Mimpi Buruk Yang Nyata

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 3 July 2013

” hei! lagi apa lo ngelamun kaya gitu? ” tanya Veana padaku ” eh, elo ngagetin aku aja! aku lagi mikirin mimpi aku tadi ” jawabku ” emang mimpi lo apaan sih? ” tanya Yeana lagi ” Wanda!!! ” panggil tanteku,yaitu Tante Merissa ” ya tante! ada apa? ” tanyaku ” Tante mau pergi ke luar kota selama 2 minggu, mama dan papamu akan pulang 3 minggu lagi. “Mbok Dwi, nggak bisa jagain kamu 2 minggu ini, karena keluargannya ada yang wafat. Jadi, kamu diminta mama untuk mengajak Veana menginap di sini” jelas Tante Marissa “tante, memang Veana di suruh mama untuk nemenin Wanda di sini” jawab Veana.
“udah malem nih, kita belum makan! Wanda! nda! bangun dong! jangan molor mulu!” kata Veana membangunkanku. Tapi, saat itu aku sedang bermimpi, ini dia ceritannya…

“Anakku… mama dan papa kangen banget sama kamu! sekarang kamu tinggal sendirian sayang, waktu mama dan papa naik pesawat ke Sydney, pesawatnya hilang kendali, pilotnya pingsan karena kecapekan menyetir pesawat. Semoga kamu bahagia tanpa adanya mama dan papa di dunia yang asli ya sayang…” ucap mama “loh? mama dan papa kok bilang begitu sama Wanda? kan mama dan papa masih ada di Sydney sedang berkerja!” ucapku “lihat wujud ayah nak, jika kau tak percaya, kau bisa memeluk kita berdua dan tidak akan bisa kau menggapainya, karena kita sudah gaib nak…” gantian papa yang berbicara. “Benar! aku tak bisa memeluknya!”.

Aku telah terbangun dari tidurku, aku menyetel televisi berita yang telah disetujui acaranya olehku dan Veana. “Pemirsa, saya laporkan langsung dari sydney, sebuah pesawat telah jatuh karena pilot pingsan sehingga pesawat hilang kendali, diperkirakan hanya 3 yang selamat, 35 lainnya tewas. Salah satunya adalah direktur terkenal yaitu Ms. Dewangga dan Mrs. Charlotte” kata wartawan Sydney Channel memakai bahasa inggris. Ms.Dewangga dan Mrs.Charlotte adalah papa dan mama aku. Ternyata mimpiku yang buruk itu adalah kenyataan.
“Wanda, aku turut berduka. Jangan sedih ya… jangan putus harapan… aku akan jadi sahabatmu selamannya Wanda, jika kau menangis aku juga, jika kamu senang aku juga ikut senang…” hibur Veana. “My friend jaganlah kau bersedih, ku selalu bersamamu.. persahabatan sejati… Jika semua tinggalkanmu, aku tak akan begitu. Persahabatan sejati…” nyanyi Veana “makasih ya Na, kamu memang sahabat sejati aku!” ucapku. Hampir rasa sedihku hilang saat Veana menyanyikan sebuah lagu.

Cerpen Karangan: Fadhila Shofi Azizah
Facebook: Dila clalu ceria
Fadhila Shofi azizah atau biasa dipanggil Dhila, Shopie atau Aziza adalah namaku. Hobiku membuat cerpen keluarga, sedih, dan persahabatan

Cerpen Mimpi Buruk Yang Nyata merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sahabat Baruku, Sahabat Lamaku

Oleh:
Kampung Beringin beberapa hari belakangan ini tampak ramai. Pak Surya -penduduk baru pindahan dari kota Jakarta- menempati Kampung Beringin hari Rabu, kemarin lusa pagi. Banyak mobil bak terbuka yang

Detik Terakhir Bersamamu

Oleh:
Ku bangun dari tempat tidurku, ku buka jendela kamarku, dan ku hirup udara segar. Aku pun bergegas mandi, setelah beberapa menit aku langsung ke luar dari rumah dengan memakai

Cry

Oleh:
Jalanan pelosok di sekitar kota Tokyo mulai terlihat sepi. Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Seorang gadis Jepang berjalan pelan menyusuri jalanan pelosok tersebut untuk pulang. Ia baru saja

Kisah Sederhana

Oleh:
Manusia dengan manusia menikah, kemudian hidup bersama. Tapi kau adalah wanita yang menikahi hujan, maksudnya, kau seperti suami istri dengan hujan, saking dekatnya. –pagi itu cuaca sedang tidak menjadi

Kado Untuk Sahabat

Oleh:
Pada suatu hari. Di sekolah sedang berlangsung pelajaran olahraga, Mina yang punya penyakit asma tetap berlari tiba-tiba Mina jatuh dan pingsan semuah kaget Pak Kay langsung menelepon Ibu Mina.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *