Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Karena Pengorbanan Itu Nyata

Kringg… kringg.. kringg.. Hoamm.. rasa mengantuk di mataku masih teramat dalam aku rasakan. Insomnia telah melandaku akhir-akhir ini. Membuat hariku yang seharusnya cerah berubah menjadi kemalasan yang kadang sulit...

Patriot Kecil

Rima melihat adiknya yang termenung di dekat jendela. Mengentikkan jarinya dari tadi. Sinar matahari yang sudah mulai kelihatan menyinari kepalanya. Muka sang adik tampak sedih. Rima segan bertanya kepada adiknya apa yang...

Sepeda Kejutan

Dengan di antar Ruli, sore itu Danang pulang ke rumahnya sambil menangis. Wajahnya penuh ketakutan ketika ibunya dengan heran menanyakan apa yang terjadi. Danang tidak bisa menjawab, bibirnya bergetar, bahkan tangisnya kian...

Kehilangan

Pada saat itu aku ingin berlibur ke Makassar bersama ayah ku. karna jalannya searah dengan rumah kakek ku, kami pun mampir untuk menjenguknya, di tempat tidur kakek yang terbaring, tidak bisa berjalan lagi, dia hanya bisa...

Little Secreat in Paris

Aku sudah tidak tahu berapa kali aku memandang piano di music room di sekolahku. Padahal aku sama sekali tidak tertarik bermain alat musik. Ralat. Aku tidak bisa main alat music apapun. Tapi di sinilah aku. Di music room....

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Maafkan Aku Ibu

  1. Hatake dewi 5 October, 2013 at 3:49 am | | Reply

    Hiks hiks sedihnya

Leave a Reply