Menghias Cakrawala

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 13 September 2017

Namaku Lita Iwayan, aku berasal dari Bali. Ayahku pun juga berasal dari Bali, tetapi ibuku berasal dari Jogja. Karena perbedaan dari keduanya, kini banyak orang yang memandang wajahku, blasteran Jogja-Bali.

Sedari kecil, kegemaranku ialah melukis. Hingga saat aku menginjak usia 17 tahun, ayah dan ibuku memasukkan aku ke sebuah sekolah yang bernama “Penta Alengka”. Tempat di mana orang orang yang ingin menyalurkan bakat lukisnya dan ingin menjadi seorang pelukis, seperti halnya aku.

Di tempat tersebut banyak sekali anak remaja seusiaku yang berasal dari luar pulau hingga mancanegara. Di tempat itu pula, aku ditempatkan di kelas eksklusif yakni kelas yang bernama “Apande”, di kelas tersebut aku mengenal satu anak yang sejenis denganku bernama Puandhi, yang berasal dari Papua.

Selama 1 bulan lamanya, keakraban kami terjalin baik, ya karena sifatnya yang ramah dan tidak egois layaknya remaja seumuran kami. Pernah, kami menciptakan angan angan menjadi seorang pelukis handal, kami ingin bisa melukis indahnya dunia, alam semesta, serta mencoretkan tinta beraneka warna pada sebuah kanvas. Dan kami ingin, suatu saat nanti hasil karya kami dapat kami eksplore ke mancanegara.

“Oh Tuhan betapa bahagianya orangtua kami, jikalau kami bisa mewujudkan impian terbesar kami ini. Kami ingin lukisan hasil dari tangan kami ini, tidak dipandang sebelah mata. Kami ingin dunia bisa melihatnya.” Itulah impian yang terngiang dalam benakku.

3 tahun telah berlalu…
Aku telah berhasil menyelesaikan studiku selama bersekolah di “Penta Alengka”, begitupun dengan teman seanganku, Puandhi. Sekarang dia telah mewujudkan impiannya yakni menjadi seorang pelukis di “Ambaras Tanwa”, Papua.

Ternyata Tuhan tidak tidur, Tuhan telah mengabulkan doaku bersama Puandhi. Senasib sama dengan Puandhi, kini impian terbesarku telah terwujud. “I Love God” bisikku dalam hati.

“Terimakasih Tuhan atas alam semesta yang tiada taranya ini, terimakasih atas pertolonganMu yang telah menciptakan imajinasi yang datangnya dari pikiran kami, serta terimakasih pula engkau telah menciptakan cakrawala yang dapat aku imajinasikan dengan sebuah kanvas.”

Dan itulah karya terbesar Tuhan padaku…

Selesai

Cerpen Karangan: Nanda Dwi Irawan
Facebook: Nanda Dwi Irawan
Alamat: Jalan Mayangsari Selatan 1 Rt 11/Rw 02
Pin BB: D1001856

Cerpen Menghias Cakrawala merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Manisnya Cinta Bersama 3 PPL

Oleh:
Centil, sok akrab dan mudah jatuh cinta merupakan karakter yang dimiliki Rara. Di sekolah, banyak sekali cowok yang dekat dengannya. Di tahun pelajaran baru, seperti biasanya pasti ada mahasiswa

Teror Maut

Oleh:
Dulunya, SMA N 01 Karang Permai adalah SMA favorit di kalangan remaja SMP. Tetapi, sejak gosip seram itu tersebar luas, reputasi SMA N 01 Karang Permai perlahan-lahan turun. Gosip

Semoga Berjodoh

Oleh:
Tria Yolanda, dia adalah wanita remaja yang sangat pintar. Dia selalu menjadi kebanggaan semua orang mulai dari orang tuanya, guru di sekolahnya pun sama bangganya karana ria selalu mendapatkan

Sajak Cinta Ralin

Oleh:
Asal kau tahu saja Senyum mu itu adiktif. Aku kecanduan. By: Your Forever Admire Begitulah Ralin sekitar enam bulan terakhir ini ia gencar sekali mengirimi tulisan tulisan semacam itu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *