Tatapan Mata Teduh

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Remaja, Cerpen Romantis
Lolos moderasi pada: 15 July 2017

Di balik pohon mangga ini, dari kejauhan aku lihat gani sedang membaca buku sambil mendengarkan musik memakai headset. Aku tatap matanya yang meneduhkan dan kulihat wajahnya yang menenangkan jiwa.

Semenjak kejadian tabrakan kemarin kegiatanku selama istirahat adalah memperhatikan gerak-gerik gani. gak penting juga, tapi tatapan matanya itu yang aku rindukan dari gani. Setiap malam aku selalu terbayang dengan tatapan matanya, aku bingung bagaimana caranya supaya tatapan matanya itu hilang dari pikiranku, aku berfikir keras terus-menerus dan aku memutuskan untuk tidak melupakan tatapan mata itu akan kuingat terus tatapan mata itu dengan cara memperhatikan dia dari kejauhan.

“gani ke mana kok gak ada di tempat itu?” tanyaku pada diri sendiri setelah bangun dari lamunan.
“kenapa? gue tau kok dari kemarin loe perhatiin gue terus dan loe tatap mata gue terus-menerus” kata gani, lalu manarik tanganku dan mendorong badanku ke pohon mangga, sehingga wajahku dan wajahnya berhadapan.
“izinkan aku manatapmu dengan mataku sendiri, jadi kamu bisa sepuasnya tatap mata aku” kata gani setengah berbisik, dadaku terasa sesak dan lidahku kelu untuk membuka mulut pun aku tak bisa dan aku barpikiran untuk mendorongnya ya mendorongnya, aku rasa dada ini akan lega kembali saat aku menjauhi gani.
MENYEBALKAN.. Kejadian ini sungguh konyol, dia mengetahui kegiatanku belakangan ini.

Cerpen Karangan: Siti Nur Saadah
Facebook: Siti Nur Saadah
maaf bila cerpennya terlalu pendek, karna saya hanya seorang perempuan yang hoby membaca cerita, pendengar setia teman-teman. dan saya adalah seorang penulis amatir, yang ingin menjadi author terbaik, hadeuh mimpi kale ah.

Cerpen Tatapan Mata Teduh merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hanya Sahabat

Oleh:
Seperti biasanya aku selalu bersemangat untuk pergi ke sekolah, kalian tahu apa alasanya?, yup itu karena aku tidak sabar untuk bertemu dengannya. Kali ini aku berangkat lebih awal dari

Aku Pasti Bisa!

Oleh:
Di meja sebelah ranjang kamarnya. Yang menurut dika adalah meja belajar. Walaupun butut dan kaki kakinya sedikit keropos. Dika menulis. Menuangkan ide brillian. Yang ada di otak jeniusnya. Tangannya

Kenangan Terindah

Oleh:
Aku dapat merasakan mata semua orang ke arahku. Aku tidak perlu menengok ataupun memutar tubuhku untuk mengetahuinya, perasaan di hatiku sudah dapat menebak dengan benar apa yang sedang terjadi

Dibalik Sebuah Senyuman

Oleh:
Pagi ini gue lagi males-malesnya belajar Matematika dan gue pun akhirnya mulai terhasut oleh setan yang terkutuk untuk cabut dari kelas, dan melarikan diri ke ruangan favorit gue yaitu

Aku, Kamu dan Senja Bisu

Oleh:
AKU DAN SENJAKU 04 April 2017 Namaku Rona, lengkapnya Rona Jingga semesta. Orang-orang menyebutku kutu buku, Karena tidak ada tempat lain selain perpustakaan yang menjadi sasaran nongkrong sehari-hariku. Sebenarnya,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *