Pecundang Yang Dilupakan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 20 November 2017

Di Sebuah sekolah swasta yang terkenal di kota perjuangan, hiduplah seorang pecundang bernama Sudirman. Dia dipanggil pecundang karena dia sangat payah dalam bidang olahraga. Juga dia dikenal sebagai anak yang sangat polos sehingga sering dikerjai oleh teman-temanya. Tetapi dia adalah anak yang baik dan suka menolong walau dia dipandang sebelah mata oleh orang lain. Kegemaranya adalah menulis, bagi dia tanpa menulis hidupnya seperti ada yang kurang.

Sepulang sekolah, dia dipanggil oleh seorang teman kelasnya. Ternyata, dia harus menggantikan hukumanya membersihkan toilet sekolah.
Sebelum itu dia sempat menolak tetapi jika dia tidak menurutinya dia akan dipukuli di belakang sekolah. Dengan terpaksa, dia harus melakukanya walau dia akan pulang sore seperti biasa.

Setelah selesai membersihkan kamar mandi dia segera berjalan menuju parkiran sepeda. Setelah sampai di parkiran, Sudirman pun terkejut melihat sepedanya bocor karena ulah teman-temanya. Dengan terpaksa, dia harus pulang dengan berjalan kaki sambil mendorong sepedanya.

Di tengah perjalanan, tiba-tiba ada seorang seorang gadis cantik dengan menggunakan hijab yang sangat anggun memanggil Sudirman. Dia bernama Mika, wanita yang selalu memberi suport kepada Sudirman. Melihat apa yang dialami Sudirman dia bertanya, “Sudirman kamu habis dikerjai oleh teman-teman kelasmu yah?” sambil bertatapan. Sudirman menjawab, “Kok kamu bisa tahu?” Tanya sudirman. Mika menjawab, “Kebetulan aku melihat kamu saat pulang dari ruang guru” sambil tersenyum. Mika pun memberi semangat pada sudirman agar dia tegar dalam menghadapi kehidupan.

Setelah sampai di rumah dia pun beristirahat sambil melanjutkan karya tulisnya di ruang tamu.
Tiba-tiba dia mendengar suara ketukan pintu, saat di buka ternyata adalah Mika yang ingin memberikan kertas hasil ulanganya minggu lalu. Kamudian, dia dipersilahkan masuk dan duduk di ruang tamu untuk menanyakan keperluan sekolah. Sudirman pun pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk tamu.

Tanpa sepengetahuan Sudirman, Mika pun membaca karya tulis Sudirman. Setelah berkumpul untuk suatu keperluan sekolah tiba-tiba Mika bertanya, “Kamu suka nulis naskah sama beberapa karya fiksi ya? Keren keren” sambil memuji. Sudirman pun menjawab, “Iya hanya sekedar Hobi” dengan rasa malu. Mika pun menyarankan untuk mengirim semua karya tulisnya Ke penerbit. Kemudian, sudirman pun menuruti saranya dan mengirimkan semua karyanya ke penerbit melalui E-mail juga melalui kantor pos.
Selama dia menunggu jawaban, dia harus fokus menghadapi UN (Ujian Nasional). Meski pun dia harus ekstra sabar menghadapi berbagai gangguan dari teman-temanya.

Setelah melaksanakan ujian, setiap anak di berikan sebuah amplop. Kemudian dia terkejut, karena dinyatakan lulus oleh pihak sekolah. Tiba-tiba kepala sekolah memasuki kelasnya, kemudian Sudirman pun dipanggil ke depan. Ternyata, pihak penerbit telah merespon semua karya tulisnya dan diberitahu melalui kepala sekolahnya dan karyanya akan dipasarkan secara masal. Akhirnya teman-teman pun kaget dan tidak percaya. Namun, mereka harus menerima kenyataan bahwa kini sudirman sudah jauh di atas mereka.

Setelah pulang sekolah sudirman pun pergi untuk menemui Menteri Pendidikan untuk menerima penghargaan. Setelah lulus dari sekolah, akhirnya dia menjadi penulis terkenal dan mendapatkan beasiswa untuk melanjukan kuliah. Setelah mendapatkan gelar sarjana, dia pun resmi menjadi seorang sutradara terkenal. Kini dia telah dilupakan oleh teman-temanya sebagai seorang pecundang. Tetapi mereka akan selalu mengingatnya sebagai teman yang selau menginspirasi semua orang.

Cerpen Karangan: Fidki Sya’ban
Facebook: Fidki Syaban

Cerpen Pecundang Yang Dilupakan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Si Humor

Oleh:
Namaku yovy cristina aku biasa dipanggil ovie. Aku dijuluki gadis gila. Begitulah karena aku tak takut apa-apa. Aku suka ketawa gak jelas dan suka iseng. Teman-teman ku senang kepadaku

Liliput (Part 1)

Oleh:
Kata siapa MOS harus dijadiin sesuatu yang scary? Biasa aja tuh! Asal bisa jaga sikap dan nggak sok di depan kakak kelas, kita bakalan aman. But, sayangnya kebanyakan orang

Adventure in Japan (Part 1)

Oleh:
Hari ini cuacanya panas sekali, dan aku juga sangat haus, jadi aku memutuskan untuk membeli minuman di mini market dekat sekolahku. “Yuraaaa!!!” Tiba-tiba ada seseorang yang memanggil namaku, ternyata

Persahabatan dan Leukemia

Oleh:
Nama gue Andra. Gue kelas VII atau kelas 1 SMP. Gue punya sahabat, namanya Ezha. Gue ngerasa nyaman banget kalo sama dia. Tapi gue bukan banci atau cowok gay.

Eccedentesiast

Oleh:
Eccedentesiast. Itulah reina. Gadis yang selalu menyembunyikan semua masalahnya dibalik senyumannya. Banyak hal yang terjadi di hidupnya namun kini masalahnya tak dapat lagi ditutupi oleh sebuah senyuman. “Reina…” Panggil

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *