Please Come Back, Best Friend!

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 17 January 2014

Siapa coba yang gak sedih kalau di tinggal sahabatnya pergi untuk selamanya. Ya itulah nasib ku di tinggal oleh sahabat ku yang paling baik, dia adalah Carla. Kita langsung saja ke cerita gimana dia bisa ninggalin aku untuk selamanya.

“Grace” ada seseorang yang memanggilku dari belakang, yap dia adalah Carla. “What’s wrong Carla” balas ku. “Gak ada apa-apa kok Grace” kata Carla dengan senyum nya. “Aku kira ada apaan” balas ku. “Hehehe cuma mastiin aja kamu masih ada di sisi ku” kata Carla yang membuat aku bingung. “Maksud kamu ngomong gitu apaan Carla, jangan bilang kamu mau ninggalin aku untuk selamanya” ucapku. “Gak kok aku cuma gak kepengen kamu ngelupain aku karena kamu kan banyak temen dan lebih baik dari aku hehehehe” kata Carla yang meledek aku. “Kamu bikin aku khawatir aja ah kamu lebay banget sih tenang aja aku gak ngelupain kamu kok” balasku. Dan akhirnya kami pun memasuki kelas kami dengan canda dan tawa.

Hari demi hari, ada yang membuat aku bingung kenapa Carla jarang masuk dan akhir-akhir ini wajah Carla agak pucat. “Hey Carla, kenapa kamu jarang masuk dan wajahmu terlihat pucat” kataku. “Ya pasti dia itu bolos sekolah dan main sama orang-orang gak jelas” terdengar suara musuh kami yaitu Selena. “Heh loe belagu banget sih jadi orang itu, kalau loe iri sama kita berdua bilang aja napa” kataku dengan jutek nya. “What iri sama lo berdua, Ogah banget gua” jawab Selena dengan membentak. “Ya udah kalau loe gak iri pergi loe jauh-jauh dari hadapan kita berdua” kesal ku dengan membalas dengan membentak. “Oke kita bakal pergi ngapain juga gua deket-deket sama orang gak level kayak loe berdua” kata Selena mengejek. “Loe kurang ajar banget sih Selena…” Belum selesai bicara dan ingin menamparnya Carla sudah menahan ku untuk melakukannya dan langsung mengajak ku pergi.

Sudah 2 minggu ini aku tidak sama sekali melihat Carla aku jadi khawatir dengan keadaannya. Hingga suatu hari ada kabar yang membuat hatiku terpukul dan terus menangis.
“Grace kamu harus sabar menghadapi cobaan ini ya…” Kata mamah Carla.
“What’s wrong with Carla aunt, please tell me” kata ku dengan penuh dengan rasa yang campur aduk.
“Carla sayang, Carla sudah meninggal dia diculik dan jasadnya baru saja ditemukan di suatu gudang usang sayang” kata mama Carla dengan sedih.
“Apa tante Carla udah meninggal? Tante pasti bohong iya kan? Iya kan tante gak mungkin Carla meninggalkan aku untuk selamanya” ucapku yang sudah tidak kuat mendengarnya.
“Carla menuliskan surat yang di temukan polisi di samping jasad Carla” kata mama Carla.
Aku pun pergi dan memulai membaca surat yang banyak dengan bercak darah.

Hai Grace makasih ya udah jadi sahabat aku selama aku hidup
Mungkin kalau kamu baca surat ini mungkin aku udah pergi meninggalkan ku untuk selamanya
Oh iya maaf ya Grace sebenernya aku itu punya penyakit Liver maaf ya aku gak kasih tau kamu tentang itu karena aku gak mau bikin kamu kecewa
Aku nulis surat ini dengan keadaan ku yang udah gak mungkin lagi selamat tapi aku masih bisa nulis hebat kan aku
Kalau kamu baca surat ini jangan nangis ya karena aku gak mau kamu nangis anggap aja aku ada di depan kamu.

Aku pun terus menangis karena tak kuat membaca surat itu dan selesai membaca surat itu aku berkata “Seandainya aku bisa memutar waktu aku pengen deket kamu terus, Please come back, my best friends”

Dan begitulah walaupun dia udah pergi aku tetep gak bisa melupakan dia karena di sahabat terbaik ku

~ THE END ~

Cerpen Karangan: Areta Nurochmah Nugraha
Facebook: Areta Nurohmah Nugraha

Cerpen Please Come Back, Best Friend! merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Rindu Senja

Oleh:
“Sahabat akan selalu memberikan yang terbaik tapi kadang keegoisan menutupi kebaikan yang diberikan sahabat pada kita jadi apapun yang terjadi jangan sampai hanya karena egomu saja kamu kehilangan sahabatmu”

Deret Tinta Untuk Negeri

Oleh:
Apakah aku bisa banggakan orangtuaku, banggakan negeriku, banggakan bangsaku, banggakan tanah airku, apapun keadaanku? Aku ingin menjadi anak yang hidup normal seperti sebayaku. Menapaki setiap detik waktu belajarku di

Sahabat Sejati

Oleh:
“Kring… kring… kring” Alarm jam kesayanganku berbunyi buat bangunin aku. Aku langsung meloncat dari ranjangku lalu mandi. Habis mandi seperti biasa aku langsung berangkat sekolah. Di sekolah, aku langsung

Lelaki Tua dan Selembar Foto

Oleh:
Sejak pagi langkah lelaki tua itu belum juga berhenti. Meski panas matahari kian menyengat, dia terus berjalan kaki menyusuri jalan. Peluh mulai bercucuran di keningnya. Sejenak dia menghentikan langkahnya

Gara Gara Cabe

Oleh:
Siang itu adalah jam istirahat pertama kami dikelas 8 ini. Tidak terasa akhirnya kami semua, K’HITS dapat naik kelas dengan nilai yang lumayan bagus, malah ada yang bagus banget.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *