Kenangan Indah Keyla

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Perpisahan, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 28 February 2014

Jam berdetak cepat secepat detak jantung Keyla. ia melangkah kesana-kemari layaknya setrika yang sedang menyetrika pakaian. ia tidak memikirkan apa-apa kecuali adiknya Reyhan yang sedang operasi. Keyla tidak bisa bebuat banyak ia hanya bisa berdoa kepada sang tuhan akan operasi adiknya. setelah lebih lima jam Keyla menunggu. dokter keluar perlahan dari ruang oprasi dihiasi dengan muka sedih “pertanda buruk”.
“dok gimana keaadan adik saya?” tanya Keyla cemas
“maaf sekali nak Keyla”
“kenapa dok?” menyela pembicaraan
“adik anda yang bernama Reyhan tidak bisa di tolong lagi, jantungnya tidak merspon akan jantung yang baru”
“nggak dok!! adik saya nggak boleh meninggal!!!, saya mau hidup sama siapa lagi dok!!!”
“maafkan kami nak Keyla, kami sudah berusaha semaksimal mungikin”

Air mata terus mengalir membasahi pipi Keyla. ia menangis histeris. Keyla tidak menyangka Reyhan bisa pergi secepat ini. Keyla putus asa. ia bingung mau hidup sama siapa lagi. orangtuanya telah meninggal saat umur Keyla delapan tahun. ia hidup sebatang kara bersama adiknya. seorang yang membantu hidup Keyla bangkit lagi. tapi sekarang Reyhan telah tiada. layaknya pelangi hidup Keyla telah menghilang jauh dari hidupnya untuk selama-lamanya.

Setelah adiknya disemayamkan Keyla hanya berjalan lesu. tak ada tujuan kemana ia harus pergi. keluarganya pun menolak akannya. terpaksa ia harus pergi ke suatu tempat. tempat yang membuat hatinya damai, sebuah tempat yang bisa melupakan kejamnya hidup. “BUKIT PELANGI”.

Keyla selalu kesana bersama adiknya jika mereka mendapat masalah. canda tawa slalu menghiasi muka keyla dan reyhan melupakan masalah yang telah terjadi. tapi sekarang. sekarang itu semua tinggal kenangan. kenangan terindah, kenangan yang selalu membuat tetesan air mata saat Keyla mengingatnya. tapi Keyla tetap bersyukur pernah menikmati indahnya hidup.

Keyla merenung di bukit pelangi hingga seorang pemuda menegurnya
“mbak, lagi apa disini?”
Keyla segera menghapus air matanya yang sedari tadi mengalir
“nggak a, a, aku nggak ngapa–ngapain!” jawab keyla dengan terbata
“bener mbak nggak kenapa-napa, kalau mbak ada masalah cerita aja ke saya”
“iya, adik saya meninggal”
“oh, adik mbak meninggal, udah ihklasin aja mbbak, doakan adik mbak agar ia tenang di alam sana!”
“iya kamu bener juga, mmm, sebelumnya, ngapain kamu kesini?”
“aku juga sama seperti mbak, merasa kehilangan, aku disini nemenin dia yang kehilangan!!”
“nama kamu siapa?”
“Pentingkah sebuah nama untuk mbak?”

Tiba-tiba gerimis kecil membasahi pakaian keyla
“Mbak nggak neduh?, nanti mbak sakit?”
“kamu ini siapa sih!! Ngatur-ngatur aku!!!” keyla marah-marah sambil melihat perlahan ke wajah pemuda itu. betapa kagetnya keyla setelah melihat wajah sang pemuda.
“ka, ka, kamu? ini nggak mungkin!!!” tanya keyla tak percaya
“iya mbak ini aku reyhan!” sambil tersenyum manis
Keyla hanya terdiam memperhatikan wajah adiknya yang tampan bersinarkan cahaya
“ini nggak mungkin!! Reyahan sudah mati” jawab keyla masih tidak percaya
“iya, mbak malaikat masih mengijinkan aku buat ketemu mbak, sekarang mbak jangan nangisin aku lagi, doain aku ya mbak biar kelak aku bahagia di alam sana!!”
“Reyhaaan!!! iya, dekk, doa mbak selalu menyertaimu!” keyla bahagia memeluk adiknya erat
Dengan indahnya pelangi muncul setelah gerimis tadi
“mbak maaf ya aku nggak bisa nemenin mbak lama-lama”
“nggak, kamu nggak boleh pergi lagi!”
Reyhan hanya menggelengkan kepalanya dengan tatapan sedih melihat kakaknya. perlahan tubuhnya yang bersinar melayang di atas pelangi dan menghilang. Keyla hanya menangis bahagia merasa hidupnya bangkit kembali setelah hancur berkeping-keping. sejak saat itu. saat ada pelangi di bukit ia slalu melihat senyuman manis adiknya.

Setalah 5 tahun kepergian Reyhan adik Keyla. Keyla mulai dari nol kehidupannya. ia mulai mencari pekerjaan dan tempat tinggal. dengan sekuat tenaga ia rela bekerja apa saja. menjadi ojek payung, jualan plastik dan masih banyak lagi pekerjaan yang Keyla telah ia jalani di pasar. keyla juga tidak lupa akan pesan ibunya selagi ia masih hidup.
“Nak, kita miskin tapi percayalah Allah akan memberi jalan untuk kita, berdoalah dan jangan lupa untuk Menabung!”
karena teringat akan pesan ibunya Keyla mulai menabung dari sebagian upah jerih payah selam seharian penuh ia bekerja. hingga 3 tahun keyla Menabung Keyla sudah bisa menyewa Rumah Kontrakan. Keyla juga sudah berhasil meneruskan jenjang pendidikannya di perkuliahan. ia sangat senang. walau kontrakkan yang ia tinggali cukup sederhana. hanya ada dua ruangan yang berfungsi sebagai dapur dan kamar bagi Keyla itu sudah cukup baginya untuk menjalani hidup. hingga suatu saat Keyla berhasil menemukan sahabat baru. ia bernama Adit. bermula dengan tetangga yang akrab hingga Adit resmi menjadi sahabat Keyla. Adit juga salalu terbuka di saat Keyla ingin berbagi cerita padanya.
Saat Keyla pulang kuliah ia melihat sesosok adit berada di Halte Keyla memanggilnya dengan nada yang cukup keras.

“Adit, tungguin Key donk!” teriak Key sambil menghampiri Adit.
Adit tidak menjawab, menoleh pun ia tak sempat. Adit tak menghiraukan Keyla yang sedari tadi berbicara padanya.
“Adit, kamu kenapa? Sakit?” sambil memegang kening Adit.

Bus yang ditunggu Adit akhirnya datang. Adit lekas pergi dan meninggalkan Keyla sendiri. Gemuruh datang tiba-tiba dalam persahabatan Keyla dan Adit mereka bersahabat sudah cukup lama. Adit salalu ada dalam suka duka Ana. Akan tapi sekarang telah berubah. apakah Adit telah melupakan kenangan indahnya bersama Keyla. padahal tiga bulan lagi adalah hari raya Idul Adha. KEyla dan Adit slalu nyate bareng setiap malam, setelah Idul Adha. Tapi apakah Idul Adha kali ini adalah Idul Adha terakhir bagi Keyla dengan Adit?.

Key hanya terdiam melihat bis yang perlahan tenggelam ditelan kegelapan. hari mulai malam. Keyla menyodorkan tangan kanannya untuk memberhentikkan Taxi. selama di perjalanan Keyla hanya menulis Diarynya penuh dengan kesedihan hingga beberapa tetesan air mata Keyla jatuh membasahi kertas Diary.

“Neng kenapa?” tanya supir Taxi bingung
“Oh, gak papa Bang” sambil menghapus air mata yang sedari tadi sudah mengalir deras.

Saat Taxi yang Keyla naiki sampai di rumahanya. Ana terkejut ketika melihat mobil Travel berisikan koper berada di depan rumah Adit.
“Bang berenti Bang!” sambil memukul-mukul kecil pundak supir Taxi
“I, iya Neng”

Key membuka pintu Taxi dan berlari cepat menuju Mobil Travel. Adit sedang duduk di kursi depan. persiapan berangkat.
“kamu mau kemana?” sambil mengetuk-ngetuk jendela
Adit hanya tersenyum sedih dan melambaikkan tangannya dari balik kaca dan Mobil Travel pergi meninggalkan Key.

Tiba-tiba saja seorang ibu menghampirinya
“Neng Keyla nih ada surat dari den Adit“
Keyla mengambil surat itu dan membukanya.

(Keyla maafin Adit yah, Adit harus ke Jogja dulu, dan maafin perilaku Adit juga yah yang udah diemin kamu, Adit gak mau keingetan kamu terus, nanti Rey nangis mulu lagi, hehehehe.
O, iya Adit di Jogja cuman 3 bulan doank kok. nah nanti kamu tinggal tungguin aja di terminal. Adit janji Idul Adha nanti kita bakal Nyate bareng. Nah Insyaallah Adit bakalan ngelamar kamu abis Idul Adha. nanti pas kita udah nikah kita bisa pacaran deh udah ya.
Salam manis
(Aditia firmansyah)

Keyla tidak kuat membaca surat itu ia pingsan tak sadarkan diri.

Semenjak kepergian Adit. Keyla hanya sibuk menulis Diarynya, Keyla menulis kenangan indahnya bersama Reyhan (adiknya yang telah tiada) dan Adit sahabatanya. setelah tulisannya cukup Keyla menuju penerbitan buku. berharap tulisanya di terima oleh penerbit. dan menjadi sebuah buku. agar semua orang bisa membaca Kenangan Ana dan orang yang ia sayangi.
Tiga bulan telah dilewatinya. Keyla bergegas menuju Bandara. setelah sesampainya Keyla di bandara ia tidak melihat Adit.
“ini aneh, ah mungkin pesawatnya lagi di jalan” gerutu Keyla dalam hati.

Keyla terus menunggu hingga malam takbiran tiba. saat pukul 12:00 dini hari Keyla melihat berita yang yang ia Streaming dari I phonenya. ia tak percaya akan berita tersebut.
(sebuah pesawat G***da tujuan Jakarta-Jogja jatuh saat mesin pesawat tiba-tiba tidak berfungsi. semua penumpang tewas mengenaskan. dan beberapa penumpang hilang ).

Ana terus menangis histeris hingga seorang pemuda menghampirinya
“Neng kenapa?”
“sahabat saya, meninggal kecelakaan pesawat!!”
Tiba-tiba pemuda itu memeluk Keyla”
“ka, kamu siapa?”
“apakah sebuah nama penting buat Neng?”
“ka, kamu?”
“iya, Key aku Adit, maafin Adit ya, udah ingkar janji!!” sambil memberikan Souvenir Jogja
Tiba-tiba seluruh isi bandara berisi kabut hingga Keyla terlelap tidur hingga pagi idul Adha Ana terbangun.
“ini hanya mimpi” tapi setelah ia melihat sesuatu yang ada dalam genggaman tangannya. sebuah Souvenir Jogja.
“berarti yang semalam”
Keyla tidak sedih lagi walaupun ini adalah Idul Adha terakhir Keyla bersama Adit. sebab Adit sempat meminta maaf akan janjinya yang belum Adit tepati. ana juga tidak menyangka bahwa peristiwa yang ia alami semalam tidak jauh berbeda dengan kepergian Reyhan. dan sekarang Ana berhasil merilis Bukunya. dan akhirnya Keyla menjadi penulis terkenal Berkat kepergian orang yang Keyla sayangi.

“Selamat anniversarry Keyla!”
Semua teman-teman ku berkata seperti itu. tumpukkan kado menggunung di kamarnya. Keyla senang tapi sayangnya mereka tak ada yang hadir dalam ulang tahun. padahal udangan telah Keyla sebarkan sejak seminggu yang lalu. mungkin mereka sibuk atau apalah.
“Assalmualaikum, Keyla!”
“iya, sebentar!”
Aku membukakan pintu, aku sangat bahagia, Joan. ia datang ke hari ulang tahunkku. Joan adalah sahabatku ketika di Kampus. kami selalu bersama dalam suka maupun duka. aku menolak menjadi pacarnya. aku lebih suka persahabatan yang tiada akhir.
“Joan, ayo masuk!”
Joan masuk dengan sopannya. sikapnya sedari dulu tidak berubah ia masih sopan dan selalu menunjukkan senyum manisnya. tiba-tiba petir menyambar dengan kecangnya hingga hujan turun deras membasahi asbas kontrakkan Keyla. keyla tidak menghiraukan petir tadi. itu adalah hal biasa yang sering terjadi di kontrakkannya.
“Kamu mau minum apa? jus, teh anget?”
Adit perlahan mendekatinya dan membisikinya
“teh hangat bisa?” katanya pelan
Keyla melihat ada yang aneh dari wajah Joan, wajahnya sangat pucat seperti, ah mungkin hanya imajinasinya saja.
“oh, kamu mau teh hangat?, tunggu sebentar ya!”

Keyla perlahan pergi menuju dapur. setelah Key membuat teh untuk Joan. Key membawa teh itu menuju ruang tamu. tapi saat aku melewati kamarnya. tiba-tiba saja tv kamar Keyla menyala. ketika Key ingin mematikkan tv tersebut Keyla terhenti setelah melihat tayangan berita.
(pemirsa sebuah truk container oleng kehilangan kendali sehingga truk itu menabrak sepeda motor. supir truk selamat hanya saja keadaannya kritis. akan tetapi sang pengemudi sepeda motor yang bernama Reyhan Riansyah Adiputra tewas dengan kondisi yang sangat menegnaskan).
ZUEGGGEEERRR…

“Joan”
Key berlari kencang. tak peduli gelas teh sudah pecah berhamburan. “Joan.. tak mungkin!!!”
Setelah Keyla sampai di ruang tengah Keyla melihat dari kejauhan ruang tamunya sangat bersinar. entah dari mana sinar itu. perlahan Keyla mendekati cahaya yang begitu terangnya. tubuhnya begitu lemas ketika melihat Joan sangat bercahaya. wajahnya begitu tampan.
“J… joan? Apakah yang di berita itu benar!” tanya Keyla terbata-bata
Joan hanya menganggukkan kepalanya dan memeluk keyla
“Key, aku sayang kamu (SEBAGAI SAHABAT) kamu adalah sahabatku yang paling baik. tapi maafin aku. aku nggak bisa bawain kado buat hari Anniversarry kamu!”.
Key menatap mata Joan dengan tulus penuh dengan air mata.
“nggak apa-apa kok kehadiran kamu sudah membuatku cukup bahagia!”
Pelukkan Rey makin keras, tapi anehnya Keyla tidak merasakan sesak melainkan ia merasakan sentuhan yang lembut.
“Key, doain Joan yah, Joan juga akan doain kamu kok!, Joan nggak bisa lama-lama, selamat tinggal Keyla!”

Tiba-tiba tubuh Joan menjadi transparan dan ia perlahan melayang dan menghilang bersama senyumannya yang indah.
Keyla semakin bersyukur kepada Allah akan nikmat yang ia berikan. walau tiap kali orang yang Key sayangi begitu cepat pergi. mereka selalu mengucapkan selamat tinggal perpisahan kepada Key. key yakin suatu saat nanti ia akan bertemu kembali di tempat yang menjadi dambaan semua insan di dunia Syurga.

Cerpen Karangan: Imam Nur Hidayat
Facebook: imamnurhidayat2[-at-]gmail.com

Cerpen Kenangan Indah Keyla merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


My Twin Sister

Oleh:
“Hoam…” uapku setelah bangun tidur di pagi hari. Pagi ini ku rasakan sejuk sekali. Tapi yang ku lihat setiap hari sama tidak ada bedanya, tidak ada warna-warna indah, yang

Lampion Terakhir

Oleh:
Mungkin itu hanya kenangan. Biasanya, aku dan Reila membuat lampion bersama, untuk dijadikan hiasan kamar kami. Tapi, ada satu lampion yang istimewa, membuatku selalu ingin memegangnya, seolah ketika aku

Cinta Dalam Bayang

Oleh:
Dulu hingga sekarang aku hidup di dalam kegelapan. Di setiap jengkal hidupku tak begitu banyak kekurangan. Hanya aku yang kurang, satu kekuranganku. Aku begitu benci hidup ini. Mengapa hanya

Anak yang Tak Tahu Balas Budi

Oleh:
Gadis itu Oeral, selalu berpenampilan mewah kalung melingkar di lehernya bertumpuk-tumpuk, memakai pakaian seksi serta cincin melingkar di jari manisnya bahkan Oeral juga mengenakan binggel kaki. Walaupun usianya masih

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *