Sahabatku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Pengorbanan, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 28 July 2016

Nama ku Keysha. Hari ini, adalah hari pertama ku masuk sekolah. Aku takut, aku takut aku dibenci oleh orang-orang disana. Tetapi, aku sedikit tenang karena sahabatku juga akan sekolah di sana.

Setelah selesai sarapan, saatnya berangkat kesekolah!
“Ma, Pa, aku berangkat sekolah dulu ya!”
“Hati-hati, ya!” kata mama

Aku pun berangkat sekolah. Sangat menyenangkan rasanya sekolah di sekolah baru, dan mencoba hal-hal yang baru bersama teman-teman yang baru. Saat dalam perjalanan ke sekolah, aku bertemu dengan sahabatku.
“Keyla!” Ucapku
“Keysha, itu kamu?” Kata Keyla
“Iya! Ayo, sini!” kataku lagi
“Hehe, sudah lama ya gak bertemu!” kata Keyla sambil sedikit mendorong tubuhku
“Iya, nih. Eh… Kita satu sekolah, kan?” kata ku
“Ya iyalah!” kata Keyla
“Hmm.. Baguslah, aku takut kita beda sekolah.” Kataku sekali lagi

Tanpa kulihat, ada mobil yang melaju kencang tepat di depanku.
“AWAS KEYSHA!!” kata Keyla lalu mendorong tubuhku

Aku pun pingsan.
“Ugh… Dimana aku? Apa yang terjadi?” kata ku
“Kamu di rumah sakit… Kepalamu terkena batu sangat keras, kamu pingsan” kata ibu sambil menangis
Seketika, ingatanku pulih
“Keyla!! Ibu, Keyla… Bagaimana keadaan Keyla?” Tanyaku, namun ibu hanya menggeleng.
Saat kulihat di sebelahku, kepala Keyla bocor, badannya penuh darah karena menyelamatkanku.
“Keyla!!! Ini tidak mungkin… Dia masih hidup kan, dokter? Hiks.. Aku akan melakukan apa pun, asal dia hidup!!” Kataku
“Tidak… Nyawanya sudah tidak bisa diselamatkan… Maaf kan saya, saya permisi” kata dokter itu
“Ugh… Semua ini karena aku.” kata Keysha penuh kesedihan.

TAMAT

Cerpen Karangan: Celine

Cerpen Sahabatku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Suara Apa Itu?

Oleh:
Suasana malam itu sangat mencekam. Aku dan ibuku sedang duduk santai di teras rumah. Angin bertiup sepoi sepoi, ditemani sinar sang rembulan. Tiba-tiba, aku mendengar suara aneh, seperti suara

Sahabat Karibku

Oleh:
Pagi menjelang siang… Siang pun menjelang sore… Dan sore menjelang malam … Waktu berputar, kenapa hidup kita tidak berputar? Bila mana jika hidup kita berputar, tandanya kau sedang mengalami

Berondong Tua

Oleh:
Berondong, berondong tua Sukanya mencari mangsa Keluar masuk lubang buaya Mencari wanita-wanita muda Mungkin lagu itu lah yang cocok untuk mengambarkan keadaanku saat ini. Oh iya nama aku cinta,

Lupakan Dia Tuk Selamanya

Oleh:
Semenjak kedatangan anak baru di kelas sebelah, dia berubah. dulunya dia baik dan ramah kini hilang, yang ada hanya egois dan emosi. entah apa yang membuat dia berubah, kata-katanya

Terakhir Bersamamu

Oleh:
Namaku Yusyifa panggil saja Syifa. Aku mempunyai sahabat bernama Fhifhian panggil dia Fhian. Dalam beberapa hal, kami mempunyai kesukaan yang sama. Kami sangat suka kucing dan kami juga suka

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *