Sahabatku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Persahabatan, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 27 April 2014

Saat itu cuaca cerah aku melangkah pergi sekolah dengan ceria, oh iya namaku Chyntia lebih tepatnya Chyntia Evelyna Sudarto, saat itu aku sampai di sekolah ternyata 3 temanku sudah menungguku di halaman, dengan ceria aku mengahampiri merek, nama sahabat antara lain Chika, Jessika dan Rika “Hai,Friends” kataku dengan ceria
“Hi Tia” kata Chika dengan muka ceria
“ehh, aku beli minuman dulu yah lupa bawa dari rumah” kataku
“oke” kata Jessika

Aku pun bergegas ke kantin, selesai membeli minum aku pun pergi ke kelas untunglah aku tidak terlambat masuk kelas Ibu Rebecca pun datang, setelah memberi salam kami pun memulai kegiatan belajar mengajar, 5 menit kemudian bel berbunyi itu tandanya istirahat, kami berempat pun beristirahat, 4 menit kemudian bel berbunyi kami pun kembali memasuki kelas. 2 jam kemudian pelajaran selesai bel berbunyi menandakan kami pulang aku pun pulang bersama ketiga sahabat karibku setelah mengantar Jessika dan Rika aku pun mengantar Chika sehabis mengantar Chika aku pun pulang ke rumah

“Siang Ma, Tia pulang”
Mama membalas sapaanku “eh,anak mama sudah pulang pergi ganti baju habis itu turun makan”
“siip ma” kataku

Setelah aku menuruti semua kata mama aku pun pergi tidur siang 6 menit kemudian kembali kubuka mataku ku kucak mataku kuluruskan badanku dan aku pun keluar dari kamarku, tak terasa jam menunjukan pukul 04.00 aku harus mandi selesai mandi aku pun pergi ke rumah Jessika untuk mengerjakan tugas kelompok

Sesampainya aku kulihat semua sudah menunggukku kami pun memulai membuat PR, 2 jam kemudian tak terasa jam menunjukkan pukul 06.15 aku, Chika dan Rika pun pulang, sesampai di rumah aku menonton, makan dan kegiatan terakhirku tidur, keesokan harinya aku bangun pada pukul 06.00 bergegas aku amndi, ganti baju, sarapan dan pergi ke sekolah tak lupa kujemput 3 sahabatku, sesampai di sekolah seperti biasa bel masuk kelas kami pun memulai proses belajar mengajar, saat itu ulangan harian tiba-tida Chika pingsan, kami pun membawanya ke rumah sakit, namun sayang ibu Chika tidak memperbolehkan kami ikut ke rumah sakit.

Setelah dipriksa ternyata Chika mengidap kanker darah atau leukimia stadium akhir ibu Chika memberitahukan penyakit ini pada Chika dan tidak memberitahukan penyakit ini pada sahabat Chika, awalnya Chika sempat tak percaya namun akhirnya ia percaya ia mengidap kanker saat itu ia ke sekolah aku pun bertanya “Chika sakit apa”
Dia pun membalas “ohh, aku cuma kecapean”
Aku mebalas “ohh”

Bel berbunyi tanda masuk kelas seperti biasa kami memulai kegiatan belajar saat belajar Chika pingsan, Chika pun dibawa ke rumah sakit, ibu Chika memperbolehkan kami ke rumah sakit, ibu Chika menceritakan apa yang terjadi pada Chika, tangis dan histeris kami rasakan kata dokter sebaiknya Chika harus operasi setelah mengurus pembiayaan Chika pun dimasukka ke ruang operasi.

3 jam kemudian dokter itu keluar dari ruangan operasi katanya nyawanya mungkin tersisa sedikit kalian boleh menjenguk dia, kami pun memasuki ruangan muka pucat dan badan kurus meliputinya alat-alat operasi tertancap di tubuhnya wajah murung tak seceria dulu meliputinya matanya terbuka sedikit dan mengatakan sahabat maafkan aku jika aku banyak kesalahan katanya halus kami pun menangis aku berkata “kami sudah memaafkanmu”
“terima kasih, dan untuk Mama papa maafkan Chika kalau Chika banyak salah”
Mama Chika berkata “Baiklah, nak semoga kamu tenang di alam sana”
Alat elektrokardiograf menunjukan garis lurus setibanya Chika menghembuskan nafas terakhir aku berteriak “Chikaaaa huwahhh” kami pun berteriak histeris mama dan papa Chika menerima hal itu dan kami rela kehilangan teman

-THE END-

Cerpen Karangan: Regina Hardjono
Facebook: Regina Hardjono
Nama: Regina. A. Hardjono
Umur: 9 tahun
TTL: Pali, 31 Januari 2004
Asal kota: Luwuk

Cerpen Sahabatku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Horse Racing Girl’s

Oleh:
Namanya Alicia Angelica, biasa dipanggil Alicia. Alicia duduk di bangku kelas lima. Ia mempunyai seorang sahabat, Sylvia Meggie Azalea atau yang akrab disapa Azalea. Alicia mempunyai hobi berkuda, Azalea

Untuk Sahabat

Oleh:
“Dis, liat deh cowok yang di bawah pohon itu.” Kata Winwin dari balik jendela kelas. Namaku Gladis, dan ini Winwin sahabat baikku. Aku dan Winwin bersahabat sejak masuk SMA

Akhir Yang Manis?

Oleh:
“Aduuh, sakit!” Diandra menabrak sesuatu dengan keras hingga badannya limbung. Hap, ada yang menahan tubuhnya. Dengan perlahan Diandra menegakkan tubuhnya, membuka matanya, melihat sekeliling ternyata sudah banyak kepala-kepala yang

Ibu Terhebat

Oleh:
Aku seorang pelajar SMP. Namaku adya azahra yang biasa dipanggil dya. Aku anak tunggal yang hidup bersama ayah dan ibu, mereka sangat menyayangiku. Setiap hari kami selalu meluangkan waktu

Ayah Bunda Tersenyumlah!

Oleh:
Hai, aku Kenny. Tepat tanggal 2 November kemarin, usia ku genap 7 tahun. Bagi sebagian orang, masa kecil digunakan untuk bermain bersama teman sebaya. Tapi tidak denganku. 3 tahun

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Sahabatku”

  1. AmeerKeran says:

    Bagus juga…., tapi kaget ceritanya banting setir dari orientasi langsung ke klimaks…

  2. bagus sih bagus tapi kok belajar Enam menit keluar main Empat menit. Baru aja tidur Udah bangun udah jam empat?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *