Tidak Tahu Diri

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 25 March 2016

Nama gue Dinda. Gue punya pacar namanya Reno. Dia itu ganteng, walaupun gak ganteng-ganteng banget tapi udah ganteng banget di mata gue. Ya jadi, gue punya geng. Di geng itu dilarang keras banget pacaran. Heu, emangnya dia siapa ngelarang-ngelarang gue yang penting kan gue punya batas! Oke, gue gak betah di geng itu. Nama gue tercoreng gara-gara masuk geng orang kayak itu. Gue mutusin buat keluar. Dan gue main sama temen yang lainnya. Gue punya temen namanya Yasmin. Dia juga dikeluarin dari geng dia tapi beda sama gue gengnya. Dia dikeluarin gara-gara katanya pho. Gue gak percaya, maksud dia mungkin bukan pho-in hubungan orang. Yasmin juga udah punya pacar, namanya Tio.

Yasmin agak centil sih sama laki-laki. Jadi, Reno kan anaknya gak terlalu sibuk ngecek hp, karena Reno anaknya pinter banget jadi kerjanya cuma tidur-makan-belajar. Itu doang. Kan gue pernah ada masalah sama Reno gara-gara dia kira gue pacaran sama Dennis. Namanya sih cowok, padahal dia cewek tapi tomboi. Dia suka ngasih gelang ke gue, gue ya terima-terima aja karena gue nganggepnya bodo amat. Dulu dia sekolah di sekolah gue tapi cuman 2 tahun. Selanjutnya dia pindah ke sekolah lain. Pas denger nama ‘Dennis’ , si Reno langsung marah ke gue dan gue juga gak tahu. Kata bu Nadia, guru gue yang asyik dan gru favorit gue, si Reno mutusin gue. Gue cuman diem aja kan.

Beberapa hari kemudian, Yasmin sering bantuin gue. Dia suka ngebom ping hpnya Reno buat ngechat gue. Oke, gue sih seneng banget, gue pikir semuanya bakal berjalan dengan baik. Ternyata enggak. Ternyata Yasmin gak nyadar kalau dia udah punya cowok, si Tio. Dia ngechat Reno siang malem, dijawab dan direspon dengan cepat walaupun sebenernya dia dimarahin ibunya karena main hp. Sementara gue? Chat gue cuman diread doang. Gue ngerasa kalau Reno suka sama Yasmin, ya masa sih? Pikir gue kayak gitu. Tapi apa salahnya? Yasmin kan sering chattan sama Reno. Gue baru percaya, Yasmin emang pho. Banget malahan. Dan sekarang gue nyesel kenapa gue temenan sama orang kayak gitu. Dia juga kayaknya gak ngerti kalau sebenernya itu dia pho. Besoknya, gue ngobrol di kantin sama Yasmin, Litha, dan Sarah.

“Din,”
“Apa?”
“Masa kemaren si Reno ngechat gue udah gitu nanya-nanya lagi,”
“Nanya apa?”
“Dia nanya ke gue ‘Eh Yasmin sebenernya lo suka sama siapa?’ masa dia gak tahu ya, gua suka sama Tio lah, terus gue jawab ‘dih emangnya lo belum tahu’ katanya ‘belum’ kata gua ’emangnya kenapa?’ terus kata dia ‘gak kenapa-kenapa, nanya doang’ terus ya udah gue jawab ‘sama Tio lah, emangnya kenapa?’ terus kata dia ‘oh, gak kenapa-kenapa’ ‘ya udah aku cas hp aku dulu ya, tinggal 54%’ kata gue ‘ya udah’ gitu.”

Gue cuma bengong. Ya gue tahu, kalau cowok nanya kayak gitu itu berarti ada simbol cowok itu suka sama dia. Masa sih Reno gak tahu Yasmin suka sama siapa. Tio itu sahabat deketnya Reno! Ya masa gak tahu. Gue pengen nangis tapi gue tahan, untuk apa gue nangis. Ew. Dan semenjak gua jauhin Yasmin dan gue suruh Yasmin dc dan blokir kontaknya Reno, hubungan gue dan Reno membaik. Dasar gak tahu diri lo, Yasmin! Chattan sama pacar orang! Oh iya, korbannya udah banyak loh! Indah, Tiara, Putri, Echa, Zara, Mika, Ani, Syifa. Dasar pho!

Cerpen Karangan: Fatimatuzzahro
Facebook: Fatimah Kawai
Hai. Namaku Fatimatuzzzahro Kawai Assalam. Bagi yang penasaran sama cerita yang sebenernya di atas, add line aku: ftmtzzhr_ oke?!

Cerpen Tidak Tahu Diri merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tak Sesederhana Kata Cinta

Oleh:
Selesai salat Isya Rara langsung berbaring di tempat tidur, ia lelah sekali dengan aktifitasnya yang lumayan padat hari ini. Ia berniat tidur cepat. Rara menyalakan radio kesayangannya, mulai mencari

Cintaku Bertepuk Sebelah Tangan

Oleh:
Namaku ririn aku baru kelas 9 smp aku mencintai seorang pria yang mungkin gak cinta sama aku namanya rio, cintaku dimulai disni. Suatu hari di sekolah ada anak baru

Lady Luck

Oleh:
Apakah di dunia ini hanya memandang dan melirik wanita yang sempurna? dalam artian memiliki wajah yang sempurna, kulit yang sempurna, tinggi badan sempurna serta badan yang sempurna. Segalanya serba

Percaya

Oleh:
Adakah yang bisa kulakukan? Kalimat yang selalu kufikirkan sejak dahulu. Banyak hal yang sudah kulewati hingga saat ini, tetapi tidak banyak yang sudah kuperbuat. “Pemalas” mungkin itu julukan yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *