Kemenangan Tiada Tara

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Ramadhan
Lolos moderasi pada: 27 December 2016

Ramadhan tiba… Ramadhan tiba… Marhaban ya ramadhan marhaban ya ramadhan…
Itulah seruan Faisal untuk menyambut datangnya bulan yang sangat dinantikan olehnya sejak selesainya lebaran pada tahun lalu.
Hah? Kok baru selesai puasa sudah mau puasa lagi? Menurut faisal, bulan ramadhan adalah bulan momentum untuk mengukur tolak ukur keimanannya. Bulan lain memang tidak bisa? Bisa, tetapi menurutnya bulan ini spesial banget sesuatu yang mendalam hanya terjadi pada bulan ini saja.
Bulan dimana ia dan keluarga bisa berkumpul, bersenda gurau, pokoknya semua hal yang tidak mungkin dilakukan dibulan biasa, hanya bisa terwujud pada bulan ramadhan.

Karena kedua orangtua faisal pekerja keras yang tidak pernah sempat memberikan waktunya untuk faisal, faisal hanya mendapatkan kasih sayangnya melalui orang yang mengasuhnya selama ini.
Jadi, dibulan ramadhan lah faisal melampiaskan semua rasa rindu kepada kedua orangtuanya. Faisal yang mengingikan kehadiran kedua orangtuanya disetiap malam hari, keadaan apapun, bagaimana pun kondisi yang faisal alami, yang faisal inginkan hanya dapat merasakan kasih sayang dari orangtua seperti anak lainnya.

Kemudian, faisal mengisi waktu selama bulan ramadhan dengan sebaik-baiknya kegiatan. Ia merasa termotivasi berkat kasih sayang kedua orangtuanya dan untuk menambah keimanannya.
Mengisi waktu luang ketika bulan ramadhan dengan tadarus bersama teman-temannya sangat menyenangkan, selain bisa mendapatkan pahala yang berlipat ganda, hubungan silahturahmi faisal bersama teman-temannya semakin akrab.
Kegiatan positif lainnya terus faisal jalankan, seperti rohis dan lain-lain.
Tidak ada kata jam kosong untuk bulan ramadhan. Tidak ada kata malas-malasan, setiap hari kegiatan yang faisal lakukan sangatlah positif.

Hari terasa sebentar, satu bulan penuh sangatlah cepat berlalu, faisal mendapatkan pelajaran dan makna yang besar dari bulan ramadhan tersebut. Faisal akan selalu melakukan kegiatan positif dibulan lainnya. Bulan ramadhan selamat tinggal dan semoga kita bisa bertemu ditahun depan. Aku akan tetap menjaga keimanan dan ketakwaanku sampai kita bisa berjumpa lagi.

Cerpen Karangan: Ardiansyah
Facebook: facebook.com/anime.sao3
Bbm: 2BA24201

Cerpen Kemenangan Tiada Tara merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ramadhan Bersama Bayangan

Oleh:
Lantunan ayat suci Al-quran terdengar merdu dari mesjid-mesjid sekitar tempat aku tinggal. Rasanya seperti bulan ramadhan saja. Sebelum waktu berbuka tiba selalu saja ramai oleh lantunan ayat suci al-quran,

Puasa Terakhir

Oleh:
-Pukul 17:00 WIB, 78 menit sebelum waktu berbuka puasa- “Ndri, tolong beliin es batu di warung..!!” Teriak ibunya dari dapur. Sebenarnya ia mendengar dengan jelas suara ibunya yang memanggilnya

Selamat Berbuka Kak Roby!

Oleh:
Bulan ramadhan kali ini sama seperti sebelumnya, jauh dari keluarga memang sangat tidak menyenangkan, apalagi di saat mengingat momen dimana kami sedang berbuka dan sahur bersama. Aku Hanna umurku

Pertemuan Terindah

Oleh:
Hari ini sudah genap 3 tahun aku pergi meninggalkan rumah. Entah bagaimana kabar ayah dan ibuku juga adik lelakiku. Masih tergambar jelas di memoriku kejadian 3 tahun lalu yang

Perfect of Ramadhan

Oleh:
“Felly!!!,” panggil Riska manja dengan memasuki ruangan kerja Felly. “Tumben, lo ke sini? Lagi free?,” jawab Felly setelah sahabatnya duduk di sofa ruangan kerja Felly. “Bukan free.. Tapi, kerjaan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *