Tunjuk Satu Bintang

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 25 April 2015

Hari ini seperti biasa aku duduk di atas kursi roda ku sambil memandangi pemandangan di luar lewat jendela kamarku yang berhadapan langsung dengan taman kompleks perumahanku. Ku pandangi lapangan basket yang ada di dekat taman kompleks, di sana aku dapat melihat banyak anak cowok seusia ku sedang asik bermain bersama si orange bundar itu, dulu aku ada di sana bermain bersama mereka, tertawa bersama dan masi banyak lagi kenangan yang ada di sana, tetapi itu dulu sebelum kejadian itu membuat kakiku tidak dapat digerakan. Yah kejadian yang membuat ayah ku pergi untuk selama-lamanya dan membut kaki ku tidak dapat digerakan. Kejadian yang pernah membuat ku putus asa dan ingin mengakhiri hidupku tetapi dihalang oleh sahabat-sahabat ku, yah walaupun aku begini sahabat-sahabat ku tetap setia menemani ku, mendukungku dan selalu ada di sampingku, yah merekalah salah satu faktor yang membuat aku tetap bertahan aku tak tau mungkin tanpa mereka aku sudah tidak ada di dunia ini. Aku masi ingat dengan lagu yang pernah mereka dengarkan ke diriku lagu penyemangat bagiku.

Flashback on
Kami semua sedang berkumpul di halaman belakang rumah ku sambil memandangi bintang-bintang yang ada di langit
“dit jangan gini dong ayo semangat yakin kalau kamu bisa jalan lagi” kata rakka, sahabat ku memberi kekuatan ke diriku untuk tetap semangat
“iya dit jangan sedih terus senyum dan yakin kalau kamu nanti bisa jalan lagi ayo semangat” kata levin sahabat ku yang selalu mebuat aku tertawa
“dit-dit dari pada kamu sedih terus mending kamu dengar ini deh” kata fika satu-satunya sahabat cewek ku sambil dia memutar lagu

Jangan bersedih dan putus asa
Selalu ada jalan bila kau terus berdoa
Tabur harapmu sebanyak bintang
Sebanyak bintang-bintang di angkasa

Gapai bintangmu gapai impian
Jangan menyerah sebelum kau mencoba
Saatnya tiba kau kan bahagia
Melihat bintangmu bercahaya

Tunjuk satu bintang dan raihlah
Jangan kau berhenti dan menyerah
Saatnya kan tiba bintangmu bersinar
Saat impianmu
Jadi nyata

Saatnya tiba kau kan bahagia
Melihat bintangmu bercahaya
O.. Ho.. O..

“bagai mana dit keren kan lagunya” tanya fika setelah lagu itu habis. Aku hanya dapat menjawab dengan anggukan kepala saja entah kenapa mulut ku seperti tidak bisa mengeluarkan kata-kata
“jadi dit kamu pilih bintang yang mana kalau aku sih bintang yang Itu” tanya rakka sambil diya menunjuk bintang yang paling terang
“iya dit kamu pilih yang mana kalau aku bintang yang itu yang ada di sebelah bintangnya kka” tambah kelvin sambil menunjuk bintang yang ada di saping bintang rakka
“aku pilih yang itu” kata ku sambil menunjuk bintang yang jauh dan redup
“loh ko adit pilih yang itu si kenapa enggak yang ini aja” tanya fika sambil menunjuk bintang yang ada di sebelah rakka dan levin dan disetujui sama rakka dan levin
“fika, rakka, levin kan di reff lagunya dia bilang Tunjuk satu bintang dan raihlah, Jangan kau berhenti dan menyerah saatnya, Kan tiba bintangmu bersinar, Saat impianmu jadi nyata nah karena itu aku pilih yang itu dan aku janji suatu saat bintang ku akan kaya bintang kalian bertiga saat impian ku jadi nyata” jelas ku ke mereka
“oke deh kalau gitu tapi jangan lama-lama yah biar formasi bintang kita bisa lengkap oke” kata fika
“oke” kata ku
Flashback off

End

“taburkan semu harapan kita sebanyak bintang yang ada di langit, gapai impian kita seperti kita ingin menggapai bintang walaupun susah dan jauh tapi kita terus mencoba dan jangan lah berhenti berharap dan berusaha karena suatu saat impian kita itu akan terwujud”

Oke ini cerpen pertama saya maaf ya kalo jelek atau ada salah salah kata oke
Terimakasih ya yang telah membaca cerpen ini

Cerpen Karangan: Ifah Syamsinar
Facebook: Musdha Nakz Muhammadiyah

Nama: Musdhalifah Syamsinar Bahari
Panggilan: Ifah
Kelas: 8 SMP
TTL: jayapura, 15-09-2000
Umur: 14 Tahun
Motoh ku: Menulis Demi Kalian Dan Menghasilakan Karya Terbaik Untuk kalian

Cerpen Tunjuk Satu Bintang merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tersenyum Untuk Kebahagiaanmu

Oleh:
Tya. Gadis yang selalu ceria. Namun, hari ini hatinya semendung seperti cuaca mendung hari ini. Semuanya bermulai dari seminggu yang lalu. “Riana!” sapa Tya. Tya berlari menghampiri Diana yang

Kekecewaan

Oleh:
Rasanya di kecewakan itu memang menyakitkan, apalagi jika di kecewakan dengan seseorang yang kita sudah anggap sahabat. Rasanya sakiiittt sekali…!!! mending putus cinta deh… ini dia kisahku. Saat duduk

Ketika Kau Tak Lagi Menemaniku

Oleh:
“Aku diam bukan berarti aku marah. Aku sayang kalian, aku sayang kamu. Aku ingin kalian lebih baik dari kalian yang sekarang. Tapi maaf kalau caraku ini salah. Maaf kalau

Rindu Sahabatku

Oleh:
Dulu kita selalu bersama-sama, menghabiskan waktu bersama. Kita selalu lupa waktu jika sedang bersama. Kadang itu yang membuat Ibuku tak suka denganmu karena dikira jika aku bersamamu aku jadi

Saat ini

Oleh:
Hari ini aku bermimpi, mimpi yang sama seperti hari-hari kemarin. Mimpi yang mengingatkanku pada dirimu 12 tahun yang lalu. Awalnya kuanggap seperti bunga tidur saja, tapi setelah kupikir-pikir aku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Tunjuk Satu Bintang”

  1. syahla says:

    Wahhh aku suka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *