Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Piano atau Biola?

Terdengar Olive memainkan piano dengan lembut. Semua orang yang mendengarnya langsung terpesona. Olive memainkan lagu pop kesukaanya. Tok tok bunyi pintu bertanda ada tamu. Ternyata, yang datang adalah sahabat Olive, Fani....

Jelantik

Bapak masih terduduk di atas dipan, wajahnya mendongak ke atas. Mencoba bertanya kepada para penghuni langit, sekedar mencari tahu dimana Jelantik berada. Sudah seharian bapak menjadi patung bernyawa disitu tanpa bicara....

Kemerdekaan Itu Apa? Hidup Untuk Mati Atau Mati Untuk Hidup

“Bagaas.. sini nak, ayo ikut ibu mulung. Biar nanti untuk beli sembakoo”. “Iya buu.. iyaaa” ucapku seraya menghampiri wanita paruh baya yang amat-teramat aku cintai. Dengan aturan nafas tak beraturan aku berlari menujunya,...

The Best Girl’s

Perkenalkan nih…. Aku punya teman yang satu gank dengan ku, Dia anaknya lumayan baik namanya “Kimmy”. Ini temen aku yang satu lagi, ini sahabat terbaik yang pernah ada, kenalin namanya “Ratu”....

Duka Mentari

“Tari, kami turut berduka cita ya atas wafatnya mamamu.” Ilham mewakili teman-teman sekelas Mentari mengucapkan bela sungkawa. Mentari yang biasa dipanggil Tari pun mengangguk dengan lirih. Teman-temannya memaklumi dengan...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Maafkan Aku Ibu

  1. Hatake dewi 5 October, 2013 at 3:49 am | | Reply

    Hiks hiks sedihnya

Leave a Reply