The Magic Of Love

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 18 January 2016

Baju kemeja biru, dan celana jeans yang biasanya aku pakai sudah aku siap dan tinggal pakai. Hari ini hari pertama aku masuk kuliah. Sebisa mungkin aku berpakaian rapi dan tidak mencolok. Kampusku tidak jauh dari kosku, jadi aku cukup berjalan kaki. Aku siapkan Mp3-ku, untuk menemani perjalanan menuju kampusku.

Namaku Nathalie Rose. Waktu aku SMP aku dipanggil Naros, karena itu singkatan dari namaku, dulu waktu aku SMP aku cupu, pemalu, pendiam, dan jelek. Masuk SMA aku ada perubahan dan aku cukup populer, dari SMA sampai sekarang aku dipanggil Natha. Sekarang aku benar-benar berubah, aku pintar terkadang sering menjuarai olimpiade bahasa inggris ataupun debat bahasa inggris, aku juga cukup tinggi sekitar 167 cm, kulitku kuning langsat dan bersih, wajahku cukup cantik dan menarik, ditambah rambut lurus sebahu berwarna cokelat tua. Tenang aja meskipun fisikku menarik, aku juga ramah, dan baik hati. Pengalaman masa lalu telah mengubahku.

Akhirnya aku sudah sampai di gedung kampus. Sepanjang jalan orang-orang melihatku, namun aku cuek saja dan melanjutkan perjalanan. Dan aku sudah sampai di kelas. Aku lihat teman-temanku, kelihatannya mereka cukup baik. Aku punya dua orang teman yang baik dan cukup dekat denganku, namanya Elsa dan Ratih. Elsa orangnya agak menor, tapi dia baik sekali. Kalau Ratih dia berkerudung namun dia sangat lincah. Mereka berdua sangat berbeda denganku yang pendiam.

Pada suatu sore, selesai mata kuliah terakhir, aku diajak makan dengan Elsa dan Ratih di salah satu mall. Kita sangat cepat akrab, dengan obrolan kita yang diselingi tawa.
“Nat! Tuh ada cowok yang lihatin kamu dari tadi…” celetuk Elsa.
“mana? Ah kamu jangan bercanda deh.” sahutku.

Aku pandangi setiap sudut tempat dan mataku langsung tertuju pada seorang yang juga memperhatikanku. Seorang cowok, tinggi, badannya agak besar, dengan kumis tipis, dia memakai kaos longgar berwarna abu-abu. Dia benar-benar keren dan maco, wajahnya tampan dan menarik, gayanya juga tidak norak. Dan ternyata dia memberikan senyum tipis, dan aku membalas senyumannya dengan sedikit rasa canggung.

Dua hari kemudian saat aku sedang asyik nyemil di kamarku sambil main hp dan chat dengan dua temanku. Tiba-tiba ada pemberitahuan baru dari notifikasi, “AndikaaR menambahkan anda sebagai teman melalui id”. Hatiku bertanya, siapa ini? Aku langsung saja lihat profilnya, dan display picturenya, ternyata dia cowok yang waktu itu restoran lihatin aku. “wah dapet dari mana yah dia id-ku!” gumamku dengan hati berbunga bunga.

Cling… cling…
“hmm ada messege?”
Aku buka…

AndikaaP: “hai Natha…”
5 menit kemudian baru aku balas, supaya gak dikira keganjenan.
Nathalie_Rose: “oh iyah… Hai juga. Btw siapa ya?”
AndikaaP: “aku Andika anak HI angkatan 2013, salam kenal ya…”
Nathalie_Rose: “oh iya salam kenal juga ka.”

Setelah chat itu kami mulai akrab dan dekat. Selain good looking dia cowok yang baik. Kadang dia anterin aku makanan, kalau aku sakit dia jenguk, dia kadang kasih kejutan, ngajakin dinner romantis. Dia benar-benar pria sempurna. Dan pada akhirnya kami resmi jadian dan jadi sepasang kekasih. Sebelumnya padahal aku sering denger berita tidak baik soal Andika, katanya sih dia bad boy, nakal, playboy, dan lain-lain, pokoknya banyak negatifnya, dan positifnya cuma karena dia ganteng. Tapi aku tidak percaya karena selama ini dia selalu baik. Kalau pun itu masalalunya aku tidak terlalu mempedulikannya.

Sesekali dia main ke kosku dan makan bareng. Aku tidak menyadari hubungan kami sangat intens. Aku tidak masalah jika dia menciumku karena aku sayang dan dia pacarku. Seiring berjalannya waktu dia mulai sering menemuiku, bahkan sekarang kita sudah kissing, dan dia adalah first kissku, dia juga terkadang menginap kalau ngobrol kemaleman. Sekarang dia mulai berani mengajakku ke luar malem, meminta uangku, minta ditraktir, dan paling parah dia sudah mulai berani membuka pakaianku.

Lama kelamaan aku berubah, aku ikut ikut merok*k, pulang malam, bahkan aku pasang tatto di perut dan lenganku. Aku menyadari aku berubah, sekarang aku menghambur-hamburkan uangku untuk pacarku. Tapi yang lebih hebat aku masih bisa menjaga kesucianku. Hubungan kami tidak belangsung lama, bahkan dia tega memutuskan hubungan kami dengan alasan aku tidak mau melakukan hubungan intim dengannya. Karena itu benar-benar memalukan aku mengiyakan saja.

Aku benar-benar kesal dan akhirnya aku melepas penatku dengan jalan-jalan di mall sendirian, nonton film sendirian, dan makan sendirian. Sampai akhirnya aku melewati sebuah salon, aku masuk dan tiba-tiba saja aku bilang sama hair stylistnya, “Mbak tolong potong rambut saya dengan gaya pixie short hair,” mbanya kaget.
“beneran? Apa gak sayang? Kan rambutnya bagus.” sahut hair stylist, aku jawab, “gak apa apa Mbak, bosen aja”

Taraaaaa….. Ya hasilnya gak jelek-jelek amat, ku rasa ini cocok dengan tatto baruku, dan sedikit ku tambahkan highlight di atasnya. Dan setelah itu aku cari baju kemeja yang sesuai dengan gaya baruku sekarang. Besoknya teman-teman sekelas kaget dengan gaya baruku. Kemeja kota kotak, jeans longgar, sepatu midi boot, rambut pixie short, anting hitam, dan tanpa make up. Aku juga merasakan aku seperti b*tchi saja, tapi mereka tidak tahu bahwa ini adalah motif saja.

Apalagi Elsa yang super duper heboh… “ya Tuhaaan Natha, kenapa kamu begini?” sambil belaga mau nangis, dan aku cuma jawab, “ya… Cuma pengen suasana baru aja”
“gak gini juga Nath, mana gak konsultasi ke kita dulu lagi…” sahut Ratih dengan raut wajah sedih.

Hari hari berlalu, dan tak jarang aku berpapasan dengan Andika, mantanku. Gosip pun mulai beredar, dan sampai ke telingaku. Official account curhatan anak kampus memposting satu foto, wajahku dengan 2 created, “before” dan “after”, aku hanya menaikan alisku sebelah. Aku baca kisahnya dan ternyata penulisnya dari @AndikaaP. Aku sudah menduga ini terjadi, dan ternyata aku tahu aku bahan taruhan.

Besoknya aku membuat kisah yang lebih menarik, aku posting foto Andika namun pada saat aku telanjangi dia, aku edit foto itu sedetail mungkin, aku tambahkan foto seorang ibu-ibu dengannya, aku edit foto itu sebagus mungkin dan aku ubah background tempatnya di kamar hotel. “benar-benar isu yang menarik.” gumamku dalam hati. Aku buat cerita yang menarik, ku bubuhkan kata-kata panas, dan tidak bodoh aku posting namun dengan Inisial Anonim. Berita itu cepat meluas, dan akhirnya di semester akhirnya, Andika dikeluarkan dari universitas.

6 bulan kemudian…

Rambutku mulai panjang, karena aku pakaikan sampo penyubur rambut. Aku cat rambutku kembali warna cokelat tua. Aku pakaikan mataku kacamata, karena biasanya aku pakai softlens. Ku lihat dicermin, diriku yang baru. Malam minggu aku sedang hang out, tapi kali ini aku hanya berdua dengan Elsa. Aku menunggu film yang akan kita tonton. Aku duduk di kursi tunggu. Kini pandanganku tertuju pada satu pria dengan senyum tipisku.

Cerpen Karangan: Nisa Chica
Facebook: Nisa Chica
Hai namaku An Nisa Istiqomah, biasa dipanggil Chica. Lahir di Balikpapan tanggal 24 Oktober 1997. Hobby aku, menulis dan olahraga. Aku ingin menulis cerpen sebanyak banyaknya.
Facebook: Nisa Chica
Instagram: Nisa_Chica
Line: Nisa_Chica
Email: Oknisa72[-at-]yahoo.com

Cerpen The Magic Of Love merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pecundang Yang Dilupakan

Oleh:
Di Sebuah sekolah swasta yang terkenal di kota perjuangan, hiduplah seorang pecundang bernama Sudirman. Dia dipanggil pecundang karena dia sangat payah dalam bidang olahraga. Juga dia dikenal sebagai anak

Kawan Lima Sejalan

Oleh:
Mungkin di dunia ini banyak arti nama dari pertemanan/persahabatan, tetapi kita tidak tahu betapa persahabatan sangat erat dengan rasa toleransi yang tinggi dan kemauan menghargai pendapat orang lain. Kawan

Perpisahan dalam Senja

Oleh:
Masjid telah melantunkan ayat ayat suci Al Quran di waktu pagi. Suara itu terdengar sampai rumahku sudah menjadi tradisi disini jika waktu mendekati subuh toa masjid dinyalakan dengan suara

Berbicara 6 Mata

Oleh:
Namaku nadia, aku adalah anak ketiga dari tiga bersaudara. Kata orang, anak terakhir itu pasti manja banget. Karena, anak terakhir itu paling disayang. Aku memang anak yang manja banget.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *