Sahabatku Pengkhianat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 25 November 2013

Kenalkan, Nama ku Mei. Pacar ku bernama Kiki, Sosok tampan dan Idaman para wanita. Aku memiliki sahabat bernama Syifa, dia adalah orang yang baik dan mudah bergaul. Ya banyak orang yang mengatakan bahwa aku dan Kiki adalah pasangan yang serasi.

Siang itu aku bercanda dengan Kiki di sebuah taman, tampa ku sadari ada seseorang yang memperhatikan kami. Ketika ia melihat kemesraan ku dengan Kiki ia merasa sedih, ia menangis seorang diri.

Keesokan hari nya, di sekolah….
“ki, Sif, ke kantin yuk” Kata ku.
“Yuk” jawab mereka berdua Kompak.

Di Kantin saat kami bertiga sedang ngobrol ada darah yang keluar dari hidung ku. Karna mereka sedang mengobrol, jadi mereka tidak mengetahuinya.
“Aku ke toilet dulu ya” Kata ku sambil menutup hidung ku.
“Iya” Kata kiki.
“Mau aku temenin?” Kata Syifa.
“Gak usah” Kata ku.

Di toilet aku bingung apa kah yang sebenar nya terjadi pada ku. Ku putuskan pulang sekolah untuk memerikasa nya ke dokter. Setelah di periksa, betapa hancur nya perasaan ku, karena aku di vonis terkena penyakit Kanker Otak. Tapi aku sembunyikan penyakit ini dari Iqbaal dan Syifa.

Setelah 1 Tahun lamanya aku menyembunyikan penyakit ini, kondisi ku makin parah, Rambut ku mulai rontok, sekarang aku sudah tak secantik dulu lagi. Karna kondisi ku yang sekarang, Kiki memutuskan ku dan ia sekarang berpacaran dengan Syifa, tapi ada satu hal yang tak terduga, ternyata Kiki dan Syifa sudah menjalin hubungan sejak lama.

Seiring waktu aku melakukan kemoterapi di sebuah rumah sakit. Di sana aku bertemu dengan seorang anak lelaki seumur ku yang bernama Aldi, ia juga mengidap kanker, tapi dia mengidap kanker darah sudah stadium 4, sedang aku masih stadium 2.

Seiring berjalan nya waktu, aku sudah bisa melupakan kiki dan sekarang aku mulai mencintai Aldi. Ia yang selalu memberi aku motivasi untuk tetap semangat dan pantang menyerah. Sekarang kanker ku sudah mulai menghilang walau tak sepenuh nya. Siang ini aku ingin mengungkapkan perasaan ku kepada Aldi, tapi kenyataan pahit yang harus ku terima, saat aku sampai di kamar Aldi ternyata aldi sudah tidak bernyawa. Hati ku sangat hancur, belum sempat aku mengungkapkan perasaan ku ia telah pergi lebih dulu.

Hari ini aku mulai masuk kembali ke sekolah, tapi setelah aku sembuh dari penyakit ku wajah dan penampilan ku lebih baik dari sebelumnya.

Di kelas teman-temanku menyambut kedatangan ku, aku mencerita kan bagai mana kejadian yang menimpa hidup ku, hingga anak-anak 1 kelas membenci Kiki dan Syifa. Dan akhir nya aku jadian dengan sahabat kiki yang bernama Iqbaal. Orang yang sangat baik dan tulus menerima ku apa adanya.

Cerpen Karangan: Putri Aida Rahmawati
Facebook: Putri Aida Rahma Wati
Nama: Putri Aida RahmaWati
Tanggal Lahir: 19 Mei 2000
Kelas: 9
Sekolah: MTsN2 Bandar Lampung
Hobi: Membaca buku cerita/Novel
Sahabat: Syifa, Yossi, Amel, Kartika, Peggi, Indah, Yolla.
Teman: Semua orang yang ku kenal, walau pun ia benci ama aku.

Cerpen Sahabatku Pengkhianat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dreams in Love (Part 1)

Oleh:
Suasana gedung-gedung yang cukup sepi dengan jumlah orang yang tidak terlalu banyak. Di salah satu sudutnya berdiri seorang gadis cantik jelita, ramah, pendiam, murah senyum, dan baik hati. Yah,

Tuhan Izinkan Dia Hidup

Oleh:
Masa muda masa yang penuh warna, derita, bahagia, dan juga penyesalan bercampur jadi satu. Begitu juga dengan masa mudaku, aku selalu berpikir seandainya saja aku tidak memilih jalan itu

Indahnya Cinta

Oleh:
Pagi yang cerah, dengan bersemangat Dera berangkat sekolah. Tak lupa dia berpamitan dengan orangtuanya. “Ma, pa.. Dera berangkat dulu ya” ucapnya sambil mencium tangan kedua orangtuanya. “Hati-hati ya” ucap

Karena Pena

Oleh:
Masih terngiang jelas di pikirannya, bayangan mengenai adik tercintanya yang sangat menginginkan sepeda baru. Namun si gadis pemilik nama Erli Indriyani itu sadar betul bahwa ia bukanlah dari kalangan

Apakah Semua Masih Bisa Seperti Dulu

Oleh:
Kata orang masa putih abu-abu itu adalah masa-masa menyenangkan dimana kita sudah mulai bisa belajar kedewasaan. Cerita ini kuawali sewaktu aku duduk di bangku SMA. Disini aku mulai mengenal

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *