Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Menyayangi Bukan Dari Penyesalan

“Dek, tolong yang sebelah kiri ditarik lagi. Itu masih miring!” suara perempuan bernada tegas dan agak aneh karena pilek terdengar di depan kampus pagi ini. Aku yang baru saja memarkir motor segera menghampiri ke tempat...

Arrrggghhh!

Di pagi hari yang cerah, aku sedang bersiap-siap untuk pergi ke sekolah. Kurapihkan pakaianku dan ku periksa kembali buku-buku yang akan aku bawa. Dari lantai bawah terdengar suara wanita sekitar berumur 40 tahun memanggilku,...

Teruntuk Sahabatku

Sejenak aku teringat dengan masa kanak-kanakku. Masa yang sangat indah dan mengesankan. Terlebih saat dimana aku merasakan hari pertamaku mengenyam bangku pendidikan. Aku pun sering tertawa sendiri karna dulu aku seorang...

Love Season: Regret

Suatu pertemuan yang tak terduga Pada akhirnya akan menimbulkan suatu perpisahan Yang tak terduga pula. Aku berlari menyusuri etalase sebuah café. Sebuah café yang menjadi tempat favoritku di segala suasana. Hampir setiap...

Senyum Terakhir Kalinya Dari Bunda

Hai teman, namaku Ririn Diratna, panggilanku Ririn. Aku adalah anak tunggal. Ayah dan bundaku telah lama cerai. Aku di ambil hak asuh oleh bunda. Bagiku, bunda dan ayah sama-sama baik, namun karena hak asuhnya ada di tangan...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply