Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Kematian Tanpa Sesal

“Rara, bangun..!” “Hoamm.. iya ibu, Rara sudah bangun”. Kulirik jam dinding yang tergantung manja di tembok kamarku. Jarum-jarum mungilnya menunjukkan bahwa saat ini jam berjalan pukul 04.50 pagi. Saatnya bangun,...

Persahabatan Antara Kambing dan Ikan Mas

Pada suatu hari ada seekor kambing yang sedang bersedih di pinggir sungai. Tiba-tiba ada seekor ikan mas yang datang menghampiri seekor kambing itu. “Mengapa kau bersedih?” tanya ikan mas. “Aku sedih, karena...

Kutukan Sang Penyihir

Di pinggir hutan yang lebat, hidup laki-laki tua bersama seorang anaknya yang telah dewasa. Pemuda tersebut selalu tinggal di rumah. Sang ayah tidak mengizinkannya untuk pergi jauh, apalagi masuk ke dalam hutan. Dia takut...

Gelap Namun Bercahaya

Terbawa arus kehidupan yang tidak pernah brhenti. Terbawa gelap malam pekat yang selalu memberi rasa tidak aman. Apa bulan merupakan simbol kegelapan? Apa matahari simbol cahaya? Tidak ada jawabannya, mereka berdua bercahaya...

Kenapa Aku Gak Suka Pelajaran Olahraga

Hari ini hari selasa, tepatnya ada pelajaran olahraga. Sekarang aku sedang tidak mood, karena hari ini aku akan bertemu dengan guru olahraga yang paling killer yaitu Pak Yusuf. Aku paling gak suka sama guru yang satu ini,...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Maafkan Aku Ibu

  1. Hatake dewi 5 October, 2013 at 3:49 am | | Reply

    Hiks hiks sedihnya

Leave a Reply