Perhatian

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 24 May 2016

Wanita berparas cantik rupawan wajahnya seperti Nirwana yang sangat indah. Wanita itu bernama Zainab, dia yang selalu memberi motivasi kepadaku untuk menjadi yang lebih baik lagi. Zainab ialah orang yang sangat berarti dalam hidupku. Dia yang selalu mengingatkan aku dalam hal kebaikan. Jika aku melakukan hal yang buruk, dia yang selalu mengingatkanku. Sewaktu aku belum mengerjakan tugas dan Zainab pun mengingatkanku.

“Kamu sudah mengerjakan tugas belum?” Zainab pun bertanya padaku. Dan aku menjawab dengan jujur.
“Belum nih, kamu sudah mengerjakan Zainab?” aku pun bertanya balik kepada Zainab.
“Kalau aku sudah semua tugasnya… kamu kerjakan dulu sana tugasnya, nanti baru lanjut main lagi.” Zainab berkata kepadaku.

Walaupun aku susah dibilangin, Zainab berparas cantik itu pun tetap sabar untuk mengingatkannya. Sampai suatu saat Zainab sempat marah padaku gara-gara aku susah dikasih tahunya. Aku sangat menyesal sudah membuat Zainab bete dan kecewa sama aku. Dan aku berusaha untuk meminta maaf kepada Zainab, sampai-sampai aku rela datang ke rumahnya untuk menjelaskan semuanya. Ketika aku sudah sampai di rumah Zainab, dan aku menjelaskan semuanya.

“Zainab, maafin aku karena aku sudah membuat Zainab kecewa.” aku menjelaskan sambil meminta maaf ke Zainab dengan penuh penyesalan. Dan Zainab hanya menangis tanpa berbicara apa-apa. Tetapi aku tetap berusaha untuk menjelaskan semuanya ke Zainab supaya Zainab tidak kecewa atau bete denganku. Selama 2 hari aku dan Zainab tidak berteguran, dikarenakan Zainab masih bete dan kecewa kepadaku. Tetapi aku tetap berusaha untuk menjelaskan semuanya, kenapa aku tidak mengerjakan tugas sekolahnya. Dan aku pun menjelaskan ke Zainab.

“Zainab aku tidak mengerjakan tugas, itu ada alasannya.” Dan Zainab pun langsung bertanya padaku.
“Apa alasannya sampai-sampai kamu tidak mengerjakan tugas?” Tanya Zainab.
Dan akhirnya aku pun menjawab, “Alasannya ialah, karena pada saat itu kertas aku tertinggal di rumah sakit. Dan pas aku ingin meminjam kertas, saat itu keadaan aku sedang tidak fit, dan aku juga sedang tidak sehat saat itu juga, matahari sedang terik.” Jawabku ke Zainab. Dan pada saat itu, Zainab langsung mengerti keadaanku. Pada hari esoknya, aku dan Zainab berteguran kembali seperti biasa. Dan aku bisa melihat senyumannya yang manis, dan wajahnya berparas cantik rupawan itu kembali.

TAMAT

Cerpen Karangan: Muhammad Andy Raafi Noor
Facebook: Andy Raafi
Nama Muhammad Andy Raafi Noor. Sekolah di SMK Muhammadiyah 15 Jaksel. Tanggal Lahir, 24 juni 2000. Hobi, Tenis meja, Futsal. Umur 15 tahun.

Cerpen Perhatian merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hanya Salah Paham

Oleh:
Malam ini Dimas serius mempelajari rumus-rumus fisika di ruang belajarnya, bukan tanpa sebab karena besok di kelasnya akan diadakan ulangan dan Dimas berharap dengan usaha belajarnya malam ini dia

Angan Muda

Oleh:
Aku menatap lamat-lamat kerumunan pemuda yang semakin riuh itu dari ujung jembatan. Aku yakin, saat ini besit keraguan dicampur dengan ketakutan di wajahku amat nampak. Sudah lama setelah bel

Kutinggalkan Cintaku

Oleh:
Apakah salah jika kita mencintai seseorang yang dicintai oleh orang lain. Kurasa tidak, selama tidak ada yang terluka dan tidak ada hubungan yang rusak. Aku adalah gadis biasa berusia

You (Not) Belong To Me (Part 1)

Oleh:
Cepat atau lambat bulan akan sadar siapa bintang yang disayanginya Untuk malam ini, kafe Infinity cukup ramai oleh pengunjung. Suasana kafe yang sangat mendukung bagi para takener ‘punya pacar’.

Teman Pertama

Oleh:
Sebelum aku memulai cerita ini, pertama-tama, aku harap kalian tidak mengharapkan apa pun dari cerita yang akan ku sampaikan ini, terlebih lagi dari diriku. Bisa dibilang ini bukanlah sesuatu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *