Setengah Mimpi Sepenuhnya Nyata

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Romantis
Lolos moderasi pada: 13 October 2017

Lantunan saxophone memanjakan telingaku. Gejolak hati membuat kakiku terjingkrak, tanganku bergetar, dan berairnya kedua indera penglihatanku. Sosok lelaki rupawan yang terlihat mapan terlampir di layar laptopku, hati wanita mana yang tak bergejolak melihat sosok impian sepertinya. Badan tegap, rahang kokoh, postur tubuh atletis dengan balutan jas maroon.

Sontak kuhubungi kontak akun personalnya, “kak! aku suka banget sama coveran lagu ini. gak bisa berhenti dengernya!”
Tak ada yang kuharapkan dari pesan yang kukirimkan, bahkan sebuah balasan pun tidak.

Tiba-tiba terpampang di layar ponselku
“Damian: hi genie! terimakasih yaa sudah suka :)”
God, gak mungkin, namaku disebut.

Anyway guys, aku menghubunginya via aplikasi photo and video uploader yang pasti kalian tahu namanya apa.

1 tahun kemudian,
Aplikasi tersebut memunculkan fitur seperti snapchat dan memungkinkan kita melakukan akses seperti periscope. Sebagai remaja yang ingin selalu up to date, aku pun mencoba fitur serupa dengan periscope.

Damian joined

Membisu aku seketika. Terbata aku berkata. Terbelalak aku memandang.

“hi kak damian…” sapaku
“hi genie,” jawabnya via text
Hingga akhir kugunakan fitur itu, Damian dengan setia menontonku. Hingga kudapatkan pesan personal darinya,
“aku baru pertama kali mantengin orang sampai habis”
“ohyaa? makasih kak sudah mau spend waktu ke live aku yang gak penting :),” balasku
“aku terhipnotis sama kamu nih”
Senangnya diriku malam itu.

Terlibatlah kami dalam perbincangan, dan berakhir dengan bertukar nomor handphone.
“aku telpon ya?” pesannya.

Pertemuan pertamaku.
Sengaja dan tidak sengaja.
Seperti mimpi dikala sadar.
Seperti sober dikala berakal.

Kami hendak menghadiri pesta ulangtahun temannya. Ia sebagai tamu dan bintang tamu. Digiring aku berkenalan. Menjadi buah perbincangan, berjuta pujian.
Sendiri ku duduk di tengah keramaian, melahap strawberry cheesecake sambil memandangi Damian memberi suguhan lantunan yang sangat merdu.
HIngga malam berganti, pesta pun berakhir.

Dengan gerakan canggung ia genggam tanganku menuju parkiran, yang kemudian merambat ke rangkulan di pinggulku. Kondisi lelahnya tak tertahankan, membuatnya tak sanggup mengendarai mobilnya. Diraihnya diriku dalam pelukan, sebagai ajakan istirahat bersama. Suara rendah berbisik mesra, mengucap kalimat “Kamu cantik, aku suka.”

Cerpen Karangan: Ghiinaans
Reach me on mail: ghiinaans[-at-]gmail.com
Yang kepo sama penulisnya, boleh stalk ignya: ghiinaans (HAHA panjat sosial)
60% adopted from my real experience.
15% improvitation.
10% imagination.
15% fiction.
Feel free to feed me back, and wait for the replies.
Thanks for keeping up with Ghin

Cerpen Setengah Mimpi Sepenuhnya Nyata merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Bianglala

Oleh:
Ketika hati berkata iya maka tidak mungkin mulut berkata tidak. Seperti katamu padaku “ Hati itu tak bisa dibohongi, jangan menyakiti perasaanmu sendiri. Katakan apa yang ingin dikatakan hatimu.

Bagian Kota Bagian Dirimu

Oleh:
Aku melihatmu di tengah hujan. Namun, kau berlalu begitu cepat. Aku menoleh, mencari dirimu, berharap melihat rambutmu yang hitam kecokelatan di bawah tudung jaket biru itu, namun kau telah

Karena Aku Malaikatmu

Oleh:
Tak pernah ku bayangkan sebelumnya hidupku akan berubah sejauh ini. Semuanya berawal dari sebuah pertemuan singkat yang membuatku tak akan pernah mengerti bagaimana itu terjadi. Sebuah perasaan aneh terus

Pangeran Kecilku

Oleh:
“Bangun pagi kuterus mandi… tidak lupa menggosok gigi… abis mandi kutolong ibu… membersihkan tempat tidurku…” Alarm handphoneku berbunyi kencang di telingaku, karena semalam aku lupa mencabut headset dari telingaku

Hujan

Oleh:
Gadis itu menatap langit yang mendung ini dengan hampa. Hembusan dingin yang mengenai tubuhnya membuatnya sedikit kedinginan. Dia kembali melangkahkan kakinya menuju rumahnya. Hingga, setetes demi tetes mengenai rambut

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *