Hampir Gagal On Air

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 17 January 2017

Rika namanya. Duduk di bangku kelas 12 SMA dan sekarang sedang mempersiapan diri untuk menghadapi UN yang tinggal menghitung minggu. Meskipun begitu, UN yang sering kali menjadi momok bagi setiap pelajar tidak lantas membuat Rika meninggalkan hobi yang menjadi kegemarannya, yaitu bermusik. Disela-sela jadwalnya yang padat, Rika masih menyempatkan untuk menghibur dirinya lewat petikan gitar yang keluar dari jari-jari lentiknya. Memang Rika sangat menyukai alat musik yang satu ini. Dia mulai belajar memainkan gitar secara autodidak sejak usianya 12 tahun.

Sekarang ini, Rika dan teman sekelasnya mempunyai band sendiri yang dibentuk sejak mereka duduk di kelas 10. Band itu terdiri dari Rika sendiri sebagai gitaris, Nyoman sebagai drumer, Riko sebagai bassis, dan Nina sebagai vokalis. mereka sering berlatih baik itu di Sekolah ataupun di luar sekolah. Tetapi, selama hampir 3 tahun ini, band mereka belum pernah tampil secara terbuka di berbagai event. Kesibukan yang dimiliki masing-masing dari mereka dan memang mereka berempat sengaja belum unjuk gigi ke hadapan orang banyak karena Rika dan kawan-kawan sedang merencanakan proyek pembuatan lagu yang sudah mereka pikirkan sejak band dibentuk. Mereka ingin memiliki sebuah grup band mandiri yang mampu membuat lagu sendiri, walaupun band mereka bisa dibilang masih amatir. Visi dan ide ini yang menjadikan mereka tidak terburu-buru tampil perdana dengan membawakan lagu orang lain seperti band-band pada umumnya.

Tibalah waktu pelaksanaan UN yang diadakan serentak di seluruh Indonesia. Rika dan seluruh siswa setingkat SMA pun mengikuti UN yang rutin dilaksanakan tiap tahunnya. Dan biasanya, setelah para siswa mengikuti UN dan serangkaian kegiatan akhir Sekolah, akan dibarengi dengan event wisuda kelulusan siswa. Di Sekolah Rika pun diadakan wisuda kelulusan bagi siswa kelas 12 yang telah menempuh pendidikan selama hampir 3 tahun. Rika dan teman-teman bandnya pun sepakat tampil untuk pertama kalinya di acara wisuda kelulusan sekolah mereka. Sekaligus untuk membawakan lagu ciptaan band mereka sendiri yang sudah lama mereka buat dengan susah payah.

Dan akhirnya, saat itu pun tiba. Wisuda kelulusan di sekolah Rika diadakan di gedung aula yang megah dan besar lengkap dengan dekorasi yang indah dan menarik. Rika dan teman-teman bandnya pun sudah mempersiapkan diri untuk tampil pertama kali di hadapan teman-teman mereka sendiri. Tetapi, entah mengapa Rika mendadak panik setelah menerima telepon dari Nina sang vokalis. Rika mendapat kabar kalau Nina kemungkinan besar tidak bisa hadir diacara wisuda kelulusan dan tidak bisa tampil bersama-sama bandnya, karena dia mendadak sakit malam hari sebelumnya. Rika, Nyoman, dan Riko pun bingung harus bagaimana nantinya saat mereka tampil dalam formasi yang tidak lengkap. Dan akhirnya, mereka memutuskan untuk tetap tampil meski tanpa Nina. Posisi Nina pun digantikan oleh Rika yang bermain gitar sekaligus sebagai vokalis. memang selain berbakat dalam memainkan gitar, rika pun juga punya bakat lain yaitu menyanyi.

Dan tibalah giliran band Rika tampil di atas panggung untuk menghibur semua temannya. Tiba-tiba, Nina yang sebelumnya dikabarkan sakit dan tidak bisa tampil di acara wisuda kelulusannya masuk ke aula dan berjalan menuju panggung dengan wajah yang masih pucat. Semua orang pun melihat ke arah Nina dan tak lama kemudian semua yang hadir di acara wisuda itu pun langsung bertepuk tangan menyambut Nina. Rika, Riko, dan Nyoman pun turun dari panggung dan menghampiri Nina. Mereka berempat pun berpelukan dan meneteskan air mata haru. Seisi aula pun ikut menangis haru dan suasana yang meriah seketika berubah menjadi hening.

Setelah cukup lama berpelukan, Rika dan tiga sahabatnya menuju ke atas panggung kembali untuk melanjutkan giliran tampil mereka. Semua orang di acara itu kembali bertepuk tangan sambil meneriakan nama masing-masing dari Rika, Nina, Riko, dan Nyoman. Sebelum Rika dan bandnya tampil, Nina terlebih dahulu meminta maaf kepada semua temannya karena dia tidak bisa mengikuti acara wisuda sejak awal dan tidak akan ikut tampil bernyanyi bersama bandnya karena kondisinya yang masih belum begitu fit. Tetapi dia akan tetap berada di atas panggung untuk mengiringi tiga sahabatnya tampil membawakan lagu ciptaan mereka sendiri dari hasil kerja keras mereka selama ini. Akhirnya semua pun berjalan lancar sampai acara selesai dan peristiwa mengesankan ini tidak akan terlupakan oleh semua yang hadir di acara itu.

Cerpen Karangan: Fajar Dwi Al Aziz
Facebook: Fajar Dwi Al Aziz

Cerpen Hampir Gagal On Air merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku Putri Aurella

Oleh:
“Morning, Putri” Oh sialnya dia lagi yang nongol dengan memanggilku seperti itu. Awalnya aku ingin menghindarinya sebab ia memperolokku dengan memanggilku ‘Putri’. Tidak ada salahnya memang, sebab semua orang

Phira

Oleh:
Phira gak suka sama yang namanya keributan, dia benci sama orang yang suka main kasar, dan benci sama orang yang main otot daripada otak. Tapi hari ini, tanpa sengaja,

Menulis Kehidupan Ku (Part 1)

Oleh:
Setiap orang yang terlahir di dunia ini tentu diiringi dengan bakatnya masing-masing karena bakat tersebutlah yang menjadi arah dan tujuan dalam hidupmu. Kata-kata ayahku tersebut sering kali terngiang dalam

Fara Sahabatku

Oleh:
Teet…!! tanda suara bel masuk terdengar di telinga kami yang masih berada di luar kelas. Karena takut dimarahi oleh pak Ratno, guru matematika kami yang killer, aku dan teman-teman

Salting Membawa Petaka

Oleh:
Sabtu di minggu ini, tidak seperti biasanya kami semua wajib untuk datang ke sekolah. Karena di sekolah kami sedang mengadakan acara sejak hari kamis yang lalu. Tepatnya sejak tanggal

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *