Hidup Sangat Luar Biasa

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 25 November 2014

Aku, yah inilah aku. Perkenalkan, namaku Fina Salsabila. Di lingkunganku aku biasa di pakggil salsa, tapi di sekolah aku lebih akrab di panggil Fina. Umurku sekarang 13 tahun. Aku sekolah di SMP Tunas Bangsa. Aku cukup dibilang mampu oleh kehidupanku. Aku mempunyai 2 sahabat yang sangat aku percaya. Namanya Indah dan Elsi. Mereka lah yang sangat pengertian padaku. Sewaktu aku berumur 10 tahun, aku mengalami kecelakaan yang sangat tragis. Dan akibatnya aku pun cacat, kakiku harus diamputasi.

Pada saat itu…
“Mama, aku mau ijin buat beli kertas untuk tugas kerajinan yaaa!” Ijinku teriak
“Iyaa hati hati sayang, jalanan rame. Sama siapa aja?”
“Cuma sama indah ma, elsi lagi sakit”
“Ayo ndah, kita berangkat” kataku mengajak indah
“Eh, kamu yakin, bakalan jalan kaki? Jauh kan finn”
“Iya, aku lagi kepengin jalan”

Lalu, aku dan indah pun berjalan cukup lama. Yah, toko yang biasa tutup, gimana nih. Terpaksa deh harus menyebrang.
“Fin, nanti dong. Kamu nekat aja nih mau nyebrang pada saat lampu hijau.”
“Ih kamu nih, nanti kalo merah aku juga nyebrang kali.”
“Nah, ayo lampu merah tuh”
Tiba-tiba…
Motor dari belakang pun melaju sangatlah kencang.
“Finaaaa awasss!!!” Teriak indah

“Brukkk”

Aku terjatuh. Gelap, mana indah? Dimana aku? Aww rasanya kakiku sangatlah kaku.
Tiba tiba aku tersadar bahwa aku sedang di rumah sakit.
“Ma, kok aku bisa disini sih? Indah mana?”
“Duh, kamu jangan banyak omong deh! Istirahat dulu!”
Ehm, baiklah. Kurasa aku memang lemas, tapi, aduh tolong kakiku sakit sekali ini, aku harap ini tak apa apa.
“Salsa, kamu ini bawel yah, kata indah pada saat lampu hijau kamu itu tetap aja mau menyebrang!” Kata mama sambil marah.
“Sudah la ma, dia kan gak tau apa apa. Dia gak salah ma.” Kata sheila, kakak salsa.
“Ya udah, kita tunggu keputusan dari dokter aja ya ma, shel.” Kata papa sambil tersenyum.

Lalu, mama dan papa pun bergegas ke ruang dokter, dan hasilnya, kaki salsa harus diamputasi karena tulangnya yang sudah tidak bisa lagi berfungsi.
“Dok, apakah ada usaha lain selain itu dok? Tidak, tidak mungkin dia kehilangan kakinya dok! Tidak!” Kata mama sambil teriak.
“Cuma ini bu, jalan satu satunya.” Kata dokter
“Baiklah ma, ini mungkin jalan keluarnya.”

Lalu, mama dan papa memasuki ruangan yang salsa dirawat.
“Bagaimana ma, pa?” Tanya sheila
“Kaki salsa harus diamputasi sayang” kata mama sambil menangis.

“Sudah siap di operasi sayang?”
“Siap ma, pa.” Kata salsa sambil terseyum.
Satu jam aku menjalani operasi. Kini, kakiku telah diamputasi, ya, aku hanya mempunyai kaki sebelah. Hidupku kini pun menjadi sepeerti ini. Tak seperti dulu lagi. Hanya keluarga lah yang aku miliki sekarang. Terimakasih hidup.

Cerpen Karangan: Tiffanyka Andini Mayputri
Facebook: facebook: Tiffany Mayputri
Penulis: Tiffanyka Andini Mayputri
Ttl: Cilacap,16 mei 2001
Sekolah: SMP Negeri 1 CILACAP
Twitter: @TiffanyMayputri

Cerpen Hidup Sangat Luar Biasa merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Rumah Kenanga

Oleh:
Terik matahari di Jakarta pagi ini tidak sedikit pun menghapus semangat gadis berusia 19 tahun ini. Ia sibuk sekali dengan perabotan yang sedang ia masukan ke dalam sebuah kardus

Sesal

Oleh:
Kini Putri hanya bisa meratapi nasib buruk yang menimpa hidupnya. Hanya menangis yang bisa ia lakukan untuk meluapkan kepedihan di hatinya. Jiwanya terbang melayang meninggalkan jazadnya yang kini sedang

Misteri Pesan Dhion

Oleh:
Bruuuk… “aduh sakit”, keluh dita saat mendapati tubuhnya terjatuh dari tempat tidur. Dengan sedikit kesal, dita beranjak dari tempat tidur menuju sofa kesayangannya yang terletak di ruang tamu. Duduk

Cobaan di Awal Ramadan

Oleh:
Pagi yang cerah, awal yang indah tak terasa besok akan memasuki bulan Ramadhan atau lebih dikenal bulan penuh ampunan. Semua umat islam di dunia sangat antusias dalam menyambutnya. Begitu

Aku dan Diaryku

Oleh:
Aku dan diaryku sudah berteman semenjak aku duduk di kelas 1 smp. Sukaku, dukaku maupun kekesalanku aku tumpahkan di pena dan ku tulis dalam sebuah buku diary kecil kesayangan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *