Festival Layangan Sawangan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 21 January 2023

Pada sore hari tepatnya hari sabtu aku dan teman temanku membuat layangan di rumahku. Sebelum membuat layangan aku dan teman teman mencari bambu di hutan. Setelah menemukan bambu aku dan teman teman bergegas memotong bambu itu lalu dibersihkan dari daun dan ranting ranting yang masih menempel di bambu. Setelah bersih aku dan teman teman membawa bambu itu pulang untuk dibelah manjadi beberapa potong. Setelah sampai rumah dan dipotong aku dan teman teman mambagi tugas, ada yang menghaluskan bambu dan ada yang menimbang berat bambu dan ada juga bagian mengukur panjang pendek bambu.

Setelah semua sudah siap untuk dirakit aku dan teman teman menyiapkan alat dan bahan untuk merakit bambu menjadi layangan sawangan. Setelah bahan bahan sudah terkumpul aku dan teman teman mulai membuat kerangka layangan sawangan. Setelah setengah jadi aku dan teman temanku mendapat informasi bahwa ada festival layangan yang berhadiah sepeda gunung untuk juara 1, juara 2 mendapatkan uang setunai Rp 600.000,00 dan untuk juara 3 Rp 300.000,00. Bertepatan di desa sebelah yang diadakan besok pada hari minggu siang jam 2.

Lalu aku dan teman teman bergegas mencari panitia festival untuk mendaftarkan. Setelah bertemu si panitia saya bertanya

“Berapa harga pendaftaran festival layangan?”
“Seharga Rp 50.000” jawab si panitia.”

Kemudian saya dan teman teman mengumpulkan uang untuk mendaftar. Setelah deal ikut festival saya dan teman teman kembali pulang untuk melanjutkan membuat layangan sawangan yang sudah setengah jadi karena festival diadakan pada hari minggu. Setelah selesai jadi kerangka malam pun tiba dan teman temanku pulang.

Pada waktu malam teman temanku berkumpul ke rumahku.

“Ada apa kok rame rame?” tanyaku.
“Yaa melanjutkan membuat layangan kan besok udah minggu” jawab teman temanku.
“Boleh, bentar aku ambil kerangkanya sama bahan bahannya dulu” jawabku.
“Ini layangannya tinggal menyampuli dan dihias” jawabku.

Malam itupun mereka mulai menempelkan plastik dari atas sampai bawah dan di beri lem pada pinggir pinggir atau sudut kerangka. 1 jam berlalu akhirnya layangan sawangan sudah tertempel sampul plastik yang berwarna hitam. Mereka menunggu agar lemnya kering merata supaya tidak melupas plastiknya. Setelah kering aku dan teman teman menggunting plastik yang lebih dari luar kerangka layangan sawangan. Setelah semua tidak ada plastik yang keluar dari kerangka aku dan teman teman mulai berdiskusi untuk menentukan warna dan hiasan untuk layangan sawangan. Akhirnya temanku mendapat petunjuk

“Bagaimana kalau warnanya putih dan hiasannya bergambar beruang?” tanya temanku
“Jangan kalo warna putih kurang cocok sama layangan yang bersampul hitam apa lagi gambar beruang itu juga kurang cocok karena beruang sulit untuk membuat polanya!” jawabku
“Benar juga apalagi beruang dengan warna putih keliatan kurang pas!”

“Gimana kalau gambar kepala naga dengan warna hijau, putih dan merah?” tanya temanku
“Boleh apalagi naga gambar yang bagus, apa kamu bisa membuat pola?” tanyaku
“Waduh kalo gambar aku kurang bisa apalagi kalo gambar kepala naga!” jawab temanku
“Gambar apa yaa yang mudah tetapi ada unsurnya?” tanyaku

ADVERTISEMENT

“Gimana kalo dihias dengan gambar batik karena ada unsur melestarikan batik?” tanyaku
“Boleh juga, batik tumbuhan aja gimana dengan warna coklat, putih dan hijau?” jawab temanku
“boleh juga tuh, apalagi tumbuhan agak mudah untuk membuat polanya!” jawabku
“boleh, gimana yang lain apakah setuju dengan hiasan batik tumbuhan dan warna coklat, putih dan hijau?” tanya temanku
“Setuju setuju setuju setuju!” jawabku dan teman teman.

“Oke setuju semua yaa gimana kalo kita cari gambarnya di internet?” tanyaku
“boleh juga lagian kalo di internet kan banyak pilihannya!” jawab temanku

Setelah beberapa menit mencari gambar akhirnya aku dan teman teman menemukan pola gambar yang bagus. Akhirnya Aku dan teman teman membagi tugas ada yang bagian membuat pola, ada yang bagian memegangi layangan agar pola gambar tidak ada yang miring, dan ada juga yang bagian memegangi hp agar yang membuat pola tidak sulit untuk melihat. Setelah 1 jam berlalu akhirnya pola gambar batik tumbuhan sudah jadi tinggal diberi warna yang sudah di tentukan. Aku dan teman teman menyiapkan wadah untuk cat dan kuas. Setelah semua cat sudah siap aku segera mengganti dari kaleng ke wadah. Setelah semua cat sudah siap digunakan aku dan teman teman membagi tugas lagi ada yang menebali pola dengan cat warna hitam, ada yang memberi warna yang telah ditentukan, ada juga yang bagian menginstrusikan warna apa aja yang diperlukan agar yang bagian memberi warna tidak lagi tanya tanya atau bingung.

Akhirnya gambar batik tumbuhan sudah jadi tepat pukul 10 malam, aku dan teman teman segera beres beres karena sudah malam dan pulang ke rumah masing masing. Sebelum pulang aku dan teman teman menaruh layangan dengan cat yang masih basah ke ruang terbuka agar cat bisa mengering tepat pada pagi hari. Setelah ditaruh ke ruang terbuka teman temanku bergegas pulang karena tidak sabar untuk mencoba menerbangkan layangan sawangan pada pagi hari sebelum memasuki festival layangan sawangan. Pagi pun tiba aku segera mandi sebelum teman temanku datang untuk mencoba layangan sawangan. Setelah mandi dan ganti baju pas banget teman temanku mulai datang pukul 7 pagi, aku segera keluar dan mengambil layangan sawangan di ruangan terbuka.

Setelah mengambil aku dan teman teman segera memasang tali goci untuk menggabungkan tali. Setelah terpasang aku dan teman teman mencoba layangannya apakah serong atau tidak bisa terbang tinggi. Aku dan teman teman segera menuju ke lapangan untuk menerbangkan layangan sawangan. Aku bagian memegang layangan dan teman teamnku bagian menarik layangan. Setelah terbang cukup tinggi ternyata layangan sawangan tidak serong, aku dan teman teman merasa senang. Terlihat mengkilat di udara warna hijaunya karena terkena pantulan sinar matahari. Setelah menerbangkan layangan cukup lama aku melihat jam hp ternyata sudah jam 11. Aku dan teman teman segera menurunkan layangan untuk datang ke festival layangan. Setelah layangan turun temanku segera menggulung tali dan bergegas pergi ke festival layangan.

Sampai di tempat festival pukul 1 yang belum banyak orang datang, aku dan teman teman menunggu peserta lainnya sambil mengecek plastik layangan apakah ada sobek. Setelah jam 2 akhirnya peserta banyak yang mulai datang dan panitia telah memulai festivalnya. Aku dan teman teman segera menerbangkan layangan ke udara. Setelah semua layangan sawangan peserta sudah terbang semua panitia mulai mencari siapa yang pantas mendapat juara 1, 2, dan 3. Setelah semua layangan sudah di cek oleh panitia peserta di harap menunggu keputusan panitia. Setelah menunggu beberapa lama akhirnya panitia menentukan siapa yang mendapat juara 1, 2, 3 tepat pukul 4 sore semua peserta di harap mengumpul ke tempat panitia.

Setelah semua peserta mengumpul panitia mulai mengumumkan siapa pemenangnya dan yang mendapat juara 1 adalah layangan dengan tema batik tumbuhan. Juara 2 dan 3 diraih oleh kampung sebelah. Aku dan teman teman merasa senang dan bangga atas keputusan panitia yang menjuarakan 1 layangan aku dan teman teman yang bertema batik tumbuhan. Akhirnya aku di panggil untuk sesi berfoto atas juara 1, 2, dan 3. Setelah berfoto aku dan teman teman membawa pulang sepeda gunung untuk mencoba bersama sama.

Cerpen Karangan: Mochammad Sahrul Alamsyah

Cerpen Festival Layangan Sawangan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hari Sial Sang Juara

Oleh:
Latihan malam ini sudah selesai. Semua atlet yang dibimbing di Pelatihan Bulutangkis Mutiara Bandung kembali ke asrama. “Woi bangun!!!” teriak salah satu atlet yang tidak sengaja melihat Cici yang

Singkat Cerita di Lapangan

Oleh:
Hari ini hari senin, tak seperti biasanya aku merasa semangat sekali hari ini. Aku tidak sabar untuk melaksanakan upacara hari ini. Ini aneh lagi, biasanya aku paling malas jika

Boarding Love On (Part 1)

Oleh:
Ini adalah langkah awal bagiku untuk kembali menata dan merancang masa depanku, dan ini adalah saatnya aku untuk menghabiskan masa remajaku dengan berjuta cerita yang akan menjadi memori terindah

Permainan Menyebalkan

Oleh:
“Ngapain sih?” Tanya Aku kesal “Udah ayo! Kita ‘kan udah biasa main ini!” Timpal Niko “Gue enggak mau lagi ah! Gue trauma, masa kemaren gue tantangan disuruh bilang love

Sakit Pada Masanya

Oleh: ,
Pada waktu saya kelas 2 SMP, saya menyukai seroang anak laki-laki yang bernama Edo. Pada waktu istirahat aku bersama Rani dan Nia pergi ke kopsis untuk membeli makanan/minuman Karena

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *