Yasmina

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 17 July 2017

Hampir seluruh warga Gang Matahari, Perumahan Alam Semesta sangat sedih. Ia akan kehilangan keluarga Nareswari. Terutama anak bungsu dari pak Harianto Putera Nareswari, Yasmina Aufida Nareswari. Ia seorang gadis yang masih duduk di bangku kelas 4 SD. Ia seorang bocah polos, imut, baik, pintar, cerdik, ada akal jika permasalahan, dan disegani banyak kawan. Ia mudah bergaul dengan seluruh warga Perumahan Alam Semesta. Ia mempunyai 2 sahabat bernama Vlorie dan Arevia. Mereka seperumahan dengan Yasmina. Mereka juga sedih. Namun, ada saja yang membenci gadis polos tersebut. Namanya Chiva dan Syiqa. Mereka pembenci Yasmina cs.

Minggu pagi, mereka (Arevia & Vlorie) duduk di bangku taman, tepatnya di bawah pohon sangat rindang. Mereka membicarakan kebaikan dan kerinduan terhadap Yasmina. “Mina tuh beruntung sekali ya, Revi. Dah kaya, baik lagi. Bangga aku punya sahabat seperti dia,” gumam Vlorie. “Ya… Apalagi ia punya dua kakak yang selalu menjaga. Mbak Yuki sama Mas Yos,” tanggap Arevia.

“Ya amsyong! Masa Mina rindunya lebbbhhhayy amat sich,” ucap Chiva dengan nada dibuat-buat. Ternyata Chiva ‘n Syiqa menghampiri Vlorie dan Arevia. “Emang apa hubungannya kalian di sini!?” kata Vlorie sewot. “Ihh… Sahabatin Mina aja bangga. Kami nih, punya kalung emas 100 Gram,” pamer Syiqa. Chiva dan Syiqa memamerkan kalungnya. “Ingat ya, harta nggak dibawa mati tau nggak. Lebih baik kalian pergi aja. Urus sendiri dulu. Pergi sekarang juga!! Cepat!!!” bentak Arevia dengan marah dan suara sangat keras. Hampir seluruh orang di Taman kompleks mendengar bentakan Arevia. Chiva dan Syiqa pergi dengan marah bercampur kesal.

“Sudah Rev… Nggak papa kali… Udah nggak usah pikirin,” hibur Vlorie seraya mengelus punggung Arevia lembut. “Aku nggak tega Mina digituin terus Vlo. Vlo mereka tuh bodo sekali. Orang sebaik Mina dicaci maki, dihina,” ucap Arevia. “Sudah. Mina aja bisa sabar kok kamu nggak?” tanya Vlorie.

“Vlorie! ayo pulang,” Bu Fira (mama Vlorie) datang menjemput Vlorie. Mereka segera pulang ke rumah masing-masing.

Bruk!! Vlorie menghempaskan tubuhnya di kasur yang empuk. Ia kembali menerawang kenangannya bersama kedua sahabatnya. Ia sigap duduk di samping ranjang. Ia mengambil sebuah frame foto di atas meja kecil samping ranjangnya. Terlihat, itu fotonya, Arevia, dan Yasmina saat Study Tour ke Pantai Parangritis. “Mina,” gumam Vlorie pelan. Ia mengambil spidol, lalu menuliskan di bawah foto ‘MY Best Friends’. Ia meletakkan kembali di atas meja kecil. Arevia menuliskan diary tentang rasa rindunya sembari menempelkan foto Study Tour yang sama persis seperti Vlorie. Yasmina menjadikan foto yang sama persis seperti Arevia dan Vlorie sebagai gantungan kunci, lalu digantungkan di tas sekolahnya. Sunggub ajaib!

Sore Hari…
“Vlo! Mama sama kak Vaurra mau ke Supermarket dulu. Di rumah kamu sama Carolyn dan Terivia ya…,” ucap Bu Fira. Carolyn dan Terivia itu pembantu Vlorie. “Baik Ma,” ucap Vlorie. “Assalamualaikum!” salam mama dan Kak Vaurra. “Waalaikumsalam,” gumam Vlorie.

Ting Tung! Ada WhatsApp dari smarphone Vlorie. Vlorie segera membaca. Ternyata dari Arevia.
Arevia: Vlo. Cepat ke taman! ada yang ingin kutunjukkan… Sungguh kabar gembira.. ^_^

Vlorie segera mandi. Usai mandi dan berpakaian, Vlorie pertama shalat Ashar dahulu. Usai Shalat, ia menuruni anak tangga. “Carol, Terivi, aku ke taman kompleks dahulu! Assalamualaikum…,” pamit Vlorie segera membuka pintu. “Iya Non… Waalaikumsalam,” jawab Carolun dan Terivia.

Di taman, ia segera duduk di samping Arevia. Ia tampak memangku sebuah kotak lumayan besar. “Hai Rev! ada apa?,” “Halo Vlo! ini ada paketan dari Yasmina untuk kita berdua,” ucap Arevia. “Wah! baik sekali Mina. Vlorie mengambil jatahnya. 1 lampu tidur rajut bentuk hello kitty, 1 tas kecil ransel bergambar menara Eiffel, 1 liontin emas berukir nama ‘Vloriesya A.S’, dan 1 selimut bergambar bunga-bunga. “Eh ada secarik surat!” seru Vlorie. Mereka membaca kertas tersebut.

To: Vloriesya Aufidza Safiqah and Arevia Ravitha Aliyatullah (MY BEST FRIENDS)
From: Yasmina Syazanani Nareswari.
Hai semua… Apa kabar kalian. Aakuu Ssaaaangggaaaattt rindu kalian!!! Ini sedikit hadiah buat kalian. Sepertinya aku, tidak akan pulang lagi Ke Indonesia. Karena aku berada di Belgia. Maaf, aku menetap di sini. Kuharap kalian suka sama kadoku. Belum seberapa sih, buat membalas jasa kalian menjaga aku. Babay… Assalamualaikum…

6 TAHUN KEMUDIAN…
Kini, Mereka sudah kelas 10 SMA. Arevia mendaftar di sekolah di MAN Islamiyatullah, dan Vlorie mendaftar di sekolah di SMAIT Muhammadiyah. Sekarang masih liburan kenaikan kelas. Sekolah mereka sangat berdekatan. Jaraknya hanya 100 M saja.

Minggu pagi, mereka bersepeda di sekitar kompleks. Angin yang lumayan kencang membuat kerudung Arevia dan Vlorie berkibar-kibar. Mereka spontan mengerem di depan rumah Yasmina dulu. Rumah Yasmina banyak orang membawa barang masuk ke rumah Yasmina. Sempat juga melihat, seorang wanita sebaya mereka. Ia menggunakan rok jeans semata kaki, baju lengan panjang hitam, kerudung hitam sedada bawah, dan cadar hitam. Mereka spontan menghampiri wanita tersebut. “Hallo!” sapa mereka. “Oh hallo Rev, Vlo!” sapa wanita tersebut. Berdua saling memandang. Mengapa wanita tersebut tahu nama mereka. “Anda siapa ya?” tanya Arevia. “Masya Allah! nggak kenal dari suaraku?” seru wanita tersebut. Mereka menggeleng. Wanita tersebut membuka cadarnya. “Sekarang sudah ingat?” tanya wanita itu. “MINA!!!” Teriak Arevia dan Vlorie seraya memeluk wanita itu yang tak lain Yasmina. Warga gang Matahari yang mendengar itu, segera membuat acara syukuran sebagai datangnya Yasmina. “Kamu sama siapa di sini?” tanya Vlorie di acara. “Sama Kak Raisa, kak Narla, Mas Yos sama Mbak Yuki,” jawab Yasmina. “Katamu nggak ke sini lagi?” tanya Arevia. “Supriese!!” seru Yasmina. Ketiga sahabat itu saling berpelukan. Warga gang Matahari pun sekarang menjadi riang gembira karena kedatangan gadis yang meninggalkan Perumahan kesayangannya, Yasmina.

Cerpen Karangan: Alyaniza Nur Adelawina
Facebook: Alya Aniza (pakai kerudung ungu)

Cerpen Yasmina merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Penunggunya Siapa?

Oleh:
Dodi menggigit jarinya gelisah. Bola kesayangannya masuk ke rumah kosong, yang angker. “Aku pulang ya Dod, mau main PS” ujar Tito yang malah kabur pergi ke rumahnya, padahal Tito

Perpisahan

Oleh:
Dulu pada saat kelas 1-2 sd aku bersahabat dengan Nichlah dan Knya. pada kelas 2 semester 2 knya pindah sekoalah, entah apa alasannya ia meninggalkan kami. Tahun terus berlanjut

Dari Verona Untuk Feny

Oleh:
Medan, November 24, 2013. Bau tanah sehabis hujan pagi itu masih bercampur dengan harum bunga yang mengantarnya pergi beberapa waktu yang lalu. Rasa tak percaya masih begitu kuat ku

Sahabat Yang Meninggalkanku

Oleh:
Namaku santi, usiaku sekarang 15 tahun. kisahku ini dimulai saat aku berusia 13 tahun yang pada saat itu duduk di bangku smp kelas 1. Di kelasku, aku mempunyai banyak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *