Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Me and My First Love in Cold Day

Hari ini aku agak tidak enak badan. Aku tetap bersekolah. Ayah dan Ibu pergi ke luar kota untuk menjalankan bisnisnya. Sesampainya di kelas aku langsung duduk di bangku yang biasa kududuki dan di belakangku duduk Om Axel...

Sepenggal Lorosae

“Permisi!” Hampir serentak suara di teras depan rumah disertai ketukan di pintu. Pagi itu pandanganku beradu dengan dua orang setelah pintu terbuka. “Sonia!, om Alfredo!, selamat datang di Indonesia!” sambutku spontan,...

Hujan Kala Senja

Ada segelintir cerita yang begitu perih menyedihkan, ada segores luka yang teramat dalam, ada setitik harapan yang begitu jauh dari kenyataan, sehingga menuntut Cares untuk terus menggerakkan kakinya selangkah demi selangkah....

Ayahku Koruptor

2 tahun ayahku menjabat sebagai Bupati di Kabupaten penghasil jeruk terbesar. Semenjak ayahku diangkat dan menjabat menjadi Bupati keluarga kami langsung kaya raya. Aku tak peduli kenapa kekayaan keluargaku menjadi berlipat-lipat....

Rembulan di Kolong Langit

Gadis muda itu menatap dinding penyangga rel kereta antara stasiun Juanda dan stasiun Mangga Besar. Dinding yang bergambarkan anak-anak yang sedang belajar. Sederet kalimat tertulis di atasnya. ‘Dengan membaca menjadi cerdas’....

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply