Murid Baru Penghancur

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 5 July 2016

Namaku Silva. Aku memepunyai seorang sahabat yang baik bahkan terbaik dia yang selalu memberikan saran ketika ku curhat dan akan selalu bersamaku ketika seluruh dunia menjauh, namanya adalah Intan. Kami selalu berangkat dan pulang sekolah bersama karena rumah kami berdekatan. Kami duduk di bangku kelas 7. Orangtuaku sudah menganggap Intan sebagai anaknya sendiri, begitu pula dengan Orangtua Intan, sudah menganggapku sebagai anaknya.

Hari ini akan ada murid baru yang akan masuk ke kelas kami. Murid baru itu bernama Siska. Dia sosok wanita yang baik dan berparas cantik. Dia duduk di sebelah Intan. Sepanjang pelajaran aku perhatikan Intan dan Siska mengobrol terus.
“tet… tet…” Bel istirahat berbunyi. Biasanya aku dan Intan selalu pergi ke kantin bersama tapi tidak untuk hari ini, dia pergi dengan Siska. Aku heran kepada sahabatku itu kenapa dia mencuekkanku. Apa salahku hingga Intan berubah begitu cepat. Ada apa dengan sahabatku?

Hari berlalu begitu cepat tapi Intan masih selalu bersama Siska. Aku tidak mengerti kenapa Intan berubah secepat itu semenjak kehadiran murid baru itu. Ibuku sudah bertanya kepada ku “Ada apa dengan Intan?, kenapa dia tidak berangkat, pulang sekolah bersamamu dan kenapa Intan sekarang jarang main ke rumah”. Dan aku hanya menjawab dengan senyuman yang melekat pada hatiku. Sungguh aku tak mengerti dengan keadaan ini. Kenapa sahabatku berubah. Padahal kita sudah bersahabat dari sejak SD kelas 3. Bayangkan dari kelas 3 dan kini aku kelas 7. Sudah hampir 4 tahun aku dan Intan bersahabat. Namun baru kali ini aku melihat perubahan Intan. Apakah karena kedatangan murid baru itu dan dia menjadi berubah? entah lah aku tidak tau.

Hari ini aku mengajak Intan untuk pulang bersama dan Alhamdulillah dia mau pulang bersamaku. Di perjalanan saat pulang. Aku memberanikan diri agar aku menanyakan perubahan sikapnya.
“Intan, kenapa? kenapa kamu berubah begitu cepat semenjak kehadiran Siska. Ada apa denganmu? Aku merindukanmu yang dulu” Kataku. Diam sejenak lalu menjawab
“Entah lah Sil aku tidak tau apa yang terjadi denganku. Yang aku tau aku bosan denganmu aku bosan Sil aku bosan sungguh ku bosan. Aku ingin bersama Siska, Sil. Dia lebih baik dari pada kamu. Dia membuatku bahagia” Katanya. Aku terdiam sejenak lalu menjawab.
“Bosan? kau bosan denganku?, apakah kamu tidak sadar? aku selalu berusaha membuatmu bahagia, sudahlah kita akhiri saja persahabatan kita yang sudah kita bangun selama bertaun-taun lamanya. Yang menyimpan banyak kenangan selama ini yang membuat hatiku bangga mempunyai seorang sahabat sepertimu. Biarlah kau lupakan saja tentangku, hapus kenangan kita. Semoga aku bisa menjalani hidupku ini tanpa seorang sahabat!” Kataku meninggalkan Intan sambil menangis tersedu-sedu.

Hari berlalu begitu cepat. Memang benar Intan sudah melupakanku dia melupakanku dia sekarang selalu bersama Siska. Begitu pula denganku aku sudah menemukan sahabat baruku. Tapi hanya Intan sahabat terbaikku.
Persahabatan aku dan Intan hancur karena murid baru itu yang bernama Siska.

Cerpen Karangan: Khoirotunnisa
Facebook: Khoirotunnisa Nisa

Cerpen Murid Baru Penghancur merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Benar Salah

Oleh:
Apa jadinya kalau teman kita melakukan sebuah kesalahan, tapi di saat kita menyadari mereka, mereka malah balas dengan kata-kata yang kadang membuat kita bingung sendiri? Kita semua pernah melihatnya,

Kau Yang Terhebat

Oleh:
Ria berjalan menuju taman belakang sekolahnya. Digenggamnya sebuah mp3 dan headset. Dia duduk di bangku taman dekat dengan kolam ia mulai mendengarkan lagu, “aku terpukau.. denganmu aku sempurna denganmu

Temuilah, Hanya Untuk Bertemu

Oleh:
“Kamu dari mana?” “Dari sana, bu.” “Dari mana Nak? Ibu tidak pernah mengajari kamu berbohong.” “Hm, aku dari rumah Ayah.” Suasana menjadi hening. Sebelum akhirnya ibu menunduk dan terisak.

When I See You Again

Oleh:
Benarkah ini akan segera berakhir? Ataukah malah baru dimulai? Tak tahu jawabannya akan dunia ini. Karenannya banyak nyawa terenggut, banyak harta tersia-siakan. Karena dunia aku kehilangan mereka. Orangtuaku. Menjadi

Berguna Untuk yang Lain

Oleh:
Hari Senin siang tepatnya pukul 11.00, ada panggilan ketua kelas. Rio selaku ketua kelas 7E segera bergegas menuju ruang guru untuk mendengarkan pengumuman, dan pengumuman yang disampaikan adalah mengenai

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *