Aku Hanya Ingin

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 16 June 2019

Tawa mereka masih juga terdengar di telingaku, aku tau semuanya telah berbeda. Kumohon sobat!!! Lihatlah aku, lihatlah keberadaanku. Tapi entah mengapa satu kali pun kalian tak melihat keberadaanku, tak melihat rasa sayangku kepada kalian. Kenapa sobat! Kalian justru menganggapku sebagai sesosok wanita yang tak berguna bahkan untuk sekedar menyapaku saja kalian tak mau. Lalu apakah aku harus memohon kepada kalian jika aku ingin diperhatiakan oleh kalian.

Pagi ini suasana tak jauh berbeda, semuanya asik dengan kesibukan mereka, begitupun denganku. Aku tau mungkin ini terakhir kalianya aku melihat senyuman itu, sobat, aku sayang pada kalian semua, aku tak ingin hari ini berlalu begitu saja, andai kalian tau bahwa hari ini adalah hari dimana diriku harus berpisah. Aku tak ingin melewatkannya teman, sungguh!

“Kamu kenapa?” Tanya sasa yang terlihat merasa ada yang aneh dengan diriku hari ini.
“Aku hanya ingin melihat senyuman kalian sebelum aku pergi.”
“Apa maksud dari perkataanmu?”
“Lupakan saja. Sudahlah sana main lupakan aku untuk sejenak saja, dan saat itu kamu akan mengerti posisiku sekarang. Saat dimana keramaian menjadi sebuah keheningan untukku saja. Aku lelah untuk berdiri seorang diri, jangankan untuk berdiri tertawa pun aku tak memperlihatkannya, kamu tau, seandainya kamu dan mereka semua tau. Tapi, nyatanya tak ada satu orang pun yang memahaminya, lalu apakah dayaku sa! Oh ya jika aku terlalu lama tidur berarti aku lelah dan ingin istirahat, jadi jangan bangunkan aku ya sa!”

“Aku tak menyangka bahwa itu terakhir kalinya aku melihat senyuman diana. Terkadang aku sempat berpikir kenapa aku justru tak pernah menyadari bahwa diana adalah satu-satuanya orang yang sangat ingin melihat kita bahagia bahkan sampai berkorban dengan mengaku sebagai kau hilmi, kau lah alasannya kenapa kita semua disuruhnya untuk pulang waktu itu.” semuanya diam dan tertegun mendengarnya.
“Karena dia tak ingin kalian melihat itulah terakhir kalinya dia bernafas, dia rela mengatakan pada mereka orang yang sengaja ingin membuhuhmu hil jika dia adalah kamu.”

Semuanya terdiam seribu bahasa menyesali perbuatan mereka yang tak menganggap orang yang hanya memperhatikannya akan melakukan ini semua, melakukan hal yang tak pernah mereka duga.

Cerpen Karangan: Ambar
Blog / Facebook: Sri Lidat Lidut

Cerpen Aku Hanya Ingin merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kebahagiaan Yang Hilang

Oleh:
Hari ini aku bangun pagi pagi sekali karena hari ini ayahku berulang tahun yang ke 34, aku adalah anak tunggal, aku mengetuk pintu kamar ibuku dengan sangat pelan takut

Ayah

Oleh:
“Engkaulah nafasku… Yang menjaga di dalam hidupku, Kau ajakan aku menjadi yang tebaik.” Pagi itu pagi yang cerah, Raka terbangun dari tidurnya, menghirup segarnya udara pagi itu. Setelah sholat,

Randy Si Penyelamat Nyawaku

Oleh:
Pagi yang cerah, secerah hatiku ketika melihat dia telah menungguku di bawah. “Pagi Ra, kamu tambah cantik deh, ayo berangkat nanti telat loh” kata Randy, sahabat sejatiku. “Pagi juga

Keceriaan dan Kesedihan

Oleh:
Pagi yang indah, tetesan embun mebasahi daun yang masih basah karena hujan tadi malam. Tampak seorang gadis berdiri didepan kaca sambil menempelkan baju pesta di tubuhnya. “Yang ungu apa

Lagu Untuk Angin Yang Lalu

Oleh:
Ruang kosong. Aku duduk di kursi besi yang panjang dengan memangku gitar kesayanganku. Di depanku ada meja kecil untuk meletakkan kopi hitamku. Ruang ini hanya berisi kursi, meja, ac

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *