Adventure To Andong

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 28 May 2016

Hari yang sangat dingin ini, menjadi sangsi kemah ukhuwah kali ini. Walaupun dingin, gadis manis ini tetap bersemangat mengikuti Kemah Ukhuwah. Karena, berkemah adalah salah satu kegiatan yang menyenangkan baginya. Pagi-pagi buta, peserta kemah kelas 7 dan 8 segera bangun untuk melaksanakan salat Qiyamul lail atau salat Tahajud. “Ayo adik-adik, bangun untuk melaksanakan salat Qiyamullail…” Kata Kak Ina menggunakan ‘Microphone’ sehingga terdengar jelas.

Setelah melaksanakan salat qiyamullail, dan disambung dengan salat subuh, Peserta Kemah diberitahu kegiatan pagi ini. “Kegiatan pagi ini yaitu, Adventure To Andong. Sebelum mendaki gunung, kita senam terlebih dahulu agar ototnya tidak kaget dan kaku…” Terang Kak Sigit kepada Peserta Kemah Ukhuwah.
“Siap Kak!” Jawab Peserta Kompak. Senam Pagi ini, membuat Karin dan Peserta Kemah lainnya menjadi semangat dan ceria.

Kira-kira 6 menit, Peserta Kemah sudah selesai melaksanakan senam. Setelah itu, mereka berbaris dan melaju! Setiap Angin yang berhembus, membuat Karin dan sahabatnya Rina, bersemangat berjalan untuk bisa mencapai Puncak Gunung Andong. “Kita harus sampai Puncak!!” Ujar Karin kepada Rina. “Insya Allah,” jawab Rina sambil mengacungkan jempol. Setiap langkah mereka, sebagai awal perjuangan.

Detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, mereka sudah sampai di POS 1. Sebelum melanjutkan perjalanan, Peserta Kemah diberi minum dan nasi bungkus. Ada satu dua Peserta yang mengeluh karena cape. “Karin, spakah kamu tetap melanjutkan?” Tanya Rina. Karin mengangguk.
“Oke adik-adik, sekarang kita lanjutkan perjalanannya!” Kata Kak Sigit. Perjalanan kali ini terasa menyenangkan karena, kita menyanyi bersama-sama. Ini lagu yang mereka nyanyikan:

Di sini senang
Di sana senang
Di mana-mana hatiku senang

Langkah demi langkah mereka lakukan untuk mencapai Puncak. Pada waktu itu, ada salah satu Peserta yang mengeluh. Lalu, Kak Ina menasihati Peserta itu.
“Ayo Mbak, Jangan mengeluh. Semua rasa capenya akan terbayar nanti di Puncak..” Dengan kata-kata itu, Karin menjadi tambah semangat.
“Ayo Rin, sebentar lagi sampai di POS 2…” Kata Karin menyemangati Rina yang ada di belakangnya.
“Aku udah gak kuat nih,” keluh Rina.
“Ayolah, kamu pasti bisa!” Ujar Karin.

Beberapa menit kemudian, Rina dan Karin sampai di POS 2. Tetapi, mereka berdua tertinggal oleh rombongan.
“Kok sepi Kar?” Tanya Rina yang sedang beristirahat di Gubuk POS 2. “Mungkin kita tertinggal oleh rombongan…”
“APA!!” Teriak Rina kaget.
“No What What Rin! Kan, masih ada aku…” Ujar Karin dengan Bahasa Inggris yang gak benar alias ‘Blepotan’.
“Okelah.” jawab Rina singkat.

Selesai beristirahat, Karin dan Rina melanjutkan perjalanannya. Perjalanan kali ini, sangat sunyi. Karena, hanya ada Rina dan Karin. Sesampainya di tengah jalan…
“Hei Kar, sepertinya kita salah jalan deh. Kok sampai di kuburan begini?” Kata Rina ketakutan.
“Iya, yah!” Jawab Karin kebingungan.
“Ya udah, kita balik aja.” sambung Karin. Saat di POS 3, Karin dan Rina bertemu lagi dengan rombongannya.

Setelah puas beristirahat, Peserta Kemah melanjutkan Perjalanannya. Karin menoleh ke kanan dan ke kiri, ternyata, mereka hampir sampai ke Puncak. Kira-kira 1 KM lagi.
Tiba-tiba Rina Terpleset. “GUBRAK!!” Untung saja, Karin bisa menyelamatkan Rina yang hampir jatuh ke bawah.
“Huft..Huft..Huft. Thanks Kar..rin,” Kata Rina ngos-ngosan karena kaget.
“Iya, sama-sama. Hati-hati ya! Sekarang kamu minum dulu.” Jawab Karin sambil menyerahkan botol minum ke Rina.

Angin sepoi-sepoi menyambut Peserta Kemah Ukhuwah sampai ke Puncak. Akhirnya, Peserta Kemah lolos sampai ke Puncak, dan tidak ada yang berhenti di salah satu POS.

Cerpen Karangan: Vidia Ade Lukmannia
Facebook: Facebook Via Chan

Cerpen Adventure To Andong merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Karena Kamu Yang Pertama

Oleh:
Hari ini, takdir Tuhan benar-benar membuatku takjub. Sudah 2 tahun aku tidak bertemu dengan seorang laki-laki yang berhasil mencuri cinta dariku untuk yang pertama kalinya, dan sekarang tanpa aku

Panduan Bersosialisasi Untuk Anak Kuper (Part 3)

Oleh:
“Gimana mainnya?” Mama menyambutku dalam balutan celemek dan sepiring spaghetti yang masih hangat. Langkahku terhenti sejenak untuk menatap Mama. Sebenarnya, apa masalah Rena dengan orangtuanya? Setidaknya, aku mensyukuri hidupku

Akhir Cerita Sabtu Senja (Part 1)

Oleh:
Cerita membangggakan bukanlah tentang perjuangan cinta, tetapi perjuangan di saat kita tahu betapa sulitnya mempertahankan sebuah ikatan bernama persahabatan. Cerita mengharukan bukanlah keromantisan tentang cinta namun perjuangan mempertahankan ikatan

Twitter

Oleh:
“Seseorang yang sulit mendapatkan cinta sejati itu, karena orang itu banyak menghabiskan waktu untuk mengejar orang lain.” Celotehan dari akun twitter yang muncul di Time Line gue. Kalau gue

Kenangan Satu Nama

Oleh:
Hii, perkenalkan namaku tania. Seorang atlit pencak silat tanpa nama. Ini kejadian di tahun 2017 yang ga akan aku lupa, kisah tentang kesenangan sederhana dan tantangan yang dilalui gadis

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *