Hati Ku Berkata, Dia Istimewa

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 23 February 2016

Semua berawal dari pagi itu, pagi yang cerah dihiasi dengan senyuman yang indah. Aku bahagia karena hari ini adalah hari pertamaku duduk di bangku SMA. Dengan sekolah baru, kelas baru, seragam baru, guru baru, dan teman-teman yang baru. Tetapi bukan berarti melupakan yang lalu. Malika Senja, panggil saja aku Senja. Aku sangat gemar membaca, saat ini aku berusia 15 tahun. Pagi ini, aku tampak kebingungan mencari kelas baruku.

“Dimana yah kelas VII D?” ucapku terus berjalan sambil menengok kanan kiri hingga tak sadar ada seseorang berjalan di hadapanku.
“Aaww!!” dan aku terjatuh.
“Sorry, please!” ucap seseorang sambil menjulurkan tangannya untuk membantuku.
“Iya gak apa-apa,” ucapku dan sibuk merapikan baju tanpa melihat seseorang itu.
“Kamu anak baru?” tanyanya aku langsung mengangkat wajahku.
“Apa aku sedang bermimpi? Jika tidak maka aku harus mencubit tanganku.” batinku dan aku mencubit tanganku, terasa sakit. Berarti aku tidak bermimpi, ini nyata! Siapa dia?

“Hei, kok diem aja? Kamu marah ya?” tanyanya.
“Oh, nggak kok,” ucapku gugup.
“Namaku Alif kelas 8 B, kamu?”
“Ehh, aku Senja,” Ia hanya tersenyum, dan senyumnya begitu indah, sebenarnya aku ingin menanyakan kelas VII D padanya, tapi aku tak berani.
“Oh iya, kamu lagi nyari apa tadi?” tanya Alif.
“Aku lagi cari kelas 7 D Kak!” ucapku. Ia tersenyum lagi, semakin membuatku malu.
“Ayo ikut aku.” ajaknya, aku pun mengikutinya.

“Ini kelas kamu, dan ini nomor hp-ku!”
“Hah? Tapi, buat apa?”
“Ehh, udah bel aku masuk ke kelas dulu ya, bye!!!” ia langsung berlari pergi.
Aku tak tahu apa yang terjadi padaku, tapi sejak tatapan pertama itu, aku mulai merasakan bahwa aku telah mencintainya. Alif Nugraha, bagiku kamu adalah laki-laki yang paling istimewa. Kamu mampu mengubah duniaku, yang dulu gelap menjadi berwarna. Aku bahagia bisa mengenalmu.

The End

Cerpen Karangan: Sitti Hotipah
Facebook: Tifah Bstarz

Cerpen Hati Ku Berkata, Dia Istimewa merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ketulusan Kasih Sayang

Oleh:
Kini pertama kalinya ku merasakan perhatian dan kasih sayang dari orang yang menurut ku gak penting. Ya, dulu aku menganggap dia hanya angin berlalu. Aku tidak yakin pada saat

Senyuman Yang Menyakitkan

Oleh:
“Lihat! Mereka bertiga!” Tunjukku yang sedang berada di lantai dua sekolahku. “Kalo sudah lihat terus ngapain?” Jawab polos temanku dengan Eyww ingus cap one nya tepat berada di terowongan

Kalian (Dika, Novi) Part 1

Oleh:
“Dika!!!” suara itu sangat jelas terdengar… Dia menyebut namaku… Kudengar itu dari belakangku, kutolehkan kepalaku ke belakang… Dan kulihat itu adalah dia, ya… Dia.. Namanya novi… Dia… “Lo ngerok*k

Makna Dibalik Selembar Daun

Oleh:
Siang itu, Raskia terlihat sebal. Ia melangkahkan kakinya menuju rumah yang jaraknya tak jauh dari sekolah. Didampingi sahabat baiknya Tasya, Raskia bejalan terngopoh-ngopoh dengan wajah cemberut. “Untuk apa sih,

Hati Untuk Menyimpan

Oleh:
Manusia terlahir mempunyai hati, namun membutuhkan pikiran untuk mengendalikannya. Manusia juga terlahir mempunyai jiwa, namun membutuhkan perasaan untuk mengendalikannya. Dan meskipun hati dan jiwa itu tidak dikendalikan, tetap saja

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *