan Belanda yang sangat besar dan tua. Ternyata tempat itu adalah biara. Saat Gracia mengajak Clara dan genknya masuk, mereka tidak mau. Tetapi Gracia terus memaksa mereka, dan akhirnya mereka mengalah lagi.

Sesampainya di dalam biara, Gracia mengajak mereka ke suatu ruangan. Di ruangan itu mereka diajak untuk berdoa dan mendengarkan sabda Tuhan. Setelah mendengarkan sabda Tuhan, beberapa Romo dan Frater yang berada di dalam ruangan itu mengajak mereka sharing pengalaman. Di dalam sharing itu, seorang frater mengatakan “Yesus mencintai kalian dengan tulus, Yesus tidak pernah membeda-bedakan kalian, Yesus tidak peduli apakah orang itu kaya atau miskin, kalian harusnya bisa seperti Yesus dengan tidak membeda-bedakan sesama”. Kata-kata itu membuat Clara dan genknya sadar bahwa perlakuan mereka terhadap sesama itu salah.

Sejak saat itu mereka sadar akan kesalahan mereka dan mereka mengubah sikap mereka yang tadinya pilih-pilih teman menjadi mau berteman dengan semua orang tanpa pilih kasih, selain itu mereka juga rajin berdoa dan mendengarkan sabda Tuhan agar hati dan pikiran mereka terbuka.

SELESAI

Cerpen Karangan: Briggyagita
Blog: www.adeliabrigitta.blogspot.com
Hai Semua, Namaku Briggyagita..
Facebookku: Briggita Adelia Dewandari
Twitterku: @adelia_brigitta
Salam kenal ya.. Byee

Cerpen Tuhan Tidak Pilih Kasih merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Rinduku Pada Senja

Oleh:
Setiap perkenalan pasti ada perpisahan. Itulah yang aku rasakan saat ini. Perpisahan itu sangat menyakitkan, hingga membuatku terpuruk dalam duka yang amat dalam. Aku harus merelakan kepergian seseorang yang

Maafkan Aku Sobat

Oleh:
Matahari telah menyinari tubuhku sejak dari tadi.terkadang,awan-awan melindungiku dari kilauan sinar matahari.burung-burung pun ikut menyemarakkan indahnya pagi ini.sungguh beruntungnya aku. Namaku Karina putri.orang-oang sering memanggilku Karina.dulu,aku adalah anak yang

Maafkan Aku Teman

Oleh:
“hey! Ayuk mau berangkat sekolah ga?” Terdengar suara halus seorang gadis yang menghampiri ku. Gadis itu adalah sahabatku ia bernama tyas. “eh elu udah siap? Yauda ayuk!” Aku pun

Moment of 3 Years

Oleh:
Nama saya Ikbal Fahmi, biasa dipanggil ikbal. 2 tahun yang lalu dimana kita sama-sama mendapatkan kelas baru, teman baru, sahabat baru, dan spesial yang baru. 2 tahun yang lalu

Amnesia

Oleh:
Libur panjang akan dimulai. Thalia sedih karena akan jarang bertemu dengan sahabatnya, Stefani. “Aku akan berlibur ke Jambi” ucap Stefani sambil memegang pundak Thalia.. “Hati hati ya!” kata Thalia.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *