Best Friend Forever

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Perpisahan, Cerpen Persahabatan, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 7 November 2014

Pertama kalinya bagi aku dan sahabat-sahabat ku berpisah setelah menerima surat kelulusan dari sekolah, aku, Lyta, Mely dan Ari kita bersama-sama sejak SD, jalani suka duka bersama. tapi, tidak jarang juga pertengkaran di antara kami terjadi, namun kami hadapi bersama-sama hingga persahabatan kami masih utuh sampai sekarang.

Lyta dan Ari adalah sahabat sekaligus kekasih, mereka sudah 5 tahun pacaran, tapi, tidak pernah melupakan sahabat disaat mereka sedang berduaan, mereka sangat menghargai persahabatan kami. Aku dan Mely juga senang mereka jadi sepasang kekasih. Sejak kecil kita sudah mengikat janji kalau kita akan tetep bersama-sama sampai kapan pun, bahkan pernah bermimpi melanjutkan sekolah di perguruan tinggi yang sama.

Tapi, sekarang semuanya sudah berubah Lyta dan Ari yang melanjutkan studynya ke jenjang yang lebih tinggi lagi, sedangkan Aku tidak bisa melanjut sekolah lagi karena ekonomi yang tidak mendukung, dan Mely juga sepertinya sama dengan Saya, tapi bukan berarti semuanya berakhir, Aku dan Mely mencari pengalaman kerja di tempat yang berbeda, ya hitung-hitung belajar hidup mandiri.

Dan kehampaan mulai terasa saat satu persatu dari kami pisah, ya meskipun masih tetap ada komunikasi sih. Di sudut kamar ku yang sepi, aku hanya bisa merasakan kesepian yang dalam setelah jauh dari sahabat-sahabat ku.
“tuttut” suara dering telfon genggam ku membangunkan lamunan kerinduan terhadap sahabat-sahabat ku, sebuah pesan dari Lyta sahabat ku
“aku tak tau apa yang tejadi, yang jelas aku kangeeen kalian plend, gak ada temen, sepi, aku cuman bisa menangis di tempat yang sepi ini aku butuh kalian” isi pesan nya.
tidak lama kemudian dering handphone ku bunyi lagi, kali ini pesan dari Mely
“cuman air mata yang menemani aku di saat jauh seperti ini dari kalian sahabat”
Aku hanya bisa ikutan meneteskan air mata, menahan kerinduan yang dalam kepada sahabat-sahabat ku saat membaca pesan dari kedua sahabat ku dan aku cuman bilang “semua akan lebih indah, jika kita bersabar”.

Seperti itu lah yang terjadi setiap hari nya sejak kita berjauhan sampai waktu yang ditentukan mungkin kita bakal bisa kumpul lagi.

Dan aku hanya bisa berharap persahabatan ini ada untuk selamanya, walau pun jarak yang jauh membatasi kita, namun kebersamaan dan kekompakan di antara kita tak akan ada yang membatasi.

Kita BEST FRIEND FOREVER.

Cerpen Karangan: Rhany S
Facebook: chessfrhany Rhany Chiregar

Cerpen Best Friend Forever merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sahabat Bahagiakan Dia

Oleh:
Mungkin tiada kata yang bisa ungkapkan ketika kelunya lidah. Seperti halnya Takuya ketika dia bertemu cewek idamannya selama ini. Apalagi kalau si cewek idaman mendekat dan mengajaknya sekadar mengobrol.

Jangan Tangisi Aku

Oleh:
Hari demi hari kulalui dengan penyakit yang kuderita selama setahun. Aku masih tetap berusaha melawan penyakit ini, walau sudah berbagai pengobatan aku jalani namun tak ada harapan apapun. Sekarang

My Best Friend 4ever

Oleh:
Hai namaku Flowy, umurku 11 tahun. Aku tinggal bersama ayah dan ibuku, aku bersekolah di sd muhamadiyah 9 malang. Di sekolah aku memiliki sahabat yang bernama Auli, dan Sheryl.

Dari Daun Pintu Kamarmu

Oleh:
Tak seharusnya kau begitu, terus-menerus bahkan tak pernah lelah memanjakanku. Setiap pagi kau tak pernah alpha mengantarkan teh hangat untukku, anakmu yang sudah tak berdaya ini. Kau juga terbiasa

Unconditional (Part 2)

Oleh:
Sometimes you have to try not to care. Because sometimes, no matter how much you do, You can mean nothing to someone who means so much to you. It’s

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *