Hari Kebahagiaanku Setelah Bagi Rapor

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 21 July 2018

Hai! Namaku Viana Priska Denira. Panggil aja Ana ya. Aku kelas VIII di sebuah SMP.

Hari ini aku bagi rapor loh. Aku lumayan ketakutan karena semester sebelumnya aku menurun drastis sekali. Bagaimana tidak? Waktu itu aku peringkat 2 di kelas VII dan turun ke peringkat 10 di semester 1 kelas VIII. Lumayan jauh kan?

Aku ketakutan jika aku menurun lagi. Apalagi sampai keluar dari 10 besar, aduh mampus aku. Aku pasti akan disuruh putus sama pacarku yang bernama Harry Prasetyo. Dan juga, handphoneku akan dijual supaya aku tidak bisa berkomunikasi dengan Harry.

Yap, ini saatnya mamaku mengambil raporku yang aku tidak tahu apa isinya. Aku khawatir sekali.
“Selamat pagi, Bu Nisa.” sapa mamaku dan aku.
“Selamat pagi, Ana, Bu Afi. Silakan duduk.” ucap bu Nisa.
“Baik, Bu.” ucapku.

“Ana, menurutmu bagaimana nilaimu?” tanya bu Nisa.
“Saya tidak yakin, Bu.” ucapku minder.
“Menurut bu Afi?” tanya bu Nisa.
“Saya juga tidak yakin kalau nih anak bakalan naik.” ucap mamaku.
“Baiklah, Ana mengalami peningkatan yang lumayan. Dan yang lebih mengejutkannya lagi, Ana bisa peringkat 1.” ucap bu Nisa.
“Apa!!! Puji Tuhan! Makasih, ya Tuhan. Engkau sudah mengabulkan doaku. Makasih, ya Tuhan.” pekikku girang.
“Apakah benar, bu Nisa?” tanya mamaku.
“Benar sekali. Selamat ya, Bu Afi, Ana.” ucap bu Nisa.

Setelah berbincang-bincang dengan bu Nisa, aku dan mamaku pun pulang ke rumah. Besok harinya, mama berkata kepadaku.
“Ana, sini. Mama mau ngomong sama kamu.” ucap mamaku.
“Ada apa ya, Ma?” tanyaku.
“Kamu nggak nyontek kan?” tanya mamaku.
“Ya nggaklah, Ma. Nggak bakalan aku menyontek.” ucapku.
“Baiklah, Ana. Mama sudah menentukan sebuah hukuman untuk kamu.” ucap mamaku.
“Hah!!! Ada hukumannya juga? Ayolah, Ma. Kan aku dah berusaha mendapatkan peringkat satu, Ma. Masa aku harus diberi hukuman.” kesalku.
“Wajib! Titik. Gak pake koma-komaan. Hukumannya adalah… Kita akan liburan ke Singapura. Jadi, sekarang kamu berkemas-kemas.” ucap mamaku.
“Hah!!! Yang bener, Ma. Makasih ya, Ma.” ucapku.
“Iya. Dah, cepat kemas-kemas.” ucap mamaku.

Akhirnya, aku menyelesaikan masa liburanku di Singapura. Asyik banget deh pokoknya.

Cerpen Karangan: Dhycia DhyneCia
Blog / Facebook: Dhycia DhyneCia

Cerpen Hari Kebahagiaanku Setelah Bagi Rapor merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


I Just Love For You

Oleh:
Sembari duduk di bawah pohon tua yang kokoh nan berdaun riang, membuat perasaanku terasa lebih baikan dari sebelumnya. Akhir-akhir ini setelah pulang sekolah, aku tidak ingin cepat pulang ke

Antara Cinta dan Persahabatan

Oleh:
Cinta itu bisa datang kapan saja, terkadang hati ini bingung untuk memilih cinta ataupun persahabatan. Banyak orang lebih memilih orang yang dicintainya dibandingkan memilih sahabat. Cinta juga bisa membutakan

Mentari Berkabut

Oleh:
Pagi itu suasana hari sangat cerah, seperti hatiku yang sedang berbahagia mendapatkan hadiah dari sang ayah, hadiah yang sangat aku idam-idamkan hadiah yang tidak akan pernah aku lupakan dan

Puisi Sedih Untuk Thara

Oleh:
Sore itu, angin tak seperti biasanya, ia berhembus dengan sangat tenang. Sore itu seorang wanita berpakian serba hitam berjalan menuju sebuah pemakaman umum. Dia berjalan menyusuri setiap petak tanah

FREE!!

Oleh:
Aku hanya ingin berenang gaya bebas. Yah perkenalkan namaku Ardi Shaputra panggil saja Ardi. Aku bisa dibilang penggila berenang gaya bebas. Aku mempunya tim yang sangat hebat. Aku tidak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *