Persami

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 6 April 2018

Pramuka merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi; Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. Dalam Pramuka sangat diperlukan sikap kedisiplinan dan juga kesetiaan. Pramuka adalah salah satu organisasi yang sering melakukan kegiatan outdoor, seperti perkemahan.

Hari ini, hari sabtu. Semua anggota pramuka yang ingin mengikuti persami (perkemahan sabtu minggu) berkumpul di sekolah. Mereka semua membawa perlengkapan masing-masing.
Tiba-tiba peluit berbunyi, yang merupakan perintah kepada mereka untuk berbaris, mereka semua bergegas menanggalkan tas mereka lalu berbaris dengan rapi.

“Barisan saya ambil alih, seluruhnya siaaaap gerak” aba-aba Alfian yang merupakan ketua pangkalan.
“lancang depan gerak!”
“tegak, gerak!”
“istirahat di tempat gerak!”

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatu, apa ada yang tau kenapa saya berdiri di sini dan mengumpulkan kalian?” tanya Alfian.
“siap kurang tau” jawab semua anggota dengan kompak.
“karena kalian tidak tahu maka saya akan menjelaskan maksud saya mengumpulkan kalian, saya berdiri di sini untuk menyampaikan beberapa hal yang terkait dengan perkemahan yang akan kita adakan malam ini…”.
Setelah Alfian menjelaskan, dia langsung membubarkan barisan dan memerintahkan kepada mereka untuk mendirikan tenda, karena nanti malam akan diadakan unggun api.

Setelah tenda selesai didirikan, mereka semua menyiapkan alat-alat untuk acara unggun api yang akan diadakan. Semua anggota berpartisipasi dalam menyiap alat untuk acara unggun api, ada yang mencari kayu dan ada yang menyiapkan peralatan lainnya.

Setelah alat dan bahan unggun api sudah selesai disiapkan, semua anggota pergi menjalankan kewajiban mereka yaitu sholat magrib. Mereka menjamak sholat magrib dengan sholat isya. Usai sholat semua anggota di berikan waktu istirahat beberapa menit karena acara unggun apai akan diadakan pada jam 07:00.

Tamu-tamu dari sekolah lain yang memang sengaja diundang untuk meramaikan acara unggun api ini satu persatu mulai datang.

Saat jam sudah menunjukkan pukul 07:00, Alfian mengumpulkan anggota lainnya dan mengarahkan kepada mereka untuk membentuk barisan. Setelah barisan mereka sudah rapih pradana pun memasuki lapangan dan upacara pembukaan pun dilaksanakan dan dilanjutkan dengan acara unggun api.

Setelah upacara selesai dan unggun api pun sudah menjadi api unggun, semua anggota pramuka yang hadir membentuk lingkaran besar dimana di depan mereka ada api unggun. Satu persatu dari mereka menyumbangkan bakat mereka. Ada yang menyanyi, ada yang berpuisi dan ada pula yang mempraktekkan beberapa cara menangis.
Mereka semua berpartisipasi dalam meramaikan acara api unggun ini. Semua yang hadir di acara ini tertawa bahagia dan saling bercanda. Meraka semua merasa dunia ini benar-benar indah jika kita saling menerima kesederhanaan yang dimiliki. Pada malam ini mereka benar-benar melupakan masalah mereka.

Malam pun semakin larut, satu persatu dari mereka mulai mengantuk dan memasuki tenda mereka untuk istirahat. Pada jam 03:00 dinihari suasana mulai sunyi, sebab mereka semua memasuki tenda untuk istirahat, hanya ada beberapa orang yang belum tidur.

Azan subuh yang begitu nyaring berhasil mengusik tidur mereka, mereka yang lelah karena acara semalam, memalas mendengarkan azan tersebut tapi karena keimanan mereka yang kuat mampu membangunkan mereka untuk menjalankan kewajiban mereka.
Usai sholat subuh, mereka memutuskan untuk tidak tidur lagi, sebab jika tidur, mereka tidak bisa menjamin bisa terbangun sebelum jam 07:00. Jadi mereka memutuskan untuk menunggu hingga jam menunjukkan jam 07:00. Mereka mengisi waktunya dengan mempersiapkan stamina untuk hiking.

Saat jam menunjukkan jam 07:00, mereka semua berangkat haking, mereka start di sekolah dan juga akan finish di sekolah. Tapi jangan berpikir dia haking di tempat karena start dan finish di tempat yang sama. Mereka mengambil jalan berputar hingga meeka bisa start dan finish di tempat yang sama.

Pada saat hiking mereka bercanda bareng, tertawa bareng, hingga mereka tidak merasa lelah berjalan. Setelah selesai haking, mereka semua istirahat senyenak. Usai istirahat mereka langsung mengadakan upacara penutupan.
Usai upacara penutupan mereka membongkar tenda, lalu membersihkan lingkungan yang mereka tempati berkemah.

“hay.. hay… aku mau ngomong sesuatu sama kalian” kata salah satu dari mereka dia merupakan Aldi yang merupakan siswa terkonyol di sekolah.
“apaan?” tanya yang lain kompak
“semalam aku ngompol” kata Aldi.
“ohhh.. kiraiin apa” tanggapan mereka santai.
“aaapaaaa?, semalam kamu ngompol?” tanya mereka yang baru sadar dengan kata Aldi.
“iyaa, kan aku udah bilang tadi”
“jangan-jangan celana yang kamu pakai sekarang, celana yang sudah …”
“iyyaaa, aku kan bawa celana Cuma satu”
Mereka yang mendengar pengakuan Aldi menutup hidungnya dan menjauh dari Aldi. Aldi yang diperlakukan seperti itu hanya memasang WATADOS(wajah tanpa dosa)nya.

TAMAT

Cerpen Karangan: Vivianti
Facebook: vivianti
sekolah di SMKN 2 Wajo. tinggal di selawesi selatan. mulai tertarik menulis sejak umur 14 tahun.

Cerpen Persami merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hanya Untuknya

Oleh:
Satu-satunya, tak akan ada yang lain. Hanya dia seorang. Cinta pertamaku. Kak R. Setiap hari, aku hanya bisa memandang Kak R. Kenapa hanya dia? Karena semua debaran ini, semua

When it Rains

Oleh:
“Manusia diciptakan secara berpasang-pasangan”. Telah datanglah seorang insan cipataan yang maha esa ke dalam jagat raya ini. Makhluk yang memiliki akal untuk menaklukkan peradaban dunia ini. Makhluk yang tak

Hanya Sebuah Harapan

Oleh:
Sekolah, 9 april 2013 “karisma, kira kira besok mau ngado apa ya buat si vian?” tanya ku “Mmm.. memang besok ada apaan li? vian ultah?” karisma tanya balik “iya

Ketika Wanita Itu Menghampiri Mu

Oleh:
Kala itu aku sedang duduk santai di bangku taman kampus, sambil membaca buku kuperhatikan satu-persatu halaman demi halaman yang kuharapkan bisa menembah wawasanku. tak lama kemudian ku mendengar suara

Rahasia Dibalik Tatap

Oleh:
Berulang kali aku mencoba untuk menulis sesuatu yang aku harapkan dapat memotivasi seorang yang akan membacanya dengan kisah-kisah menarik yang sebenarnya aku jumpai di keseharianku. Namun, selalu saja gagal

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *