Miss Gosip

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 14 August 2015

Namaku Lydia. Aku hanya gadis remaja SMA biasa sama seperti kalian semua. Entah kenapa mereka memanggilku miss gosip. Bukannya aku keberatan sih atau peduli apa kata mereka. Ibuku selalu mengajarkanku bila melakukan apapun sebaiknya tak dilakukan setengah-setengah. Nah sebagai anak nurut apa kata orangtua itulah yang selalu aku lakuin ya kan? Setiap aku melihat kejanggalan maka aku akan mencari tahu apalagi kalau itu adalah tantangan maka semakin menarik perhatianku. Ini adalah permainanku maka akulah pemenangnya. Watch out!

Aku tak punya teman dekat namun aku punya banyak pengikut. Mereka mengaku aku adalah teman mereka tapi aku tahu mereka mendekatiku hanya cuma ingin menghindar dari kenyataan kalau aku bisa mengubah kehidupan mereka. Karena bila aku sudah menentukan mangsaku tak akan bisa kamu menghindar dari cengkramanku. Karena memang aku adalah sumber segala alasan dan penyelesaian.

Di sinilah di bangku penonton pertandingan basket antar sekolah yang entah kenapa aku datang awalnya.

“bosan, tentunya!” teriak hati kecilku.

Ugghh! Benar juga sih daripada di rumah nonton tv sendirian. Mending sorak-sorak gak jelas di sini. Hmmm payah bener hidupku. Kulirik sekelilingku yang aku juga tak begitu kenal dengan mereka semua. Hmmm kalau saja aku punya teman dekat seperti dua gadis duduk di depanku ini mungkin hidupku gak bakal sebosan dan se… wuooohhh apaan tuh!

Bukannya itu pacar si cewek ini kenapa cewek satunya pegangan tangan di bawah bangku dengan cowok sahabat cewek ini. Bukannya aku sok tahu. Aku sudah lebih dari setengah jam duduk di kursi panas tepat di belakang mereka. Dan mau gak mau gue denger setiap kata mereka sedari awal. Ada yang tak beres nih. Serigala berbulu domba atau musuh dalam selimut kek apa kek namannya. Kayaknya lydia mesti say “hi” buat mereka. Well the game has begin!

***

“hai… dea ya?”
“iya… siapa ya?”
“hai kenalin, gue lydia”
“apa!!!”
“lo… lo… tahu tentang perselingkuhan gue ya?” teriak bisiknya panik.
“tadinya sih nggak sekarang yah..” jawabku santai. ternyata lebih gampang dari yang kukira.

Mata Dea melotot tangannya gemetar seperti orang baru ngelihat hantu. “Apa aku terlalu seram ya? Padahal aku udah bedakkan loh di wc” bisik hatikku. maka aku pun mengungkapkan komentar isi hatiku tadi dengan dibarengi senyuman. Manis kan aku..hehe

“denger ya miss gosip, kalau sampai Nina tahu. Lo bakal nyesel udah keluar dari perut ibu lu!”

Berani-beraninya nih cewek bawa-bawa ibuku tercinta.

“well. aku anggap ini sebuah tantangan.. oke?”
“oh ya, sebaiknya lo nyapu belakang rumah lo, sebelum lo malu kalau sampai orang lain menyuruhmu ya kan”

Dengan itu aku meninggalkannya yang masih melotot. Memang sih bahasa ancamanku kurang drastis bagaimana kalau dia kurang ngerti arti kata-kataku yang sebenarnya sudah kuberi kalau untuknya berhati-hati dengan kesalahan-kesalahan masa lalunya. Kayaknya permainanku bakal cukup singkat untuk kali ini. Karena Lydia sudah mendahului kalian sebelum kalian sadar mengambil langkah awal.

***

“uhh sorry…”
“ohh, gak apa-apa sini gue bantuin”
“hmm bukannya ini foto diambil waktu pertandingan minggu lalu?” kata Nina kaget.
“ohh iya ini buat bahan mading”
“manis banget yah pasangan ini… sampai bikin iri” tambahnya melihat foto di tangan Nina. Dimana Dea dan cowok Nina berpandangan mesra dengan tangan Dea yang hampir menyentuh pipi si cowok. Sayang Nina tak kelihatan di foto ini karena Nina tepat di depan mereka membelakangi aksi perselingkuhan sahabatnya sendiri.
“gue harus pergi” Kata Nina berlalu pergi. Tentu aja gue ikutin. Gak mau ketinggalan klimaksnya ya kan?

Di taman.
“sayang kamu tahu gak nanti malem keluargaku gak ada di rumah loh” kata Nina yang di sampingnya Dea sahabat sekaligus selingkuhan dua sejoli yang lagi asyik rayu-merayu satu sama lain.
“oh ya?” kata si cowok dengan senyum. sumpah muka Dea seperti orang yang lagi dipanggang di bara api. Gue aja bisa lihat jelas emosi cemburu dari raut wajah Dea.

Nina semakin mendekat pada muka pacarnya hendak memngecupnya. Waow kayaknya ada sandiwara live.

“Na… Lo mau ngapain?” cegah Dea menyingkirkan Nina dari si cowok.
“kenapa lo keberatan?” tukas Nina.
“gak.. bukan gitu. Tapi lo kan jangan lakuin itu di depan gue”
“woah… woah… udah dong jangan ribut” kata si cowok memisahkan pertarungan tatapan sengit dua sahabat ini.

Gila nih cowok kayaknya gak bersalah banget dengan situasi yang sebenarnya berasal dari dia sendiri. Dia gak sadar apa bahwa sebentar lagi dia bakal memutus persahabatan mereka. Kupikir mereka berhak karena sepertinya mereka tak mengenal arti kesetiaan.

Tiba-tiba Nina berkata.

“selingkuh itu indah,”
“apa!!!” teriak Dea dan sicowok serempak
“denger Nin… ini gak seperti yang lo pikir. Kita tadinya mau ngasih tahu. Gue tahu pasti tuh miss gosip udah ngomong macem-macem sama lo. Tapi gue gak berselingkuh dengan pacar lo.. ini cuma kesalapahaman oke?” terang Dea terengah-engah sekali lagi mukanya seperti ketemu hantu yang lebih seram dari kemaren dia ketemu denganku.

Bener-bener nih cewek gak bisa jaga mulut dan emosinya yang kemana-kemana. Orang bodoh pun tahu kalau dia udah ketangkep basah ditambah muka si cowok yang dari tadi nunduk gak berani menatap kenyataan perbuatanya sendiri. Apa itu namanya tanggung jawab? Hmmm.

“tega kamu De. lo sahabat gue sendiri” kata Nina berlinangan air mata beranjak meninggalkan mereka.
“Nina… please maafin gue” teriak Dea.
“oh, ya gue gak kenal miss gosip yang lo sebut tadi. Pernyataan lo tadi cukup jelas bahwa kita bertiga gak ada hubungan apa-apa lagi”

Nina pun pergi dengan hatinya yang patah terkhianati oleh sahabat dan kekasihnya. Gadis malang.

“jangan takut Nin… yang baik berhak dengan yang baik,” bisikku.

Sedangkan aku di balik bayangan mereka meninggalkan dengan senyuman. Jangan salah bukannya gue berhati batu namun setiap kejadian memiliki tujuan dan makna di baliknya. Well hanya waktu yang bisa mengajarkan sebelum itu tak ada salahnya. Aku memberi contoh-contoh atas pembelajaran hidup ya kan.
Watch out!

to be continued

Cerpen Karangan: Mella Amelia
Facebook: Mella memey seyy

Cerpen Miss Gosip merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Permainan Dalam Permainan

Oleh:
Pada suatu hari yang tidak cerah, di dalam sekolah yang tak damai, ada seorang murid yang bercita cita untuk menjadi detektif, ia terinspirasi untuk menjadi detektif setelah menonton anime

I Hope You’re Happy (Part 3)

Oleh:
Lusa adalah hari pertama Ujian Nasional. Aku harus belajar dengan benar. Karena hasil akhir Ujian Nasional ku akan aku kirimkan ke Malaysia untu mengikuti program beasiswa. Bimillah, mudah-mudahan aku

Belum Ada Judul

Oleh:
“Ck!” Sheira berdecak kesal sambil merebahkan dirinya ke ranjang. “Menyebalkan!” sambungnya, lalu menyimpan hp miliknya di atas bantal. “Kenapa lo kak?” ucap adik kembarnya, Tessa, yang sedang mengobrak-abrik lemari.

CoMis (Cowok Misterius)

Oleh:
Di tengah derasnya hujan, alice menekuk kedua kakinya dan menenggelamkan kepalanya. Menangis sesenggukkan, itulah yang dilakukan alice di bangku taman. “hai, kehujanan?” tanya seorang laki-laki berbadan lumayan tinggi, putih,

Bukan Benci tapi Cinta

Oleh:
Andin, itulah nama panggilanku di sekolah. Dulu aku dan dia begitu dekat bahkan mirip orang pacaran karena kami memang satu kelas. Dia adalah Evan. Tapi semua itu hanya kenangan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *