Gaun Terakhir

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Remaja, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 15 December 2017

Matahari telah kembali ke peraduan, malam telah tiba. Pemandangan yang indah di meja makan telah menggoda selera. Waktu berkumpulnya satu keluarga kecil untuk makan malam. Disela-sela waktu makan, Hikma membicarakan acara di sekolahnya yang akan dilaksanakan besok pagi.

“Ma, Pa, Kak … besok aku jadi Juliet loh.” Ucap Hikma.
“Waaaahhh, anak papa yang paling cantik jadi Juliet? dalam rangka apa nak?” Tanya papa.
“Itu pa, kan ada class metting setelah UTS, nah besok itu acaranya mau ada lomba Best Couple Romeo & Juliet. Terus nih pa, besok pasangan-pasangan itu di kirabkan ke daerah sekitar sekolah.” Jawab Hikma.
“Kamu sudah ada kostumnya nak?” Tanya mama.
“Belum sih ma, ntar rencananya mau pinjem ke tempat penyewaan kostum, barangkali ada yang cocok?” Jawab Hikma.
“Oh tunggu-tunggu, mama punya gaun bagus yaaa gaun kesayangan mama juga sih.” Ucap mama.
“Wahh, boleh juga tuh ma.” Jawab Hikma dengan semangat.
“Ntar mama cek dulu, sekarang selesaikan makannya.” Ucap mama.

Setelah mereka menyelesaikan makan malamnya, Hikma menghampiri mama di kamarnya dan mama memberi Hikma kotak yang berisi gaun itu yang dimaksud mama. Gaunnya sangat indah, masih sempurna walaupun sudah lama tak terpakai dan tersimpan.

Keesokan harinya Hikma bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah, Hikma sangat bersemangat pagi ini. Hikma keluar dari kamar dengan penampilan yang sangat tidak biasa alias sangat cantik, sangat cocok dengan gaunnya. Hikma ke sekolah diantar mamanya, karena mama sedang libur hari ini.

Sesampai di sekolah, Hikma keluar dari mobil dan semua mata tertuju padanya. karena penampilannya yang begitu berbeda ditambah dengan gaun yang indah nan pas dipakainya itu. Hikma dijemput pasangannya yang disebut Romeonya, dia bernama Tino. Tino memperlakukan Hikma seolah-olah Juliet yang sesungguhnya.

Jam menunjukkan tepat jam 08.00, waktu acara pengiraban dimulai. Mama sangat antusias dengan ini semua. Tino mulai mengayuh sepeda yang di depannya ada Hikma (diboncengnya). Mereka sangat cocok, mama yakin mereka pasti Best Couple Romeo & Juliet tahun ini.

Tiba-tiba pasangan didepan Hikma & Tino berhenti mendadak dan Tino mencoba untuk menghindarinya tapi Tino tidak dapat mengerem, sepertinya remnya blong. Mereka pun menabrak pohon besar yang ada di tepi jalan. Hikma terkapar di semak-semak jauh dari sepeda dan pohon itu, tak terlihat gerak-gerik Hikma.

Mama sangat khawatir dan bergegas menghampiri Hikma. Terlihat Tino yang pingsan di dekat sepeda. Ketika mama mendekat, mama sangat kaget karena melihat darah yang ada di sekitar kepala Hikma. Mama mencoba mengecek Hikma, dan ternyata Hikma sudah tidak bernafas lagi. Mama sangat histeris dengan kejadian ini.

Cerpen Karangan: Visa
Facebook: Visa
Dzul Hilmi Al Hafidh

Cerpen Gaun Terakhir merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Perasaan Palsu

Oleh:
Manusia memang terkadang tidak bisa menafsirkan perasaan yang mereka rasakan baik disadari maupun tidak. Terkadang mereka bingung dengan perasaan yang berubah-ubah atau labil, dari perasaan benci dan kecewa berubah

Kaulah Yang Terbaik

Oleh:
Di siang hari ini tampak para siswa-siswa di sekolah ku riuh, ada yang lari-larian, ngobrol bareng teman-teman mereka dan sebagainya. Sama seperti orang di pasar, gak heran dong kalau

Bad Luck Keynes

Oleh:
Keynes adalah seorang anak dari keluarga kaya. Ia berusia 13 tahun. Keynes adalah satu murid SEOUL INTERNATIONAL SCHOOL. Disekolahnya kaynes adalah salah satu murid yang terkenal karena kepintarannya. 3

Kado Terakhir Ibuku

Oleh:
Namaku Aini, aku terlahir dalam keluarga miskin, aku adalah anak pertama Dari 3 saudara. Aku Sudah ditinggalkan Ayahku sejak aku berusia 2 tahun, tetapi aku tidak merasa kesepian karena

Akhir Persahabatan

Oleh:
Namaku Lia, aku merupakan sosok yang gak bisa diam dan juga bawel. Aku bersekolah di SMP Negri 1 Banjarmasin. Aku memiliki satu sosok sahabat yang sangat-sangat aku cintai, namanya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *