Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Masa Kecilku

Nama ku Riani, saat itu aku adalah murid di salah satu SMP Swasta di kota ku. Kejadian ini terjadi saat aku duduk di bangku kelas 2 SMP. Aku adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Mungkin kisah hidup ku ini sangat berbeda...

Selapis Roti Bakar Untuk Kepergian Ayah

Apakah aku masih hidup?. Ah, pasti aku masih hidup karena jika tidak pasti bukan disinilah tempatnya. Meski aku belum pernah melihatnya tapi aku yakin tempat ini bukanlah alam kubur, neraka apalagi surga. Ada bayangan hitam...

Inikah Takdirku

Satu – Saksi Moment Pedih itu “Pergi! Pergi sana! Aku tak sudi bertanggungjawab! Mustahil! Aku hanya sekali melakukannya! Itu pun dalam keadaan khilaf! Jadi, tak mungkin yang kau kandung adalah anakku! Pergi!!!”...

Ma, Ini Surat Cintaku

Aisyah serius sekali menulis sesuatu siang ini. Tangannya meliuk-liuk lincah di atas selembar kertas merah jambu, mulut mungilnya bergerak-gerak lambat tanpa suara seperti merapalkan sesuatu. Sesekali kepalanya mendongak...

Pertemuan Sahabat SD

Namaku Ilean Febiola, aku bersekolah di Icthus International School, saat di SD aku mempunyai seorang sahabat yang bernama Jose Christian. Namun jarak yang memisahkan kita. Setelah lulus SD Jose pindah ke Amerika, Jose pernah...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

5 Responses to Dari Musuh Jadi Teman

  1. faridah hanum 10 August, 2013 at 2:16 pm | | Reply

    bagus cerpennya

  2. nora sanusi 12 August, 2013 at 1:34 am | | Reply

    Cerpennya bagus, pesan didalamnya juga bagus,, dendam memang tidak baik, kita harus mencoba memaafkan walau itu sulit… good luck ya riva, semoga jd penulis hebat yang menghasilkan banyak cerita…:)

  3. Agusnaidi 12 August, 2013 at 1:37 am | | Reply

    selamat ya nak, ayah terharu sekaligus bahagia…teruslah menulis kembangkan terus bakatmu. Buat Komunitas CERPENMU, trims banyak sdh menampung aspirasi anak2 untuk berkarya.

  4. Riva Fitrya 12 August, 2013 at 11:02 am | | Reply

    TO : Bunda Nora

    amin, moga-moga ya bunda.

  5. dita zafira 13 August, 2013 at 10:18 am | | Reply

    bagus banget cerpennya va.kami aja belum dimuat cerpennya..

Leave a Reply