Congratulations On My Twin Sisters

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 10 August 2018

Rara mempunyai saudara kembar yang berpisah dengannya karena ayah ibu mereka bercerai, namanya Riri. Hari ini Riri akan datang tepat pada hari ulang tahun mereka. Ia datang saat hari libur siswa-siswi sekolah tepat pukul tujuh pagi.

Tin… Tin… Tin… suara klakson mobil membuat Rara kaget.
“Sayang, buka pintu gerbang itu!” perintah ibu. Rara langsung membuka pintu gerbang. Mobil itu pun masuk.
“Assalamualaikum, my twin sister” kata seorang anak dari mobil itu. Ternyata itu Riri dan ayah.
“Waalaikumsalam, my twin sister, too” jawab Rara. Rara mempersilahkan Riri dan ayahnya untuk masuk. Setelah melihat kedatangan sang suami, ibu menjadi agak sedikit cuek. Tetapi, tidak untuk Rara dan Riri. Mereka berdua tetap akrab.
“Ini aku bawakan hadiah” ujar Riri.
“Aku juga punya untukmu. Ayo, kita buka bersama” ucap Rara. Riri membawa hadiah berisi 2 kaos bergambar anak yang tangannya membentuk hati. Dan ada tulisan “MY TWIN SISTER”. Rara memberi hadiah berisi jaket yang di belakangnya bertuliskan “MY TWIN SISTER” “RARA AND RIRI”. Mereka memakainya secara bersama.
“Ri, kamu mau gak ke taman kota?” tanya Rara. Riri mengangguk.

Mereka memakai sepeda, berboncengan. Sampai di sana, ada Veronica dan Shynta. Mereka adalah saingan Rara. Tetapi, kali ini Rara berbicara lembut karena ia malas bermusuhan dengan mereka. Shynta menepuk bahu Rara.
“Eh, Ra. Aku tahu pasti dia saudara kembarmu, soalnya kamu mirip. Tapi kok kayaknya lebih cantik dia ya?” Shynta berusaha menghasut Rara.
Rara meminta izin untuk berbicara dahulu dengan Veronica dan Shynta.
“Oke” jawab Riri.
“Iya, aku juga merasa begitu” Veronica ikut menyela ketika mereka berbicara.
“Iya juga. Riri itu terlalu feminin. Dia pakai rok. Pakai make up lagi. Sedangkan aku, stay tomboy semua, pakai celana panjang, dan gak pakai make up. Pantas saja dia lebih disayangi ayah ibuku. Aku tidak memaafkannya” kata Rara.
“Mendingan kamu temenan sama kita-kita aja. Gimana? Ayolah! Kamu kan, anak baik, pintar, cerdas lagi. Oke?” ucap Veronica. Rara mengangguk.

Kemudian, ia kembali lagi pada Riri
“Dia ngomong apa?” tanya Riri.
“Tanya aja sama mereka” jawab Rara dengan ketus.
“Kok kamu gitu, sih?” tanya Riri.
“Biarin aja. Oke, besok juga kamu harus pulang!” kata Rara. Rara pun pergi menuju rumah Veronica.
Sedangkan Riri, ia pergi ke rumah Rara. Ia menemui ayahnya.

“Yah, kita harus pulang” ujar Riri.
“Maaf, sayang. Mulai saat ini ayah tidak bisa pulang. Ayah sudah memutuskan untuk bersatu lagi dengan ibumu. Tapi kalau kamu mau pulang sendiri, tidak apa. Ayah akan memberikanmu uang untuk bayar ongkos taksi atau bus” kata ayah. Riri pun pulang dengan menaiki bus. Rara pun pulang karena hari sudah mulai senja.

Sampai di rumah…
“Bu, mana Riri?” tanya Rara.
“Dia pulang, sayang” jawab ibu. Rara pun makan malam bersama ayah dan ibu. Menu mereka yaitu, nasi goreng, omelet, dan es buah. Selesai makan malam, Rara tertidur.

Keesokan paginya…
“Good morning, Riri. Oh.. Aku lupa kalau ia sudah pulang. Aku harus menjemputnya. Aku kesepian” ucap Rara. Sehabis sholat subuh, sarapan, dan mandi Rara berangkat diantar Pak Jhon, supir pribadi keluarga Rara.

Sesampainya di rumah Riri..
“Assalamualaikum, Riri. Ini Rara” Rara memanggil Riri diiringi ketukan pintu.
“Dik, sedang apa? Adik ini kembarannya Riri, ya. Ini. Surat ini dari Riri. Silahkan dibaca. Saya pergi dulu” kata seorang ibu. Rara membuka surat itu lalu, membaca isinya.

Riri dear Rara.
Assalamualaikum, apa kabar saudaraku? Aku tahu kau marah karena, hasutan temanmu dan karena aku lebih cantik darimu. Maafkan aku ya. Aku kecelakaan bus. Aku dimasukkan ke rumah sakit. Aku sudah meninggal. Mungkin kau membaca surat ini ketika aku sudah tiada.
Kenangan kita jangan dilupakan ya. Wassalamualaikum.

“Riri, kenapa kau tinggalkan aku? Kenapa? Huhuhu… hiks…”
“My TWIN SISTER. Congratulation’s on my twin sister”

Tamat

Cerpen Karangan: Dian Kalila Sumbogo
Assalamualaikum. Hai, namaku Dian Kalila Sumbogo. Lila aja, yach. Aku bersekolah di SD MUHAMMADIYAH KUTOARJO KELAS 3. Aku hampir naik kelas 4. Umurku 9 tahun. Rumahku di Desa KEMIRI KIDUL, Kecamatan KEMIRI, Kabupaten Purworejo. Zodiak ku SAGITAURUS karena, aku lahir November tanggal 30.
Selamat membaca dan semoga suka
Wassalamualaikum

Cerpen Congratulations On My Twin Sisters merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Coklat di Taman Kota

Oleh:
Sore itu di taman kota, Dimas dan Rani sedang berjalan pulang dari lelahnya mengadu nasib di tengah keramaian kota. Rani yang usianya baru lima tahun tampak lesu layaknya kain

Tragedi

Oleh:
Dini terbangun mendengar suara gaduh di lantai bawah. Ia keluar kamar mencoba memastikan suara gaduh tersebut. Namun, apa yang dilihatnya di bawah sangat membuatnya takut. Keringat dingin mulai membasahi

Ulat Yang Sombong

Oleh:
Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah 2 ekor ulat. Yang satu bernama Fintu yang bersifat ramah, rendah hati dan baik. Sedangkan yang satunya bernama Tuvi yang bersifat angkuh dan

I Understand Mom

Oleh:
Hari minggu adalah hari yang aku tunggu, karena pada hari ini aku akan bermain dengan teman sekelasku. Hanya nonton, tapi ini sangat membuatku senang. Karena jarang sekali ibu mengizinkanku

Diary Vienna

Oleh:
Vienna atau yang akrab disapa Vi adalah siswi kelas 5 sd yang hidupnya serba kekurangan. Ayah Vi bekerja sebagai tukang bangunan yang penghasilannya sebulannya hanya Rp. 100.000,- Ibu Vi

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *