Miggy

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 19 August 2015

Suatu hari, Miza, Ayah, Ibu pergi ke warung. Setelah selesai makan, mereka nongkrong di warung sebentar. Kebetulan hari itu hujan.

“Meong.. Meong..” terdengar suara kucing mengaungkecil. Tampaknya ia kedinginan.
“Yah, kasihan kucing itu!” seru Miza.
“Iya, kasihan” balas ayah. Ayah mendirikan sebuah tenda kecil di atas kucing itu.
“Loh, Yah. Kok, ditaruh situ. Aku mau ngerawat!” paksa Miza.
“Kak Anggi kan gak suka hewan” kata Ayah.
“Kalau enggak boleh, Miza enggak mau sekolah!” timpal Miza.

Akhirnya, mereka pulang membawa kucing itu. Miza mengelus-elus kucing itu. Miza menamakan kucing itu Miggy. Setelah sampai di rumah, Kak Anggi terperanjat kaget Miza membawa kucing.

“Ayah, kok, biarin Miza bawa kucing itu!” kesal Kak Anggi.
“Kak, ngalah dulu, dong! Tadi Miza maksa bawa kucing itu ke sini. Jadi, Ayah turutin aja” timpal Ayah seraya pergi.
“Arrghh!” gerutu Kak Anggi.

Miggy memang hiperaktif dan nakal. Banyak anak yang suka dengan Miggy. Tetapi, Kak Anggi merasa sangat terganggu. Suatu hari, Kak Anggi membeli novel yang langka keberadaannya. Ia meletakkanya di meja. Tiba tiba, Miggy mencakar-cakar buku Kak Anggi. Kak Anggi memukul Miggy keras-keras.
Suatu hari, Miggy terbaring lemas. Kak Anggi khawatir. Ia memeriksa badan Miggy. Ia kaget. Miggy sudah tak bernyawa.

“Miza! Miggy. Hiks… Hiks… Mati!” kesal Kak Anggi.
“Ah, Kakak bercanda”
“Lihat aja!”
“Hah?!” Miggy! Sini kembali!”

Kak Anggi menelepon Ayah dan Ibu.

“Yah, Bu, Miggy mati!” Seru Kak Anggi.
“Kami segera ke rumah” Kata Ayah.

Miggy dikubur di pemakaman hewan setempat. Semua merasa berduka. Apalagi Kak Anggi ia terus terusan meminta maaf kepada Miggy.

“Hiks.. Hiks.. Maafkan aku, Miggy Kembalilah!” isak Kak Anggi sambil mengelus batu nisan kuburan Miggy.

Sejak saat itu Kak Anggi suka dan cinta binatang. Ia memelihara 3 kucing, 4 hamster dan 3 kelinci.

Cerpen Karangan: Tiara Putri Arzani
Facebook: RAra RAyhan RAchel

Cerpen Miggy merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


My Lovely Day

Oleh:
Namaku Syafira Nadya, yah, maybe, namaku sudah Mainstream. Oke, umurku 12 tahun. Done. Hari ini hari Senin, hujan turun cukup deras. Aku tergesa-gesa pergi ke sekolah dengan memakai payungku.

Buku Harian Mikan

Oleh:
Kimla memutar tombol pintu kamar itu, kemudian mendorongnya perlahan dan melangkah masuk. Wangi dan rapi seperti biasa. Tidak ada yang berubah dari kamar itu selain rasa sepi yang tiba-tiba

Si Penghapus Kecil

Oleh:
“Abduh…, bunda pergi ke mall dulu, yaa…, kamu mau ikut enggak?” Tanya bunda. “ikut…” jawabku. “kalau begitu, sekarang juga kita ke sana!” kata bunda. “oke!” sorakku. Setelah berada di

Selamat Tinggal Mama

Oleh:
“Ma, besok ada rapat wali murid dan tidak bisa diwakilkan!” kataku. “Meyza, kamu tahu mama kan sibuk, besok mama ada meeting penting sama klien!” balas Mama. “Yah mama, padahal

Zawia

Oleh:
Mungkin lima hari sudah tank-tank merkava itu berjejer rapi di ujung jalan Ash-shabah, tetap berdiri angkuh di antara terik matahari yang begitu panas dan sentuhan dingin saat malam menjelang.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *