Aku Nanti Janji Darimu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 19 October 2018

Mentari pagi menegurku seakan mengingatkan diriku bahwa kini dia kembali hadir di sela-sela cerita hidupku, ya dia seorang yang sederhana tapi sulit untuk aku pahami sifatnya.

Berawal dari sebuah acara di Desa sahabatku sekitar 3 tahun yang lalu, dari itu aku mulai mengenal dia dan kami juga mulai berkomunikasi. Sama seperti anak remaja lainnya aku dan sahabatku mulai membahas tentang dia saat jam istirahat di sekolah.
“Fan aku tau gimana dia, banyak yang bilang dia itu playboy. Jangan terlalu percaya apa katanya ya?” Ucap sahabatku Billa.
“Iya, santai aja Bill.” Jawabku.

Dari perkataan itu aku sudah mulai menjaga perasaanku untuk tidak terlalu hanyut dalam setiap kata-kata manisnya. Tepat hari ini di sekolah ada tugas praktek renang, tapi aku terlanjur janji dengan dia kalau kami akan bertemu hari ini, sampai aku rela bolos di jam olahraga cuma karena dia. Sampai di mana tempat yang kami janjikan aku tak melihat dia, pikirku dia mungkin masih di perjalanan. Sudah cukup lama aku menunggu tapi tidak ada tanda-tanda dia datang, karena aku penasaran aku langsung saja menghubungi dia, tapi apa jawabannya dengan santai dia bilang dia masih di sekolah. Itu pertama kalinya janji yang dia buat dia ingkari, dan jujur saja aku sedikit sakit hati. Namun komunikasi aku dan dia tidak cukup lama hanya mungkin beberapa bulan saja.

Kini setelah beberapa bulan kami tidak berkomunikasi eh dia malah hadir lagi. Dan sebenarnya aku juga penasaran dengan dia sampai akhirnya aku tau dia udah punya pacar, dan pacarnya adalah kakak kelasku sendiri. Wow aku sempat berpikir berarti ini cowok suka bohongi cewek-cewek.
“Bill, si Dika sms aku lagi ni.” Ujarku.
“Yah kalau dia gak usah terlalu di openi, kita kan tau dia itu seperti apa.” Jawabnya.

Komunikasi kami mulai lancar lagi, dan jujur ngomong sama dia itu nyambung dan orangnya asyik diajak ngobrol. Kata-kata gombal gak pernah jauh dari setiap ucapannya walau kami berkomunikasi cuma lewat sms. Dia sering ngajak aku untuk ketemuan dan jalan bareng tapi semenjak janji ketemuan dulu gak dia tepati aku jadi malas aja, entar dia bohongi aku lagi, ya gak maulah.

Kedekatan kami mulai terasa, dan suatu saat dia bilang
“Fan, gimana kalau kita pacaran?” Tanya Dika.
Jelas aja aku langsung tertawa membaca sms itu, mungkin dia pikir aku gak kenal siapa dia. Aku tak terlalu memikirkan ucapan itu, tapi karena keempat sahabatku tau aku dekat dengan dia mereka selalu aja ngegombali aku soal dia.

Pagi ini di sekolah cukup cerah dan entah kenapa sahabatku datang dengan wajah ceria siapa lagi kalau bukan Billa, Rere, Morii dan Mia. Mungkin mereka tau, udah cukup lama aku gak pernah dekat lagi sama cowok, jadi saat dengar aku dekat sama cowok mereka ikut senang. Billa, ya Billa sahabatku yang kenal gimana Dika.
“Gimana Fan?” Ucap Morii.
“Gimana apanya?” Ujarku. Aku yang sempat bingung dengan perkataannya.
Singgung Rere, “Tapi katanya kamu dekat sama Dika dan dia udah nembak.”
“Ya ampun dia dipercaya, bisa ikut gila aku tau gak.” Jawabku.

Memang aku tau belum lama ini dia putus dengan pacarnya. Dan kadang aku juga berpikir jangan-jangan dia cuma jadiin aku pelampiasan aja yang sukanya datang terus menghilang, dan jelas aja aku gak percaya dia bener suka sama aku dan nembak aku. Gak mungkinlah baru putus dah mau cari yang lain dasar cowok. Dan mungkin pantas saja aku nyebut dia seperti hantu karena dia menghilang lagi, kami juga udah gak komunikasi seperti biasa lagi.

Tepat di awal tahun aku udah duduk dibangku kelas 3 Smk, dia lagi dia lagi siapa lagi kalau bukan Dika, seperti biasa komunikasi kami lancar lagi. Dan tepat dua minggu lagi ulang tahunku dia sempat janji untuk sekian kalinya.
“Fan, kapan kamu ulang tahun?” Tanya Dika.
“Dua minggu lagi.” Jawabku.
“Wahh itu kan sebelum hari valentine ya?” Tanya Dika.
“Iya, emang kenapa si.” Tegasku.
“Berarti aku harus punya dua kado ni, satu untuk ulang tahun kamu satu lagi untuk hari valentine iya kan?” Ucapnya.
“Ya terserah.” Jawabku.

Dalam hati aku tidak terlalu berharap dengan janjinya, eh benar aja sampai hari ulang tahunku jangankan kado, ucapan selamat aja enggak, gimana ini orang mau dipercaya kalau janji aja gak pernah ditepati. Hal itu yang buat aku sangat sakit hati, sebenarnya aku ingin marah tapi aku gak punya hak lebih untuk itu.

Dan setelah beberapa bulan dia menghilang lagi, seperti biasa di setiap hari Raya Idul Fitri aku selalu mengundang keempat sahabatku untuk hadir tapi sayangnya semenjak tamat sekolah kami mulai berpisah Rere ikut Abangnya ke Jawa Barat, Morii ikut Bibiknya ke Banten, Mia ngelanjut kuliah di Medan. Dan hanya aku dan Billa yang masih tinggal berdekatan.
“Bill, datang ya seperti biasa lebaran?” Ucapku.
“Iya, pasti! eh semalam Dika bilang mau ikut.”jawabnya.
Sontak aku terkejut dia mau datang, tapi ah paling gak jadi pikirku. Yang bener aja dia bener datang dengan Billa aku hanya diam selama dia datang kami tak berbicara sepatah kata pun. Aku gak tau kenapa saat ngelihat dia aja aku masih suka deg degan.

Dan benar tebakan aku pasti entar malam dia sms lagi, ya emang benar dan komunikasi kami cukup lancar sampai sekarang, jujur kali ini setiap kata manisnya buat aku semakin luluh gak sama dengan biasanya. Aku mulai terbiasa dengan sifatnya dan juga aku semakin nyaman dengan dia. Dia nyatain perasaannya walau kadang aku suka bingung dia serius atau bercanda yang sekedar menghibur dirinya sendiri, dan kata-kata yang semakin buat aku luluh, meski setiap janjinya untukku belum ada yang bisa dia buktkan.
“Kalau semua memang benar, kenapa hanya di ucapkan melalui tulisan. Kenapa gak ucapkan langsung aja?” Tanyaku.
“Sabar, tunggu saja waktunya.” Jawabnya sederhana.
“Jangan bandel ya, jaga hatimu untukku.” Pesan yang kuterima dari dia si raja gombal. Aku juga tidak tau maksud perkataan itu, kejujuran atau hanya kebohongan seperti sebelumnya, yang pasti aku merasa saat ini dia berbeda.

Dan untuk sekian kalinya aku masih ingin menunggu janji darinya, walau sampai sekarang diriku sendiri masih sering menghujaniku dengan segudang pertanyaan, apa hanya aku yang terlalu bodoh mempercayai dia lagi atau aku yang terlanjur suka dengan dia. Yang pasti ini menjadi janji terakhir yang aku tunggu darinya jika ini juga kebohongan aku sudah lelah dan untuk selanjutnya aku menyerah karena aku hanya wanita biasa yang juga punya perasaan.

Cerpen Karangan: Feny Sahara
Blog / Facebook: FY
Bingung mau nulis apa ehh malah ingat si dia sebuah cerita yang aku alami sendiri bahkan sampai sekarang ini.

Cerpen Aku Nanti Janji Darimu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tahan Dulu Untuk Jatuh Cinta

Oleh:
Pertama melihatmu. Kau sudah membuatku tertarik. Kau terlihat begitu menarik. Kau seperti berbisik, berbisik pada ku untuk menyukaimu. Aku tak perlu tau siapa namamu, melihatmu dari kejauhan saja sudah

Putus Cinta 6 Jam

Oleh:
Risky dan Olivia adalah sepasang kekasih yang baru jadian 2 minggu yang lalu. Olivia adalah seorang gadis manis dan cerdas yang telah jatuh cinta kepada seorang laki-laki tampan. Mereka

Kapok Jadi Playgirl

Oleh:
Liburan telah usai, semua siswa maupun siswi SMA Harapan Nusa masuk sekolah dengan ceria terkecuali Rasha. Entah kenapa pagi itu dia nampak kurang semangat masuk sekolah. “Hay Sha, kok

Nino’s Story

Oleh:
Seperti biasa, Nino menyapa siapa saja yang dia lihat saat akan menuju kelas dengan senyum yang lebar. Dia memang sosok yang ceria dan ramah. Idola di sekolahnya. Sangat sempurna,

I’m Lucky

Oleh:
Aku mengendarai sepeda motor kesayanganku dengan kecepatan penuh. Bagai kendaraan tempur bertenanga turbo, aku melaju membelah jalanan kota kelahiranku ini. Aku memasuki pelataran parkir yang sudah penuh dengan motor

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *