Pesta Kejutan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 5 June 2019

Claudia harus mempersiapkan USBN terakhirnya. Kebetulan, USBN hari terakhir jatuh pada tanggal 21 April 2018. Pagi itu, Claudia sedang sarapan di rumahnya.

“Claudia! Sini!” teriak mamanya.
“Ada apa, Ma?” tanya Claudia.
“Happy Birthday ya, Nak. Udah 15 tahun aja nih. Semoga panjang umur, bisa USBNnya, bisa banggain mama papa, enteng jodoh, doanya yang baik-baik aja deh.” ucap mamanya.
“Makasih ya, Mama. Claudia pergi sekolah dulu ya.” ucap Claudia.

Pada saat di sekolah, Claudia merasa dicuekin oleh teman-temannya.
“Claudia, hbd ya.” ucap Laila.
“Thanks ya, Laila.” ucap Claudia.

Sepulang sekolah, Claudia segera pulang ke rumahnya. Pada saat di rumah, Claudia berganti seragam dan pergi ke luar rumah. Claudia sangat terkejut karena ada yang melempari dirinya dengan tepung terigu, telur, dan kopi.
“Ah!!! Kalian ini!!!” teriak Claudia kesal.
“Hbd ya, Claudia!!!” teriak Laila.
“Hbd ya, Claudia!” teriak kak Melani.
“Hbd ya, Claudia!” teriak kak Gea.
“Hbd ya, Kak Claudia!” teriak Arko.
“Hbd ya, Kak Claudia!” teriak Tari.
“Hbd ya, Kakakku, Claudia!” teriak Calia.
“Hbd ya, Kak Claudia!” teriak Aris.
“Hbd ya, Kak Claudia!” teriak teman sekelas Calia.
“Aduh, makasih banget ya semuanya!!! Aku terharu sama kalian. Padahal, teman sekelasku nggak ada yang peduli denganku.” ucap Claudia.
“Sama-sama.” ucap mereka.
“Yuk, Laila, kak Melani, Arki, Tari, Calia, Aris, dan teman sekelas Calia.” ajak Claudia.

Mereka pun menyiapkan bahan untuk dimasak. Lalu, mereka pun memasak makanan. Ada yang membuat nasi goreng, memanggang ayam, sate, dan jagung, ada juga yang memasak mie. Akhirnya, mereka pun makan-makan.

“Makasih ya, semuanya. Hari ini aku bahagia banget deh. Ya walaupun yang ngucapin aku dikit banget, tapi seenggaknya kalian masih ada waktu aja ya ngerjain orang. Nanti fotonya aku upload di IG ya.” ucap Claudia.
“Sama-sama!” ucap mereka.

“Eh iya, bentar lagi kakakku ulang tahun loh.” ledek Aris kepada kak Melani.
“Aris!!!” marah kak Melani.
“Hahaha, tunggu ya, Kak Melani!” ledek semuanya.
“Inget ya, hari Selasa nanti kalian harus datang ke rumahku!” ucap Aris.
“Tentunya dong. Asyik, dapet traktiran lagi hehehe. Jadi, bulan ini dapet dua traktiran nih.” ucap semuanya.

Hari Seninnya…
“Claudia!!! Mana traktirannya!!!” teriak teman sekelas Claudia pada saat Claudia masuk ke dalam kelas.
“Dah habis!” ucap Claudia cuek.
“Ngasih aku traktiran aja kalian nggak pernah. Ngucapin aja kagak, malah minta traktiran. Teman macam apa tuh!” batin Claudia.
“Kita ‘kan temen sekelas, harusnya temen sekelas dikasih traktiran kalo ada yang ulang tahun.” ucap Wati.
“Oh, peraturannya begitu ya? Tapi, apa pernah kalian ngasih traktiran sama aku? Nggak, ‘kan? Jadi, kalo kalian mau minta traktiran sama aku, mendingan lihat dulu deh, apa kalian pernah ngajak aku?” tanya Claudia cuek.
“Ya jelas pernah dong.” ucap teman sekelas gelagapan.
“Tuh, ‘kan. Ketakutan. Jangankan traktir aku, bu Endah ulang tahun aja kalian cuek aja tuh. Padahal ‘kan bu Endah itu wali kelas kita. Aku ajakin kalian nyiapin pesta aja aku dikacangin. Jadi aku siapin sendiri deh.” ucap Claudia.
“Itu ‘kan urusan gua. Bukan urusan elo!” bentak teman sekelas Claudia kepada Claudia.
“Oh begitu ya. Untung udah USBN. Tinggal UNBK aja. Lalu pengumuman kelulusan, dan akhirnya libur!” batin Claudia.
“Eh, lagian juga kalian traktir temen kalian yang kalian bilang BFF itu pake uang siapa? Masih uang orangtua, ‘kan? Udah deh, jangan belagu. Jangan suka mintain traktiran kepada orang yang nggak pernah kalian traktir. Nggak guna.” ucap Claudia jutek.
“Lalu, elo traktir mereka itu temen lo yang konyol itu pake apa? Pake uang orangtua juga, ‘kan?” tanya teman sekelas Claudia.
“Tapi ‘kan kita buat sendiri secara bersama-sama. Bahan-bahannya itu hasil perjuangan sendiri. Kalo kalian mah, udah hafal tuh sama yang namanya KFC, Cafe deket sekolah, mie ayam. Dan makan-makan sendiri.” ucap Claudia jutek.
“Ya jelaslah. Sekarang, mana traktirannya?” tanya teman sekelas Claudia.
“Traktiran ya? Ulang tahunku aja pada nggak inget. Kalo nggak diingetin juga nggak bakalan inget.” ucap Claudia.
“Kita inget kok. Kita ngucapin kok di BBM.” ucap teman sekelas gelagapan.
“Mana buktinya? Aku nggak lihat ucapan apapun dari kalian.” ucap Claudia.
“Claudia, yuk ke bawah.” ajak Laila.
“Oke, Laila. Aku capek ngedengerin ucapan minta traktiran. Padahal ngucapin aja kagak.” ucap Claudia cuek.
“Yap. Mereka tuh nggak jelas. Kalo ulang tahun aku ngucapin terus kok. Aku nggak pernah minta traktiran.” ucap Laila.
“Udah yuk, samperin mereka. Kasihan mereka dah nungguin.” ucap Claudia.

Cerpen Karangan: Dhycia DhyneCia
Blog / Facebook: Dhycia DhyneCia
Ini adalah harapan temanku si ‘C’

Cerpen Pesta Kejutan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku Mau yang Itu!

Oleh:
“Aku udah SMA!” ucapku saat mama memaksaku untuk membawa bekal makanan ke sekolah. Memang aku belum sah menyandang gelar sebagai siswi SMA. Bahkan aku masih harus melewati masa-masa orientasi

Awal Yang Salah

Oleh:
Kisah ini berawal dari pesan singkat yang dikirim temanku atas nama kakak kelasku yang sebelumnya tak aku kenal, mungkin ini konyol, tapi inilah yang aku rasakan, perasaan yang sebelumnya

Salah Respon

Oleh:
“Yah, mungkin mungkin semua ini kesalahanku” desah niya di suatu siang yang teramat panas, sambil mengunci layar teleponnya dan kemudian membukanya kembali sampai berkali-kali hanya untuk memastikan bahwa apa

Ku Merindukannya (Part 1)

Oleh:
Kududuk terdiam antara kursi dan meja di sampingku, tak terasa jika aku sudah usai dengannya, ya Tiberias Calvin Natalarik Marcel Saputra sebut saja Calvin, cowok yang dulu pernah menemaniku

Mantanku Tercinta

Oleh:
Namaku Nadia aku duduk di bangku SMP, yah kebetulan kelas 9. Aku punya sahabat namanya Dewi, dan Anisa. Awalnya aku polos gak tau apa apa, bahkan yang namanya cowok

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *