Antara Kau dan Aku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 5 October 2013

“Kak. Tungguin dong” ujar michele
“lelet amat sih kamu, chell!” ujar kak bagas
“sorry kak, aduuhhh… kaki ku keseleo kak” ucap michele sambil memegang kaki kirinya
“keseleo…? tuh kan tadi kakak udah bilang jangan ikut, eh kamu malah ikut!” balas kak bagas dengan nada sedikit meninggi
“sorry, kak” ucap ku sambil sedikit mengelus-elus kaki kiri ku
“sini biar kakak obatin” balas kak bagas lagi sambil menyentuh kaki kiri ku
“kreakk” bunyi kakiku terdengar agak keras
“aaaaaaa, sakittt kak” teriak michele menjerit kesakitan
“udah, selesai, lebih bak kamu pulang aja, biar kamu dijemput sama teman kakak aja” Ujar ku kepada michele
“terus kakak?” tanya michele
“udah, diem aja chel” ujar kak bagas yang mungkin agak kesal sama michele sambil menekan handphone, tak lama kemudian
“halo”
“zakk, lu ada dimana?”
“gue ada di di rumah nih”
“lo cepet kesini, ke jalan camar samping nya toko mebel”
“siap, bro”
“buruan”
“iya, bos”
“ya udah” ucap kak bagas mengakhiri
Kamu tunggu bentar disini, nanti si zakki bakal kesini nganter kamu pulang,
“whattt, kak zakki?” ucap ku kaget
“iya, kenapa?” tanya kak bagas
“ehh, gak kenapa kenapa kok kak” ujar ku agar ia tak lebih mengintrogasikan ku lebih
“oh.. ya udah ” jawab kak bagas simple

Oh iya kenalin nama ku michele, yang aku panggil kak tadi itu sebenarnya bukan kakak ku loh, dia kakak angkat ku, kakak kandung ku perempuan namanya chelsea, sekarang dia lagi ada di jepang, oh iya kak bagas itu sebenarnya punya perasaan sama aku, tapi aku cuek aja, kak bagas itu playboy, tau gak kenapa aku maksa ikut, oke

Flashback
pagi pagi, aku baru aja buka jendela kamar ku, kamar ku di lantai 2, waktu itu aku denger kak bagas ngomong sama cewe’, gak tau siapa namanya
“gas, udah deh, lo gak usah ngeles lagi” ucap wanita itu sambil memutuskan kalung liontin dari lehernya dan melempar nya ke muka kak bagas
“aww, tapi shin” ucap kak bagas sambil mengelus-elus dahinya
“udah mulai sekarang kita PUTUS” ucap cewek
“tapi shin, aku bisa jelasin” ujar kak bagas
“gak ada yang perlu di jelasin gas, dasar playboy” ucap wanita itu yang tak lama kemudian pergi
“shiN…TYYYAAAA” teriak kak bagas lumayan kedengeran di lantai dua
“arghhhhh, sial, ntar sore gue harus ke rumah dia” ucap kak bagas
Ya aku ngotot ikut buat ngebela tuh cewek, kan kasian juga. Emang sih mungkin bagi kak bagas nyari pacar itu gampang, ya wajarlah cewek mana yang gak mau sama orang mirip bule, udah ganteng, postur tubuh nya tinggi, rambut nya hitam, kulit nya putih, hidung mancung. Tapi kan percuma aja pacaran sama cowok playboy meski ganteng.

“sreeettt… tinnn” suara motor kak zakki
“hei, zakk.. lama banget sih?” ucap kak bagas sambil berjalan mendekati
“hehe, sory mas bro, tadi di rumah gue macet dikit” ucap kak zakki
“emang kenapa lo manggil gue kesini?” tanya kak zakki lagi
“cepet lo anter adek gue pulang ke rumah” ucap kak bagas
“oke deh mas bro” ucap kak zakki membopong michele naik ke motor nya
“tanks bro” ucap kak bagas yang kemudian berlari berlawanan arah

“kakinya kenapa dek?” tanya kak zakki memecah keheningan selama perjalanan
“keseleo, kak” jawab ku
“oh..” ucap kak zakki
Suasana hening kembali menghampiri
“oh ya kak, boleh minta no hape nya gak?” tanya ku
Tak ada jawaban darinya, aku hanya bisa cemberut selama perjalanan.

Kini sampailah aku di rumah, ia menurunkan aku dari motornya, lalu menggendong ku. Detak jantung ku semakin tak beraturan di buatnya.
“ting nong.. ting nong” ia memencet bel di samping pintu rumahku
“iya, sebentar” jawab seseorang dari dalam rumah.
“eh michelle, ayo masuk-masuk” ajak orang itu
“kamarnya michelle dimana tante?” tanya kak zakki yang masih menggendong ku
“taruh di sofa sini aja” ucap wanita itu yang tak lain adalah mama ku
“aduuhh” ucap ku saat kaki ku di pegang oleh mama
“tante, saya pulang dulu ya” kata kak, zakki berpamitan dan setelah itu berjalan keluar, mamaku mengantarnya sampai pintu depan.

Aku berjalan perlahan di lorong-lorong koridor sekolahku, “kak.” panggil seorang anak berkaca mata,
“iya dek” ucap michelle
“minta nomer nya boleh gak” ucap anak itu sambil mengeluarkan hape BB nya
“nomer? Nomer hapenya pakai apa?” tanya michelle yang ragu ragu untuk memberi kan nomernya ke si anak kecil
“emhh” ucapnya
“kenapa?” tanya michelle
Aku menatap sorotan mata nya yang dari tadi seperti melihat seseorang, hingga akhirnya aku melihat sesorang cowok yang juga berkaca mata, cuman ini kereeen badai,
“ini dek 085*******” ucap ku sambil tersenyum dan segera pergi meninggalkan anak itu sebelum anak itu mengucapkan terimakasih

Cerpen Karangan: Afifah Atthahirah
Facebook: Afifah Atthahirah & Afifah Aththiroh
Kenalkan nama ku afifah atthahirah follow twitter ku @ifah_999

Cerpen Antara Kau dan Aku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Strong Like Me

Oleh:
Dug, suara benda yang jatuh ke lantai. “haha, kamu pikir bisa jadi kayak kita?”. “ngaca dong”. rasti cuma bisa diam, dari ujung matanya sebenarnya dia mau menangis. “Stevan kamu

Cinta Lain Kali (Part 1)

Oleh:
Ku pencet LED watch warna biru tua yang melingkar di tangan kiriku, ternyata waktu telah menunjukkan pukul 06.45, artinya hanya ada waktu 15 menit untuk pergi ke sekolah. Bagaimana

Tolong

Oleh:
“Toloooong!” Terdengar teriakan dari dalam rumah Hasan. Satria bergegas berlari menuju rumah Hasan bersama beberapa tetangga. “Ada apa San?” Tanya Satria. “Hahahaha tidak ada apa-apa Satria, aku tahu kamu

Cokelat Cinta dari Kak Andra

Oleh:
“Vankaaa..!! Ke sini kamu, cepat!” Teriak Raisya. “Ada apa sih Ra? Nggak usah teriak-teriak juga bisa kan?!” Tanyaku ketus. “Ya deh, maaf Van. Gini Van, aku mau cerita sama

Puisi Yang Sering Kamu Ledekin

Oleh:
Dia Sebuah anugerah Tuhan yang terindah jika aku memilikinya. Namun aku tak dapat meraihnya. Aku hanya bisa memilikinya dalam angan. Dia yang terlalu dekat. Dia juga yang terlalu jauh.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *