Golden Swan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan, Cerpen Remaja, Cerpen Romantis
Lolos moderasi pada: 17 February 2018

Suara teriakan gadis ini terdengar nyaring beradu dengan petir menyambar memecah hujan.
“aarghh! baju seragamku jadi kotor! dasar pengendara mobil tidak tau sopan santun” jeritnya dengan nada penuh kemarahan “aargghhh!!!” jeritnya.
“hei! hei! hentikan! suaramu sanggup memecahkan gendang telingaku!” jerit seorang pria di sebelahnya.
Mereka berdiri di halte bus dekat dengan jalan raya yang penuh dengan lubang.

“siapa sih kamu!? berani membentakku? hah!?” bentak balik gadis berdasi kupu-kupu ini dengan melemparkan pandangan sangar miliknya, lidahnya seketika kelu ketika mengetahui siapa orang yang tadi ia marahi “ma-maaf” ucapnya seketika dengan senyum kecut, karena ia mengira yang berada di sebelahnya merupakan teman satu sekolahnya. Ia baru menyadari siapa orang yang ada di sisi kanannya, pria dengan seragam yang berbeda tetapi ia sangat paham wajah pemiliknya. Mata coklat miliknya mancuri pandang wajah pria yang berdiri di sampingnya ini “kamu …?” ucapnya pelan menunjuk pria berambut ikal ini.
“ya? Apa ada yang salah?” potong pria itu ‘ugh! Dingin sekali sikapnya’ gerutunya memalingkan wajahnya. ‘tapi aku yakin pernah mengenalnya, tapi siapa pria ini? Aduh! ingatanku lemah sekali tentang nama orang’ gerutunya lagi.

“aku arham, apa kau ingat sekarang? gadis angsa?” ucap pria itu dengan menyembut panggilan masa kecilnya “sungguh mengejutkan ya? Kita bisa bertemu lagi” lanjutnya memperhatikan ekspresi terkejut gadis di hadapannya atau lebih tepatnya teman masa kecilnya.
“jadi, kau-kau-kau ar-arham ya?!” ucapya tergagap
“dasar pelupa tingkat akut” ucapnya dengan menderumkan nada kecewa
“arham! hentikan! itu memalukan tau” ucapnya melemah diakhir kalimat seraya memainkan jari-jemari lentik itu.

“jadi, kau bersekolah disini, gadis angsa?” tanya arham meledek
“he’em..” jawabnya pendek “hei! jangan panggil aku dengan sebutan itu lagi” sambungnya sedetik kemudian.

Beberapa waktu berlalu tanpa ada suara antara mereka berdua hanya suara hujan dan petir yang saling bergiliran mengisi suara di genderang telinga mereka.

“hei, apa kau masih percaya tentang adanya angsa emas, afny?” tanya arham berusaha memulai pembicaraan
“ya! Tentu saja! aku tidak akan pernah berhenti mencarinya” ucap gadis berambut sebahu ini, justru dibalas tertawaan kawan masa kecilnya “hei.. kenapa tertawa arham? Hen-hentikan!” pintanya dengan mencubit pinggang pria mungil itu.
“iya-iya. hanya saja kau masih naif mencari hewan fiksi seperti angsa emas. Sadarlah kita sudah SMA sebentar lagi kita kuliah jangan sampai kau terus menerus mencari sesuatu yang tidak ada” ucap pria itu dengan melipat-lipat kertas berwarna golden mengkilap di tangan kecilnya.
“hm!” geram afny ketus menanggapi.

Kesunyian kembali menyergap mereka berdua dan terus berlanjut entah berapa lama
‘kenapa hujannya tidak segera berhenti juga’ gerutu afny seraya menjulurkan tangannya untuk menyentuh dinginnya air hujan.

“ini pengganti angsa yang kau cari seumur hidupmu” ucap arham dengan meletakkan origami angsa di tangan afny yang tengah terjulur itu
“eh? i-ini.. cantik sekali arham. aku suka!” ucapnya dengan mendekap angsa itu di dadanya.
“syukurlah kau suka” ucap pria kecil itu dan melenggang pergi.

Barulah afny tersadar hujan telah reda dan kawannya pergi dengan siulan bernada mengiringi langkahnya, hanya punggung tegap itu yang dapat ia lihat dari belakang perlahan menjauh “arham, terima kasih!!!” jerit afny menyadari ada yang terlupakan oleh dirinya. Pria itu dengan sombongnya hanya mengangkat tangannya sebagai tanda ucapan afny terdengar olehnya. “cih! Sombong sekali. Ah biarlah. yang penting aku mendapatkan angsa emas meski hanya palsunya” ucapnya dengan berjalan berlawanan arah dengan arham kawan kecilnya.

Cerpen Karangan: Milda
Blog: Mirrudachan.blogspot.com
salam kenal, saya milda dan baru bergabung. maaf jika cerita yang saya buat masih kurang jelas

Cerpen Golden Swan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kebetulan Bareng

Oleh:
Minerva melemparkan tasnya keluar jendela dapur sekolah. Setelah memastikan tidak ada orang, ia meloncat keluar. Tubuhnya yang ramping seketika sudah berada di kebun belakang sekolah. Bolos adalah kegiatan rutin

Tak Ada Yang Sempurna (Part 1)

Oleh:
Aku dilahirkan dari rahim seorang ibu, seperti anak-anak yang lain. Aku terlahir dengan jalan yang normal. Tapi kenapa? Kenapa aku tak seperti mereka? Mereka yang mempunyai kaki sempurna. Mereka

Impian Yang Tertunda

Oleh:
Di suatu desa terdapat seorang remaja perempuan yang sedang menekuni pendidikan di kelas 3 sma. Namanya Nia, dia terlahir dari keluarga yang pas-pasan, tak ada rumah mewah dan tak

I Know You

Oleh:
Namaku Arcell Maria Bintang, atau singkatnya Arcell, aku bersekolah di ‘SHINING SUN’. Di sana aku mempunyai seorang sahabat namanya Cecilia Liona Nathkati, atau singkatnya Liona, dialah seseorang yang selalu

Tentang Sahabat dan Aku

Oleh:
Kringgg… Suara alarmku berbunyi aku lekas bangun dari tempat tidurku, terik matahari pagi ini memulai aktivitasku. Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 7:30 aku pun cepat-cepat menuju meja makan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *