Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Nyanyian Pengantar Tidurku

Braaakkk.. Terdengar suara keributan lagi, huuuft kapan semua ini berakhir Ya Tuhan aku ingin keluarga seperti dulu. Nama ku arin selvi putri, biasa dipanggil arin. Dulu waktu kecil keluarga ku damai-damai saja, tapi semenjak...

Ternyata Aku Memiliki Saudara Tiri

Namaku Merry Ryanto, aku berumur 17 tahun. Aku tinggal di kota yang tak terlalu besar di daerah Jawa. Sebenarnya aku adalah anak tunggal. Anak satu-satunya di keluarga yang aku anggap kecil karena hanya ada aku, ibuku, dan...

Hadiah Bunda

Hei, namaku Lian. Berlian Lavender tepatnya. Pagi ini, aku siap untuk berangkat ke sekolah. Kulihat makanan lezat berjejer-jejer menungguku dengan bau lezat mereka. Bunda sudah menunggu sambil tersenyum padaku. Aku membalas...

Topeng

Dalam tengahnya hujan, aku menanti kendaraan. Kulihat titik hujan jatuh beraturan membasahi bumi. Menimbulkan percikan bunyi yang berdendang seperti irama piano yang dibunyikan. Samar-samar aku melihat sosok wajah teduh dari...

Ikhlas

Aku terdiam menikmati heningnya malam, sembari duduk di tepi bangku panjang, tempatku biasa menunggu angkot menuju rumah. Beginilah kehidupan, ternyata hidup memang menyakitkan dengan segala cobaan dari Tuhan untuk semua...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Maafkan Aku Ibu

  1. Hatake dewi 5 October, 2013 at 3:49 am | | Reply

    Hiks hiks sedihnya

Leave a Reply