Sobay Bukan Anak Jalanan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 11 May 2017

Namanya Sobay Dermawan, cowok tampan kelahiran Bogor. Akrab dipanggil Sobay. Sobay anak semata wayang Papa Dermawan dan Mama Mariska, pengusaha kaya raya. Walaupun dari keluarga kaya Sobay tidak sombong, selalu ramah pada orang di sekitarnya, baik dan perhatian pada sahabatnya. Sobay mempunyai 4 orang sahabat, Alex, Rey, Ichsan dan Lutfi. Mereka bersahabat sejak di SMA. Sobay hobi bermain musik. Di SMA bersama sahabatnya, Sobay membentuk grup band dengan nama Pandawa Lima: Sobay (Bass), Alex (Vokal), Rey (Gitar), Ichsan (Drum) dan Lutfi (Keyboard). Lulus SMA mereka melanjutkan kuliah di Universitas ternama di kota Bogor.

Memiliki wajah tampan, sikap yang ramah dan dermawan, sesuai dengan nama belakangnya, membuat Sobay menjadi idola cewek-cewek di kampusnya, bahkan tidak sedikit cewek di kampusnya yang suka sama Sobay. Tapi, Sobay hanya menanggapinya dengan senyuman karena di hatinya ada satu cewek yang sangat dicintainya… namanya Reva, teman satu kelasnya di SMA dulu. Sobay berpacaran dengan Reva sejak kelas 3 SMA. Reva cewek yang baik, ramah, perhatian dan pintar. Sobay sangat mencintai Reva, begitupun dengan Reva sangat sayang pada Sobay. Lulus SMA Reva bersama sahabatnya di SMA, Rika, Iyam dan Dewi melanjutkan kuliah, satu kampus dengan Sobay.

Satu tahun sudah Sobay dan Reva berpacaran. Hari-hari yang mereka jalani selalu ceria penuh kebahagiaan, hingga akhirnya hadir seorang cewek berparas cantik ditengah-tengah kebahagiaan mereka… namanya Adriana, mantan pacarnya Sobay. Adriana ternyata kuliah di kampus yang sama dengan Sobay dan Reva, mereka satu kampus. Sebelum berpacaran dengan Reva, Sobay pernah pacaran dengan Adriana. Cinta Sobay dan Adriana hanya seumur jagung, hanya 2 bulan, dan akhirnya putus karena Sobay tidak ingin hubungan jarak jauh. Adriana mengikuti kedua orangtuanya pindah ke luar kota. Ayah Adriana mendapat tugas dari Perusahaan tempat Ayahnya bekerja, untuk bertugas di Kalimantan.

Malam minggu, seperti biasanya, Sobay berangkat ke rumah Reva mengendarai motor Honda CBR miliknya. Tidak lama berselang Sobay sampai di depan rumah Reva. Diambilnya handphone dari kantong jaket kulitnya, kemudian menelepon Reva.
“Halo Bay” sapa Reva
“Iya Rev, aku sudah sampai nih di depan rumah kamu” sahut Sobay
“Iya sebentar Bay” jawab Reva
Kemudian Reva keluar rumah untuk membuka pintu gerbang.

“Apa kabar Rev?” tanya Sobay
“Alhamdulillah baik. Silahkan duduk Bay” jawab Reva mempersilahkan Sobay duduk di ruang tamu
“Terima kasih” ucap Sobay
“Sebentar ya Bay, aku ambil minum dulu. Kamu mau minum apa?” tanya Reva
“Air puding aja” jawab Sobay

Tidak berapa lama Reva kembali ke ruang tamu membawa air puding (air minum putih dingin) pesanan Sobay, dengan ditemani Adriana yang membawa kue brownies coklat kesukaan Reva. Sobay berdiri, kaget melihat Adriana ada di rumah Reva.
“Adriana. Kamu…?”
Belum selesai Sobay berucap, Reva memotong ucapannya.
“Oh iya… kenalin Bay, ini sepupu aku, Adriana” seru Reva
Sobay mengulurkan tangannya, disambut dengan hangat tangan Sobay oleh Adriana.
“Sobay” ucap Sobay memperkenalkan diri
“Adriana” balas Adriana.

Sobay kembali duduk di sofa yang panjang. Reva duduk di sampingnya, sementara Adriana duduk di sofa yang kecil. Mereka pun ngobrol dan saling berbagi cerita disertai canda tawa.

Adriana sepupunya Reva? Bukannya… Adriana musuhnya Reva?
Ya, Adriana sepupunya Reva, karena cerpen di atas Sobay Bukan Anak Jalanan, bukan si Boy Anak Jalanan.

Selesai

Cerpen Karangan: Doni Eka Saputra Oktora Siregar
Facebook: Donie Kaka Meravigliosi

Cerpen Sobay Bukan Anak Jalanan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Move On With You (Part 2)

Oleh:
“appaaaaa!!!” jawabku sontak membuat Aya ngerem mendadak “parah kamu Lin, untung nie jalan sepi” gerutu Aya “sorry Ay, emang bener ya?” tanyaku pelan “iya” jawab Aya sambil menjalankan lagi

Hujan Hari Jumat

Oleh:
Hujan, hujan itu berkah dari yang Maha Kuasa, hujan patut disyukuri. Hujan memberi berkah tersendiri bagi dunia ini. Tak terkecuali denganku. Sore itu aku duduk di koridor sekolah menanti

Retrouvailles

Oleh:
“Ketika kita bertemu kembali.” Semuanya dimulai ketika pagi itu, tampak seperti pagi yang tak membuat Ananda tampak bersemangat. Ananda atau gadis yang akrab dipanggil Nanda itu dibangunkan oleh suara

Dear Friend

Oleh:
“Teman… bolehkah kau ku panggil Sahabat? Meski sikapku padamu dulu tak bersahabat!” Aku menuliskan kata itu di sebuah mading sekolah sebagai tanda isi hati sekaligus penyesalanku pada sosok teman

Subus

Oleh:
Di sebuah smk di Jakarta terdapat seorang lelaki yang kehidupannya penuh dengan rasa pesimistis, mudah menyerah dan selalu terkekang oleh ibu dan ayahnya, lelaki itu bernama subus. kehidupannya tak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *