Aku Ingin Bertemu Sang Idola

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 1 November 2013

Hari ini hari yang sangat cerah seperti hati seorang gadis ini, gadis ini bernama REVANI LENYANDRI PRASETYA, gadis kelahiran bandung ini sedang ingin pergi ke sekolah untuk menuntut ilmu, setelah sampai di sekolah. fany berjalan di kolidor sekolahnya. “eh, fan apakah kau masih bermimpi untuk bertemu dengan SMASH” ucap naya, naya adalah temen sekelasnya fany dia orangnya sombong suka memamerkan apa yang fany belum punya, yaitu ticket konser smash, naya hanya memanasi fany saja. “mana mungkin orang miskin, seperti dia bisa membeli ticket semahal ini” ucap naya meremeh kan fany, sepertinya fany kesal dengaan tingkahnya naya yang sombong. langsung saja fany meninggalkan naya.

DI KELAS fany sedang berhayal membayangkankan bagai mana dia akan bertemu dengan idolanya, dan tertidur, tak terasa bel masuk pun berbunyi namun gadis ini masih tertidur, sedangkan anak anak sudah menempati tempat duduk masing masing. dan guru mata pelajaran matematika pun datang. “pagi anak anak” sapa ibu guru. “paagiii bu” ucap anak anak. namun fany pun masih tertidur, lalu bu guru pun menghampiri fany. “fany, fany bangun kamu tertidur” ucap bu guru menggoyangkan tubuh fany. namun fany masih juga belum terbangun, “FANY” teriak bu guru. “kak reza I LOVE YOU” ucap fany terkejut. semua orang yang ada di kelas menertawakan fany. “hahaha, mimpi ketemu SMASH lagi kau hahaha” tawa naya. sepertinya fany kesal dengannya akhirnya fany membuka suara. “aku bisa kok bertemu dengan SMASH, jalan bareng smash, nyanyi bareng smash” ucap fany. “fany, keluar kamu dari kelas” ucap bu guru. lalu fany pun menuruti apa yang ibu guru perintahkan. Di luar kelas. “uh, aku akan buktikan sama semua orang bahwa aku bisa membeli ticket itu” ucap fany.

setelah mengikuti pelajaran beberapa jam yang lalu, sekarang saatnya pulang. “duh! ren apes banget deh aku tadi” keluh fany. “suruh siapa kamu tidur di kelas?” tanya rena, yap! rena adalah sahabat fany sejak kecil. “kenapa? kamu gak ngebangunnin aku coba” ucap fany. “eh, fan, entar lusa konser smash kamu udah dapat tiketnya belum?” tanya rena. fany hanya menggelengkan kepalannya itu pertanda dia tidak punya. “gak punya? oh iya aku punya tiket 2 tuh mau beli gak” tawar rena. “mau mau mau.” girang fany. “benar nih mau” tanya rena. fany mengangguk tanda iya. “ya udah besok aku bawa ticketnya, bye” ucap rena. “thanks ya rena” ucap fany. lalu pergi ke rumah nya.

Di rumah, fany mengambil celengan yang ada di kolong ranjangnya dan memecahkannya lulu, menghitung berapa banyak uang yang ia kumpulkan selama bulan bulan. “wah. dapet dua juta lebih lumayan, kan ticket konser smash vip, satu juta dan satu jutanya lagi aku akan buat ongkos dll” ucap fany, menyimpan uang itu di dompetnya. dan naik keranjang untuk tidur karena haari semakin malam.

Besoknya, fany berangkat ke sekolah, sesampainya di sekolah. “eh, fan ini ticketnya hargaanya satu juta karena itu VIP” ucap rena, menyondorkan ticketnya ke fany. “okay, ini uangnya satu juta kan?” ucap fany, menyodorkan uang itu dan mengambil tiketnya. “kau dapat uang dari mana fany?” tanya rena. “aku buka celengan, hehe” ucap fany. rena hanya menggelengkan kepalanya dan pergi, sekarang fany lebih rajin mengikuti pelajaran hari ini sampai sampai tak terasa bel pulang pun berbunyi, anak anak berhamburan keluar kelasnya. “heh, fany kau pasti pengen nonton konser smash besok, hahaha gak bisa karena ticketnya sudah terjual ludes” ucap naya menyombongkan tiket itu. “oh ya kita lihat besok” ucap fany dan pergi pulang. di rumah fany bersih bersih rumah mengerjakan pr, dan lain lain karena hari semakin malam dia pun tertidur diatas ranjang kasurnya.

Besoknya, sekarang waktunya konser smash di mulai, fany dan rena duduk di bangku paling depan karena dia dapat tiket VIV, “ren, aku seneng bisa ketemu idola ku ini momen yang aku tunggu tunggu” girang fany. begitu pun dengan rena. lalu naya duduk di sebelah rena naya yang melihat fany duduk di samping rena terkejut melihat sosok fany. “fany, kau nonton juga” ucap naya. “iya dong memang orang kaya doang yang bisa dapatin tiket ini” ucap fany. “terus kau dapat dari mana uang itu, jangan jangan kau nyopet” ucap naya. “terserah kau saja” ucap fany. dan smash pun datang menyanyikan lagu PAHAT HATI dan RINDU INI, DLL setelah konser smash berakhir fany pun ke belakang panggung meminta foto bareng, tanda tangan, dll.

Cerpen Karangan: Maya Amelia
Facebook: May’z S’lalustiaku Rezaalways

NAMA: Maya Amelia
Hari/TTL: Rabu,5 mei 1999
Hobby: Menulis
Alamat: sumedang
Cita-cita: Penyanyi Terkenal
impian: pengen ketemu smash dan membanggakan ortu naik haji

Cerpen Aku Ingin Bertemu Sang Idola merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sepenggal Kisah: Necessary 1st (Part 1)

Oleh:
Rasa sayang ini akan selalu hangat ketika aku memikirkannya. Dan mereka semua akan selalu bersamaku. Kita memasuki sebuah rumah yang sama. Kita sudah bercengkerama riang di rumah itu dan

First Love in Junior High School

Oleh:
Oke lah, hari ini hari Senin 24 Oktober 2016. Gak tau kenapa tiba tiba dia duduk di serong kiri depan aku dan aku ngerasa ini sebuah pertanda. Saat aku

Jeruji Hitam

Oleh:
Roda nasib terus berputar. Melingkari sebuah poros. Kadang kita di atas. Kadang kita di bawah. Tak ada yang tahu kapan dan dimana itu akan terjadi. Terkadang aku berpikir, keberuntunganlah

Keanehan Aldi

Oleh:
Di pertama Aldi masuk kelas, sifatnya tampak berubah. Tidak seperti biasanya. Dia lebih senang menyendiri. Apalagi saat melihat Rifan, sahabatnya dari kecil. Wajahnya diselimuti kekesalan. Apa yang terjadi dengan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *